Pemberian air putih untuk bayi tidak boleh sembarangan, . Itu sebabnya Parents harus tahu betul kapan bayi boleh minum air putih. Yang pasti, sebelum bayi berusia 6 bulan, Anda tidak boleh memberikan air putih padanya.
Mengapa? Dr. Alan Greene, seorang dokter anak mengatakan, “Jumlah air yang terkandung dalam ASI dan susu formula sudah mencukupi kebutuhan cairan bayi yang dikeluarkan melalui air kencing, feses dan bernapas.”
Simak selengkapnya rekomendasi usia bayi boleh minum air putih.
Kapan Waktu yang Tepat Bayi Minum Air Putih?
Kapan bayi boleh minum air putih adalah saat 6 bulan
Menurut CDC Amerika Serikat, waktu yang tepat bayi minum air putih adalah saat berusia 6 bulan sebanyak 118-236 ml per hari. Direkomendasikan untuk memberikan air minum tanpa gula tambahan, ini termasuk susu.
Menurut Australian Infant Feeding Guidelines, ini panduan kapan bayi boleh minum air putih:
- Jika bayi Anda berusia di atas 6 bulan, Anda dapat mulai memberinya air putih dalam jumlah sedikit.
- Air putih tidak boleh menggantikan ASI atau susu formula bayi Anda. ASI atau susu formula tetap harus menjadi minuman utama bayi Anda hingga usia 12 bulan.
- Bayi di bawah usia 6 bulan hanya boleh diberi ASI atau susu formula, bahkan saat cuaca panas.
Bayi Usia 6-12 Bulan
- Ketika bayi sudah menginjak usia 6 bulan, Anda bisa memberikannya seteguk air. Tidak perlu banyak-banyak, hanya sedikit saja. Karena ditakutkan bisa memengaruhi nafsu makannya untuk menyusui.
- Ketika bayi mulai dikenalkan dengan MPASI, berikan sedikit air putih padanya untuk mencegah sembelit. Jangan gantikan ASI atau susu formula dengan air putih, karena bayi tetap membutuhkan asupan susu walau telah memulai MPASI.
- Menjelang usia 1 tahun, asupan air putih si Kecil bisa ditingkatkan untuk menjaganya tetap terhidrasi.
Bayi Usia 12 Bulan ke Atas
- Di usia 12 bulan ke atas, anak sudah mulai bisa dikurangi asupan ASI atau susu formula. Tingkatkan asupan makanan padat dan camilannya, imbangi dengan air putih yang cukup.
- Saat anak semakin aktif bergerak, kebutuhan asupan air putihnya semakin meningkat.
- Departemen Agrikultur Amerika Serikat menyarankan pemberikan 1,3 liter air sehari untuk anak. Asupan cairan ini bisa didapatkan dari sumber lain, seperti makanan, juga susu.
- Berikan buah kaya kandungan air untuk membuat anak tetap terhidrasi dengan baik saat dia sulit untuk duduk diam.
Bayi di bawah usia 6 bulan tidak perlu minum air putih
Apakah Bayi Perlu Minum Air?
Bayi di bawah usia 6 bulan tidak perlu minum air putih. Namun, sejak berusia 6 bulan, Anda dapat memberikan bayi Anda sedikit air, jika perlu, sebagai tambahan pada ASI atau susu formulanya.
Bayi ASI
Kelly Bonyata, seorang konsultan laktasi menjelaskan bahwa ASI telah mengandung 88% air, dan telah mencukupi kebutuhan cairan bayi. Karenanya, bayi yang diberi ASI Eksklusif tidak perlu tambahan air putih.
Bahkan meski orangtua Anda menyarankan untuk memberikan campuran gula dan air pada si bayi, sebaiknya jangan dilakukan
Karena hal ini bisa mengganggu frekuensi menyusui yang normal, bahkan meningkatkan risiko bayi terkena bilirubin atau keracunan air putih.
Bayi Formula
Susu formula terdiri dari 80% air, dan sudah cukup untuk membuat bayi terhidrasi dengan baik. Sehingga tambahan air putih sebelum usianya 6 bulan adalah hal yang tidak perlu.
Seorang dokter anak bernama Stephen R. Daniels, menyarankan agar jumlah air yang digunakan saat menyeduh susu formula sesuai takaran dianjurkan dalam kemasan susu tersebut. Bila airnya terlalu banyak, bisa melarutkan kandungan nutrisi penting di dalamnya, dan berisiko membuat bayi keracunan air.
Air Putih untuk Bayi Juga Bisa Berbahaya

Ginjal bayi masih belum berkembang dengan sempurna, sehingga organ tersebut belum bisa mengolah dan mengeluarkan cairan dengan cepat.
Oleh sebab itu, memberikan air putih untuk bayi di bawah usia enam bulan bisa berbahaya, karena tubuhnya belum mampu mencerna cairan selain ASI dan susu formula.
Hal ini akan menyebabkan ketidakseimbangan elektrolit di tubuh anak, dan membuat level sodium di darahnya menurun. Bahkan, kemungkinan terburuk yang bisa terjadi jika bayi diberikan air putih sebelum usia enam bulan, ia bisa mengalami pembengkakan di otak hingga menyebabkan kematian.
Ciri Bayi Keracunan Air Putih
- Muntah-muntah
- Bayi terlihat lesu, mengantuk dan cepat lelah
- Keringat berlebihan
- Suhu tubuh bayi rendah (di bawah 36 derajat celcius)
- Terlalu sering pipis/mengompol
- Kejang-kejang
Bila bayi mengalami gejala di atas, segeralah bawa buah hati Anda ke dokter.
Baca Juga:
Bolehkah Bayi Makan Daging Kambing? Pahami Hal-Hal Ini Terlebih Dahulu
Bolehkah Bayi 9 Bulan Makan Nasi Utuh? Simak Penjelasan Ini
Bolehkah Bayi Minum Madu? Ketahui 5 Dampaknya serta Gejala Keracunan Madu
Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.