TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Sering Merasa Sakit saat Berhubungan Intim, Normalkah? Ini Penjelasannya

Bacaan 5 menit
Sering Merasa Sakit saat Berhubungan Intim, Normalkah? Ini Penjelasannya

Pernah atau sering merasakan sakit saat berhubungan seks? Apa saja sih penyebabnya? Yuk, cari tahu penjelasan lengkapnya berikut ini.

Sakit saat berhubungan intim tidak hanya dialami pengantin baru, yang pertamakali melakukan hubungan seksual. Namun, Bunda yang sudah lama menikah dan punya anak juga bisa mengalaminya.

Dr. Cheryl Bernadette Iglesia, MD seorang pakar uroginekologi, sering menangangi kasus pasien yang merasa sakit saat berhubungan intim. Dia menjelaskan, ada banyak faktor yang bisa menjadi penyebab mengapa seorang wanita merasa sakit saat berhubungan intim.

Sakit saat Berhubungan Intim yang Dianggap Normal

Dr. Cheryl mengatakan, bila sakit saat berhubungan intim hanya terjadi ketika melakukan posisi seksual tertentu, itu tergolong normal. Itu kemungkinan tanda Anda tidak nyaman melakukan posisi tersebut. Bila Bunda merasa kram setelah berhubungan seksual, bisa jadi otot di area pelvis kelelahan. Rasanya serupa dengan kram yang dialami setelah olahraga berat.

“Yang perlu digarisbawahi adalah semua wanita aktif berhubungan seksual, pasti akan merasa sakit ketika melakukannya pada satu waktu,” ujar Dr. Cheryl.

“Tapi, itu semua bergantung pada tingkat keparahan dan frekuensi sakit yang dialami. Jika Bunda merasakan sakit setiap kali berhubungan badan, atau sakitnya berada pada level 7-9 dalam skala 10, maka harus berkonsultasi dengan dokter,” Cheryl menambahkan.

sakit saat berhubungan intim 3

Sakit saat berhubungan intim karena adanya infeksi

Apabila Bunda mengalami infeksi jamur vagina, maka sakit saat berhubungan badan dengan suami adalah hal lumrah terjadi. Infeksi jamur membuat jaringan vagina membengkak. Itulah yang membuat Bunda kesakitan saat berhubungan seksual.

Infeksi jamur juga memengaruhi kemampuan vagina untuk mengeluarkan pelumas saat berhubungan seksual. Di tambah lagi jaringan di vagina masih bengkak, kondisi ini bisa mengakibatkan kesakitan luar biasa bagi Bunda.

Oleh sebab itu, sebaiknya Bunda berkonsultasi dengan dokter. Jika dia mengkonfirmasi bahwa Bunda mengalami infeksi jamur di vagina, sebaiknya absen dulu berhubungan seks dengan suami. Sampai Bunda benar-benar sembuh dari infeksi.

Sakit saat berhubungan intim karena vaginismus

sakit saat berhubungan intim 1

Salah satu penyebab Bunda merasa sakit saat berhubungan intim adalah vaginismus.

Jika kram yang dialami sangat parah, hingga membuat liang vagina menutup dan terasa sakit saat bercinta, kemungkinan Bunda mengalami vaginismus. Kondisi ini menyebabkan otot pelvis berkontraksi dan menjadi ketat setiap kali ada sesuatu yang masuk ke vagina.

Hal ini menyebabkan Bunda merasa kesakitan saat penetrasi. Sakit yang dirasakan seperti terbakar, dan ada sesuatu yang menghantam dinding dengan keras. Vaginismus menimpa sekitar 0,5-1% wanita di dunia. Penyebabnya bisa bermacam-macam, contohnya trauma berhubungan seksual sehingga vagina menolak saat penetrasi.

“Ini adalah masalah mental. Sebab wanita mengantisipasi rasa sakit, secara refleks otot pelvis mengetat dan mencegah apapun masuk ke dalam vagina,” ujar Dr. Cheryl.

Kabar baiknya, vaginismus bisa diobati. Dengan terapi fisik untuk membuat otot vagina menjadi rileks. Jadi, jangan ragu untuk menghubungi dokter jika Bunda memiliki masalah ini.

Selengkapnya: Vaginismus, penyebab Bunda kesakitan saat berhubungan dengan suami

Sakit saat berhubungan intim karena vulvodynia

sakit saat berhubungan intim 2

Satu sebab lain yang membuat Bunda kesakitan saat berhubungan seksual adalah vulvodynia. Gangguan ini lebih sering terjadi daripada vaginismus. Dr. Cheryl mengatakan, sekitar 1-2% wanita mengalami kondisi ini.

Vulvodynia memengaruhi area vulva atau, yakni bagian depan vagina. Penyakit ini membuat Bunda merasakan sakit saat penetrasi, walaupun otot vagina tidak mengetat. Namun vulvodynia membuat vulva atau bagian luar vagina terasa sakit saat duduk terlalu lama, mengenakan celana terlalu ketat, atau bahkan saat buang air kecil.

Dr. Cheryl mengatakan, penyebab umum dari vulvodynia adalah perubahan hormon, atau tingkat estrogen yang rendah. Biasanya disebabkan oleh konsumsi pil KB atau obat lain yang memengaruhi hormon. Jika mengalami vulvodynia, Bunda harus mengunjungi dokter agar bisa diberikan obat untuk meredakan gejalanya.

Sakit saat berhubungan seks dan menstruasi

Endometriosis  adalah salah satu penyebab umum yang membuat wanita merasa sakit saat berhubungan seksual. Penyakit ini menimpa 1 dari 10 wanita. Kondisi ini terjadi ketika dinding rahim tumbuh di luar rahim. Tidak hanya sakit saat berhubungan badan, namun juga sakit saat menstruasi.

Selengkapnya: Endometriosis, penyakit yang membuat wanita sulit punya anak

Sakit saat berhubungan intim karena vagina kering

sakit-saat-berhubungan-intim

Saat wanita terangsang, vagina akan mengeluarkan cairan yang berfungsi sebagai pelumas. Pelumas ini memudahkan penis memasuki vagina dan mencegah rasa sakit saat penetrasi. Bila pelumas alami ini tidak ada, Bunda akan merasa kesakitan.

Vagina kering bisa disebabkan perubahan hormon, menopause atau karena obat-obatan tertentu yang sedang dikonsumsi. Bahkan penggunaan sabun dan parfum yang tidak tepat bisa membuat vagina gagal mengeluarkan pelumas alaminya.

Solusinya, Bunda bisa menggunakan pelumas buatan berbasis air. Supaya tidak terlalu kesakitan saat penetrasi.

***

Sebelum menghubungi dokter, Bunda harus memahami dulu mana jenis sakit yang masih bisa ditoleransi dan mana yang tidak. Jika Bunda tidak nyaman dengan satu posisi seks, minta suami untuk mengubah posisi. Namun, apabila sakit yang dirasakan begitu parah, segeralah berkonsultasi dengan dokter kandungan.

Hubungan intim seharusnya berjalan dengan menyenangkan. Dan kedua pihak harus merasakan kenikmatan. Semua penyakit ada obatnya, termasuk penyebab Bunda tidak bisa menikmati hubungan seks. Jangan diam saja, temuilah dokter dan minta dukungan suami agar seks dalam pernikahan kalian jauh lebih memuaskan.

Semoga bermanfaat.

Cerita mitra kami
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital
Butuh Penanganan Cepat Saat Anak Terus Muntah dan Lemas? Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital Jakarta Selatan
Butuh Penanganan Cepat Saat Anak Terus Muntah dan Lemas? Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital Jakarta Selatan
Referensi: Cosmopolitan

Baca juga:

Tak bisa orgasme saat berhubungan seksual? Waspadai 7 penyakit berikut

6 Tanda Vagina Sehat, Para Bunda Wajib Tahu!

6 Kebiasaan buruk yang menganggu kesehatan vagina, wanita wajib baca!

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Fitriyani

  • Halaman Depan
  • /
  • Kesehatan
  • /
  • Sering Merasa Sakit saat Berhubungan Intim, Normalkah? Ini Penjelasannya
Bagikan:
  • 4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

    4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

  • 7 Penyebab Pria Ereksi, Tak Melulu karena Rangsangan Seksual

    7 Penyebab Pria Ereksi, Tak Melulu karena Rangsangan Seksual

  • 10 Jenis Keputihan Normal dan Tidak Normal pada Wanita

    10 Jenis Keputihan Normal dan Tidak Normal pada Wanita

  • 4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

    4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

  • 7 Penyebab Pria Ereksi, Tak Melulu karena Rangsangan Seksual

    7 Penyebab Pria Ereksi, Tak Melulu karena Rangsangan Seksual

  • 10 Jenis Keputihan Normal dan Tidak Normal pada Wanita

    10 Jenis Keputihan Normal dan Tidak Normal pada Wanita

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti