Disangka hamil, ternyata perutnya ditumbuhi tumor kista 26 kg

lead image

Tak disangka, seorang wanita mengira dirinya hamil, padahal dalam perutnya telah tumbuh kista ovarium seberat 26 kg.

Keely Favell, wanita asal Swansea, Inggris, hampir kehilangan sepertiga berat tubuhnya setelah berhasil melakukan operasi untuk mengangkat 26 kg kista ovarium, seperti berat tujuh bayi yang baru lahir. Meskipun beberapa tes kehamilan negatif, dokter bersikeras Keely Favell harus hamil karena perutnya tumbuh dalam ukuran.

Ketika banyak teman-temannya bertanya kapan Hari Perkiraan Lahir (HPL) bayinya, Keely selalu malu untuk menjawab. Sebab yang dikandungnya memang bukan bayi melainkan kista ovarium. Wanita berusia 28 tahun itu percaya dirinya “hanya gemuk”.

src=https://id admin.theasianparent.com/wp content/uploads/sites/24/2018/11/Keely Favell 3.jpg Disangka hamil, ternyata perutnya ditumbuhi tumor kista 26 kg

Keely Favell dengan kista seberat 26 kg di dalam perutnya (foto : Hook News)

Nona Favell, mulai bertambah berat badan pada tahun 2014. “Saya selalu dibilang kurus, tetapi selama beberapa tahun, saya berangsur-angsur mendapatkan perut ini,” katanya.

Menurutnya, yang dirasakan saat itu adalah ia merasa ada yang salah pada bagian tubuhnya. Bersama kekasihnya Jamie Gibbins yang sudah bersama selama 10 tahun selalu bertanya-apakah dirinya memang hamil, meski begitu Keely tak mau melakukan tes kehamilan pada saat itu.  Keely mengatakan itu “sangat memalukan” dan menjelaskan dia tidak hamil. Ia baru mengetahui soal penyakit itu, setelah pingsan dalam pekerjaan administrasi kantornya.

Nona Favell mengumpulkan keberanian untuk bertemu dokter pada tahun 2016. Dokter mengatakan kalau dia harus hamil meskipun tes darah negatif. “Melihat saya, siapa pun akan mengira saya sembilan bulan berlalu,” kata Keely.

Apa itu kista ovarium?

Ini adalah kantung berisi cairan yang berkembang di ovarium wanita. Mereka sangat umum dan biasanya tidak menimbulkan gejala apa pun. Sebagian besar kista ovarium terjadi secara alami dan menghilang dalam beberapa bulan tanpa perlu perawatan.

Kista dapat mempengaruhi kedua indung telur pada saat yang sama, atau mereka mungkin hanya mempengaruhi satu indung telur saja. Mereka hanya menyebabkan gejala jika pecah akan menghalangi suplai darah ke ovarium.
Beberapa gejala dapat termasuk nyeri panggul, nyeri saat berhubungan seks, perlu pergi ke toilet secara teratur, perut kembung dan bengkak “Itu bukan pertama kalinya aku disangka sebagai calon ibu. Orang-orang telah melihatku bergoyang-goyang, membawa benjolan ini, dan aku ditanya beberapa kali soal HPL ku,” kata Keely.

Masih mempercayai Nona Favell untuk hamil, dokter merujuk dia untuk scan ultrasound pada Januari tahun lalu. “Aku berbaring di sana dengan Jamie di sampingku ketika ahli radiologi memindahkan probe ke perutku. Aku melihat matanya melebar karena ngeri, tapi layarnya kosong,” ujarnya bercerita.

Raut wajah konsultan radiologi itu seperti mengatakan ada yang salah. Dan ketika dia bilang aku harus mendapatkan konsultan, aku mulai panik. Jamie berusaha sebaik mungkin untuk menenangkanku, tetapi aku merasa lumpuh karena ketakutan,” ucapnya.

Keely dikirim untuk CT scan darurat yang mengungkapkan sebuah kista yang dikelilingi oleh cairan. “Konsultan tersebut mengatakan kepada saya bahwa saya tidak gemuk semua saya sebenarnya sangat kurus,” ujarnya.
Nona Favell dirujuk ke konsultan kebidanan berisiko tinggi dan diperiksa pada Februari tahun lalu. “Pada saat ini, berjalan adalah perjuangan dan saya mengalami kesulitan bernapas. Aku tidak akan pernah melupakan ekspresi kaget di wajahnya ketika konsultan memeriksaku. Katanya aku punya massa ovarium besar dan satu-satunya pilihan adalah operasi. Dia tidak bisa mengatakan apa itu, tepatnya, atau seberapa besar,” cerita Keely.

src=https://id admin.theasianparent.com/wp content/uploads/sites/24/2018/11/Keely Favel.jpg Disangka hamil, ternyata perutnya ditumbuhi tumor kista 26 kg

Keely Favel pasca operasi kista

Kista itu akhirnya diangkat pada bulan Maret tahun lalu, dan diturunkan menjadi 26kg berat seperti sedang mengandung 7 orang bayi. “Konsultan itu menjelaskan seberapa besar kista ini dan menunjukkan foto-foto itu kepada saya, saya tidak percaya saya telah berjalan begitu lama membawa alien medis ini. Itu tampak seperti tumpukan es krim raksasa jadi aku menyebutnya Tuan Whippy,” lanjut Keely.

Nona Favell telah dioperasi dengan bekas luka besar dan stretch mark. Namun dokter mengatakan dirinya masih dapat memiliki anak.

Berbahayakah kita ovarium ?
Menurut dr. Marianti, seperti dikutip dari Alodokter.com, kista ovarium adalah kantong berisi cairan yang terbentuk di dalam ovarium. Tiap wanita memiliki dua indung telur (ovarium), satu di bagian kanan dan satu lagi di kiri rahim. Ovarium yang berukuran sebesar biji kenari ini merupakan bagian dari sistem reproduksi wanita.
“Organ ini berfungsi untuk menghasilkan sel telur tiap bulan (mulai dari masa pubertas hingga menopause) serta memproduksi hormon estrogen dan progesteron. Fungsi ovarium terkadang dapat mengalami gangguan dan kista termasuk jenis gangguan yang sering terjadi,” ujar Marianti.

Gejala Kista Ovarium

Cukup banyak wanita yang pernah memiliki kista ovarium. Namun, kista umumnya tidak menyebabkan gejala dan dapat hilang sendiri dalam beberapa bulan. Meskipun demikian, kista yang berukuran besar atau pecah berisiko mengakibatkan gejala serius sehingga perlu ditangani melalui operasi.

Gejala-gejala kista ovarium yang perlu diwaspadai antara lain perdarahan yang lebih banyak daripada biasanya pada saat menstruasi, siklus menstruasi tidak teratur, sulit hamil, rasa nyeri pada tulang panggul, nyeri saat berhubungan seksual, serta kesulitan buang air besar atau buang air kecil.

Langkah pengobatan untuk mengatasi kista

Kista umumnya akan hilang sendiri dalam beberapa bulan. Untuk memastikannya, Anda dapat menjalani pemeriksaan USG. Berikut beberapa faktor yang menentukan perlu atau tidaknya pengangkatan kista: Ada atau tidak adanya gejala. Sekitar empat persen kasus kista akan menyebabkan gejala. Jika gejala terjadi, operasi pengangkatan akan dianjurkan. “Ukuran dan kandungan kista. Kista yang berukuran besar dan yang diperkirakan mengandung sel abnormal perlu diangkat melalui operasi,” paparnya.

Dampak Kista pada Kesuburan

Kista sering dinilai dapat mengganggu kesuburan seorang wanita. Anggapan ini tidak sepenuhnya benar karena pada umumnya kista dapat diangkat dengan mudah tanpa mengganggu ovarium. Tapi untuk jenis kista ovarium yang kompleks, penanganan melalui operasi dapat memengaruhi tingkat kesuburan penderitanya.

 

Sumber : BBC

 

Baca Juga : 

Kista Ovarium: Gejala, Penyebab, Diagnosis dan Penanganannya

Minum Air Es Saat Haid Menyebabkan Kista/Kanker Rahim? Ini Penjelasan Dokter

 

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Adroid.