TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Kram perut setelah bercinta, normalkah? Ini penjelasan dokter

Bacaan 4 menit
Kram perut setelah bercinta, normalkah? Ini penjelasan dokter

Kram atau sakit setelah berhubungan badan dengan suami? Kenali penyebab dan cara mengatasinya berikut ini.

Apakah Anda pernah mengalami kram setelah berhubungan intim? Kram setelah berhubungan seksual disebut dysorgamia, yakni rasa sakit yang dialami saat orgasme maupun setelahnya.

Christine Greves, M.D, seorang OB-GYN di Winnie Palmer Hospital for Women and Babies, mengatakan, “Kram yang muncul setelah orgasme ini umumnya mirip seperti kram haid. Kram ini bisa dirasakan di area vagina, atau di bagian bawah perut atau punggung.”

“Kram ini terjadi segera setelah berhubungan seksual, dan bertahan selama beberapa jam,” tambahnya.

Artikel terkait: Kenapa wanita susah orgasme? Waspadai kelainan seksualitas Anorgasmia

Penyebab terjadinya kram setelah berhubungan intim

kram setelah berhubungan

Ketika perempuan mengalami orgasme, otot yang ada di rahim berkontraksi. Sama halnya seperti otot di bagian tubuh lain, yang akan berkontraksi saat bergerak atau olahraga. Kadang otot tersebut akan mengalami kram atau rasa tidak nyaman jika digunakan untuk berolahraga.

Akan tetapi, Greves menjelaskan bahwa dalam beberapa kasus, masalah kesehatan bisa menjadi pemicu rasa kram setelah berhubungan seksual. Seperti radang panggul, endometriosis, kista ovarium, dan lain-lain.

Ketika Anda memiliki masalah di organ reproduksi, rasa sakit yang ditimbulkan bisa menjadi lebih parah karena gesekan yang dialami selama berhubungan seks. Akan tetapi, biasanya kram setelah berhubungan seks tidak berkaitan dengan masalah kesehatan ini.

Lebih sering terjadi, masalah radang atau endometriosis menyebabkan rasa sakit saat berhubungan, dan bukan kram setelah orgasme didapatkan.

Sakit saat berhubungan intim tidak boleh diabaikan

kram setelah berhubungan

“Seks seharusnya tidak menyakitkan, bila hal ini baru pertamakali terjadi pada Anda, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter kandungan,” tutur Greves.

Bila terbukti bahwa Anda tidak memiliki masalah kesehatan sama sekali, namun rasa kram setelah berhubungan masih dirasakan, Anda bisa minta obat antiradang pada dokter. Atau, memberikan kompres hangat di bagian pelvis untuk mengurangi rasa sakit.

Greves juga menyarankan untuk selalu memeriksakan diri jika mengalami masalah di organ reproduksi. Karena biasanya rasa sakit yang dirasakan merupakan tanda adanya masalah kesehatan yang tersembunyi.

***

Semoga bermanfaat.

 

Sumber: Women’s Health

Baca juga:

Sering Merasa Sakit saat Berhubungan Intim, Normalkah? Ini Penjelasannya

Beberapa wanita mungkin akan mengalami kram usai berhubungan intim dengan pasangan. Dysorgamia atau rasa sakit yang dialami saat orgasme maupun setelahnya adalah nama lain dari kram pasca melakukan hubungan seksual. Kram yang muncul ini biasanya akan terasa seperti kram haid. Kram setelah berhubungan ini akan dirasakan di area vagina, atau bagian bawah perut atau punggung.

Penyebab Terjadinya Kram Usai Berhubungan Intim

Ketika perempuan mengalami orgasme, otot yang ada di rahim akan berkontraksi. Sama halnya dengan otot di bagian bawah tubuh yang lain, yang akan mengalami kontraksi saat bergerak atau olahraga. Kadangkala otot tersebut akan mengalami kram atau rasa tidak nyaman jika digunakan untuk berolahraga.

ini kram setelah berhubungan Sakit Perut setelah Bercinta Apa Sebabnya

Akan tetapi Greves seorang OB GYN di Winnie Palmer Hospital for Women and Babies mengatakan masalah kesehatan bisa menjadi pemicu rasa kram setelah melakukan hubungan seksual. Seperti radang panggung, endomentrioss, kista ovarium dan lain lain. Ketika Anda memiliki masalah di organ reproduksi, rasa sakit yang ditimbulkan bisa menjadi lebih parah karena adanya gesekan yang dialami saat berhubungan seks.

Namun biasanya kram setelah berhubungan seks tidak akan berkaitan dengan masalah kesehatan. Yang lebih sering terjadi adalah masalah radang atau endometriosis yang akan menyebabkan rasa sakit saat berhubungan, dan bukan kram orgasem yang didapatkan. Kram yang terjadi ini akan dirasakan segera setelah melakukan hubungan dan bertahan selama beberapa jam.

penjelasan dokter ini kram setelah berhubungan

Beberapa kemungkinan penyakit yang diderita oleh seseorang yang mengalami kram usai berhubungan seks adalah adanya infeksi saluran kemih. Penyakit ini akan menimbulkan beberapa gejala perih ataunyer saat buang air kecil. Selain itu penggunaan alat kontrasepsi juga akan membuat kram perut saat melakukan hubungan seks dengan pasangan.

Jangan Mengabaikan Kram Saat Berhubungan Intim

Seks yang dilakukan untuk pertama kalinya seharusnya tidak menyakitkan. Namun apabila hal ini terjadi kepada Anda, cobalah untuk melakukan konsultasi dengan dokter kandungan. Apabila terbukti bahwa Anda tidak memiliki masalah kesehatan sama sekali, namun tetap merasakan kram setelah melakuan hubungan seksual. Maka cobalah untuk meminta obat anti radang pada dokter.

ini Kram Perut Penyebab Bahayanya dan Pengobatannya penjelasan dokter kram setelah berhubungan

Selain itu Anda juga bisa memberikan air hangat di bagian pelvis untuk mengurangi rasa sakit. Greves menyarankan untuk rajin memeriksakan diri apabila mengalami masalah di organ bagian reproduksi. Karena biasanya rasa sakit yang dirasakan adalah tanda adanya masalah kesehatan yang belum diketahui. Untuk itu cobalah untuk memeriksakan diri ke dokter kandungan dan mendapatkan penanganan yang tepat.

Penjelasan mengenai kram saat berhubungan seks ini bukanlah perkara sepele yang bisa dilewatkan. Anda harus segera memeriksakan kondisi kesehatan Anda untuk bisa mengetahui penyakit yang ada di dalam diri. Hal ini karena penyebab kram yang timbul bisa dialami karena beragam hal. Apabila Anda merasakan kram ini segera pergi ke dokter dan dapatkan bantuan medis yang tepat.

Cerita mitra kami
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital
Butuh Penanganan Cepat Saat Anak Terus Muntah dan Lemas? Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital Jakarta Selatan
Butuh Penanganan Cepat Saat Anak Terus Muntah dan Lemas? Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital Jakarta Selatan

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Fitriyani

  • Halaman Depan
  • /
  • Kesehatan
  • /
  • Kram perut setelah bercinta, normalkah? Ini penjelasan dokter
Bagikan:
  • 7 Penyebab Pria Ereksi, Tak Melulu karena Rangsangan Seksual

    7 Penyebab Pria Ereksi, Tak Melulu karena Rangsangan Seksual

  • 10 Jenis Keputihan Normal dan Tidak Normal pada Wanita

    10 Jenis Keputihan Normal dan Tidak Normal pada Wanita

  • Bolehkah Ibu Hamil dan Ibu Menyusui Mendonorkan Darah? Ini Syarat Wajibnya!

    Bolehkah Ibu Hamil dan Ibu Menyusui Mendonorkan Darah? Ini Syarat Wajibnya!

  • 7 Penyebab Pria Ereksi, Tak Melulu karena Rangsangan Seksual

    7 Penyebab Pria Ereksi, Tak Melulu karena Rangsangan Seksual

  • 10 Jenis Keputihan Normal dan Tidak Normal pada Wanita

    10 Jenis Keputihan Normal dan Tidak Normal pada Wanita

  • Bolehkah Ibu Hamil dan Ibu Menyusui Mendonorkan Darah? Ini Syarat Wajibnya!

    Bolehkah Ibu Hamil dan Ibu Menyusui Mendonorkan Darah? Ini Syarat Wajibnya!

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti