TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Hati-hati! Kebanyakan Minum Air Putih Bisa Sebabkan Keracunan

Bacaan 3 menit
Hati-hati! Kebanyakan Minum Air Putih Bisa Sebabkan Keracunan

terlalu banyak minum air putih juga dapat menyebabkan keracunan air. Simak penyebb dan gejalanya berikut ini.

Sudah menjadi rahasia umum kalau air sangat penting untuk kesehatan. Semua sel dan organ dalam tubuh membutuhkan air agar berfungsi dengan baik. Namun, terlalu banyak minum air putih juga bisa berisiko terjadinya keracunan air putih, lho. Hati-hati!

Penyebab keracunan air putih

Banyak minum air putih memang sangat dianjurkan, tapi bukan berarti harus berlebihan sehingga bisa sebabkan terjadinya overhidrasi dan berujung pada terjadinya keracunan air. Kondisi ini jelas sangat berbahaya.

Keracunan air ini bisa menyebabkan gangguan fungsi otak karena terlalu banyak minum air.

Hal ini dikarenakan minum banyak air dapat meningkatkan jumlah air dalam darah. Air ini dapat melarutkan elektrolit dalam darah, terutama natrium. Ketika kadar natrium turun di bawah 135 mmol / L, kondisi itu disebut hiponatremia.

Sedangkan sodium membantu menyeimbangkan cairan antara bagian dalam dan luar sel. Ketika kadar natrium turun karena konsumsi air berlebih, cairan bergeser dari luar ke dalam sel, menyebabkan mereka membengkak.

Ketika hal ini terjadi pada sel-sel otak, itu dapat menghasilkan efek berbahaya dan pada beberapa kasyus bisa berpotensi mengancam jiwa.

keracunan air putih

Gejala keracunan air putih

Keracunan air terjadi karena pembengkakan sel. Ketika sel-sel otak membengkak, tekanan di dalam tengkorak meningkat. Tekanan ini akan menyebabkan timbulnya beberapa gejala awal apabila keracunan air, seperti:

  • Sakit kepala
  • Mual
  • Muntah

Artikel terkait: Panduan memberi air putih pada bayi, Parents wajib tahu!

Kasus yang parah dapat menghasilkan gejala yang lebih serius, seperti:

  • Tekanan darah meningkat
  • Kebingungan
  • Penglihatan ganda
  • Kantuk
  • Sulit bernafas
  • Kelemahan dan kram otot
  • Ketidakmampuan untuk mengidentifikasi informasi sensorik

Akumulasi cairan berlebih di otak disebut edema serebral, yang dapat memengaruhi batang otak dan menyebabkan disfungsi sistem saraf pusat. Seperti yang telah ditulisan di atas, pada kasus tertentu yang parah, keracunan air bisa beujung pada kematian.

keracunan air putih

Seberapa banyak air yang dapat menyebabkan keracunan air putih?

Sayangnya, tidak ada jumlah atau patokan volume air yang bisa  menyebabkan keracunan air. Sebaliknya, yang terbaik adalah memerhatikan jumlah air yang diminum setiap harinya.

Dalam hal ini, faktor usia, jenis kelamin, dan kesehatan seseorang secara keseluruhan juga memiliki peran penting terhadap kecukupan air dalam tubuh.

Ginjal orang dewasa yang sehat dapat membuang 20 hingga 28 L air setiap hari, tetapi mereka hanya dapat menghilangkan sekitar 1 L setiap jam. Sehingga menyulitkan ginjal untuk tetap bekerja ketika Anda minum lebih dari 1 L per jam.

Cara mencegah keracunan air

Jika Anda merasa terlalu banyak minum air dalam waktu singkat, ada beberapa hal yang bisa membantu menghindari keracunan air.

Secara umum, yang terbaik adalah mengonsumsi air pada saat Anda mulai merasa haus. Setelah merasa tenang, tahan sampai mulai merasa haus lagi.

Warna urin juga bisa menjadi indikator yang sangat membantu. Urin yang jernih mungkin merupakan tanda bahwa kecukupan cairan dalam tubuh sudah tercukupi dengan baik.

Bagaimana jika warna urin terlihat terlalu jernih? Perlu dipahami bahwa urin yang berwarna jernih sebenarnya tidak selalu buruk, tetapi merupakan indikator yang baik bahwa Anda tidak perlu minum air apa pun untuk sementara waktu.

Jika ingin melakukan latihan atau olahraga yang intens, tak ada salahnya mempertimbangkan untuk menghidrasi tubuh dengan minuman elektrolit yang mengandung natrium.

***

Hati-hati! Kebanyakan Minum Air Putih Bisa Sebabkan Keracunan

Sumber: Medical news today, Healthline

Baca juga

Ketahui Pentingnya Air Putih untuk Ibu Hamil, Ini Manfaat dan Dampak Dehidrasi

Cerita mitra kami
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital
Butuh Penanganan Cepat Saat Anak Terus Muntah dan Lemas? Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital Jakarta Selatan
Butuh Penanganan Cepat Saat Anak Terus Muntah dan Lemas? Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital Jakarta Selatan

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Fadhila Afifah

Diedit oleh:

Adisty Titania

  • Halaman Depan
  • /
  • Kesehatan
  • /
  • Hati-hati! Kebanyakan Minum Air Putih Bisa Sebabkan Keracunan
Bagikan:
  • 10 Jenis Keputihan Normal dan Tidak Normal pada Wanita

    10 Jenis Keputihan Normal dan Tidak Normal pada Wanita

  • Bolehkah Ibu Hamil dan Ibu Menyusui Mendonorkan Darah? Ini Syarat Wajibnya!

    Bolehkah Ibu Hamil dan Ibu Menyusui Mendonorkan Darah? Ini Syarat Wajibnya!

  • 8 Titik Pijat Refleksi Kaki dan Manfaatnya untuk Kesehatan

    8 Titik Pijat Refleksi Kaki dan Manfaatnya untuk Kesehatan

  • 10 Jenis Keputihan Normal dan Tidak Normal pada Wanita

    10 Jenis Keputihan Normal dan Tidak Normal pada Wanita

  • Bolehkah Ibu Hamil dan Ibu Menyusui Mendonorkan Darah? Ini Syarat Wajibnya!

    Bolehkah Ibu Hamil dan Ibu Menyusui Mendonorkan Darah? Ini Syarat Wajibnya!

  • 8 Titik Pijat Refleksi Kaki dan Manfaatnya untuk Kesehatan

    8 Titik Pijat Refleksi Kaki dan Manfaatnya untuk Kesehatan

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti