Kisah Nyata: Dampak Gadget Pada Perkembangan Anak

Mari sebarkan artikel ini kepada pembaca lainnya

Kisah Bunda yang satu ini layak kita petik sebagai pelajaran. Agar lebih berhati-hati terhadap dampak gadget yang bisa berakibat negatif pada perkembangan anak.

Memberikan gadget kepada anak memang sudah dianggap biasa. Namun tahukah Parents bahwa dampak gadget pada anak bisa menyebabkan speech delay atau terlambat bicara?

Seperti pengalaman Bunda yang satu ini. Anaknya, Shafraan, yang berusia 3 tahun 4 bulan didiagnosa oleh dokter kemampuan bicaranya terlambat hingga 1 tahun.

Menurut dokter, terlambat bicara yang dialami Shafraan diakibatkan oleh penggunaan gadget yang intens dan terlalu dini.

"Dalam kondisi anak saya (menurut dokter yg menangani) penyebab utama sampai terjadinya keterlambatan bicara pada Shafraan adalah karena kurangnya stimulasi dari orangtua dan anggota keluarga lainnya dirumah. Juga pengaruh penggunaan gadget yg terlalu dini dan terlalu sering sehingga menyebabkan dia mengalami hambatan dalam berbicara," tulis Bunda Shafraan dalam salahsatu status Facebook-nya menanggapi pertanyaan yang diajukan banyak orang.

Shafraan diperkenalkan dengan gadget sejak usianya 10 bulan. Baca kisah lengkap dampak gadget pada Shafraan di sini:

Untuk tahu penyebab lain speech delay atau terlambat bicara, baca:

Mengapa Anak Terlambat Bicara?

Mainan Bayi Elektronik Bisa Menghambat Kemampuan Bicara Si Kecil

Untuk menangani anak yang terlambat bicara, baca:

5 Terapi Wicara Sederhana yang Dapat Kita Lakukan Sendiri di Rumah

 

 

 

Dapatkan Infomasi Terbaru dan Hadiah Menarik Khusus Member

Terimakasih telah mendaftar

Kunjungi fanpage kami untuk info menarik lainnya

Menuju FB fanpage
theAsianparent Indonesia

Balita