Perutku Selama Hamil Kecil, Tapi Bayiku 3,96 Kg

Perutku Selama Hamil Kecil, Tapi Bayiku 3,96 Kg

Saat hamil 7 bulan, masih banyak orang tak tahu aku hamil, kecuali melihatku dari samping. Ternyata, bayiku hampir 4 kilogram!

Perutku Selama Hamil Kecil, Tapi Bayiku 3,96 Kg

Aku dan suamiku sama-sama bertubuh mungil, jadi wajar saja kalau aku terlihat tetap mungil selama hamil.

Sedihnya tidak ada seorang pun yang memberiku tempat duduk sampai kandunganku berumur 5 bulan.

Kebanyakan orang bahkan tidak tahu kalau aku sedang hamil jika dilihat dari belakang, sampai kehamilanku berusia lebih dari tujuh bulan!

Dengan segala kecemasan karena suamiku sering bepergian sementara Hari Perkiraan Lahir (HPL) semakin mendekat, dan penantian ini sungguh membuatku lelah.

Bayi Dana ternyata belum siap melihat dunia. Jadi kami memutuskan untuk melakukan induksi seminggu setelah lewat dari HPL.

Saya pun di-induksi

Saya masuk ke rumah sakit sekitar jam 9 pagi dan begitu dokter kandungan saya, Dr. Kowa M Sing dari Mount Elizabeth Hospital memecahkan ketuban saya, kontraksi mulai terasa.

Saya yang percaya bahwa wanita bisa menjalani persalinan normal. Jiwa superwomanku membuat keputusan untuk tidak menggunakan suntikan epidural untuk membantu menghilangkan rasa sakit.

Saya mencoba mengalihkan ‘kram’ perut dengan menonton film favorit saya Jacky Wu, tetapi tidak berhasil.

Setelah itu saya mencoba bermain Suduko, dan tentu saja melakukan banyak kesalahan.

Saya mencoba untuk menenangkan suami saya yang lebih gelisah dibandingkan saya.

Pada jam 7 saya masih mencek apakah dia sudah makan malam atau belum, sampai-sampai para suster mengira saya gila.

Setelah itu barulah rasa sakit yang sesungguhnya terasa. Saya terus mengejan, dan suster meminta saya menahan dulu karena bukaan saya belum sempurna.

Saya hanya merasa seperti ada yang akan keluar sehingga terus mengejan. Sejam kemudian saya masih terus menejan , tetapi Dr. Kowa berpikir, saya tidak akan sanggup melakukannya dan karena itu ia memutuskan untuk menggunakan vacuum.

Kejutan besarku berbobot 3.96 gr membuat syok semua orang. Siapa yang mengira bayi sebesar itu tumbuh di perut kecilku?

Ha…ha… setelah itu saya terlalu tegang untuk dijahit, sehingga mereka harus ‘menidurkan’ ku dulu sebelum dokter bedahnya datang.

Benar-benar mesti susah payah karena tidak pakai epidural ya? Tapi saya tak menyesal.

Masa masa mengandung adalah masa dimana ibu mempertaruhkan tubuhnya untuk bisa mengandung dan melahirkan. Tak heran banyak sekali ibu mengandung merasakan beragam gejala dan ketakutan menjelang melahirkan. Beberapa orang yang memiliki tubuh yang kecil biasanya tidak akan kelihatan jika tengah mengandung. Seperti kisah satu ini yaitu seorang ibu yang memiliki perawakan kecil dan memiliki bayi seberat 3,96 kg.

Kisah Ibu yang Berpertu Kecil Saat Mengandung

Cerita dari seorang ibu yang memiliki tubuh mungil cukup membuat orang terkagum kagum akan kisahnya. Kisah ini berawal dari ibu yang merasa dirinya tidak mengandung karena, tubuhnya yang kecil membuatnya tampak kecil. Suami dan Istri ini memiliki tubuh yang mungil, sehingga wajar saja apabila terlihat tetap mungul selama mengandung.

tau Perutku Selama Hamil Kecil ini
Tak ada seorang pun yang tahu jika istri tengah mangandung anak. Orang orang mengira jika istri ini tidak sedang mengandung karena masih berumur lima bulan. Kebanyakan orang di bus bahkan tidak tahu kalau ia sedang hamil jika dilihat dari belakang. Namun saat usia kandungan sudah hampir tujuh bulan, baru kandungan ibu ini terlihat.

Sedihnya ia sempat ditinggal suaminya bepergian sementara saat perkiraan hari lahir (HPL) semakin mendekat. Sang ibu mengaku sudah lelah dengan semua hal yang ada di sekitarnya. Bayi yang ada di kandunganya pun belum ingin melihat semesta setelah melewati HPL. Akhirnya ibu ini pun datang ke rumah sakit pada pukul 9 pagi.

ini Perutku Selama Hamil Kecil itu

Ibu Yang di-Induksi Untuk Membantu Proses Melahirkan

Seorang dokter kandungan bernama Kowa dari Mount Elizabeth Hospital akhirnya memecahkan ketuban milik ibu tersebut. Si ibu sangat percaya jika ia bisa melakukan persalinan yang normal dan memutuskan untuk menggunkaan suntikan epidural untuk membantu menghilangkan rasa sakit. Ia mencoba mengalihkan kram yang dirasakan di perut dengan menonton film favoritnya yaitu Jacky Wu.

Namun nyatanya pengalihan tersebut tidak berhasil dan akhirnya ibu ini mencoba bermain Suduko dan melakukan banyak sekali kesalahan saat bermain. Ia pun mencoba untuk menenangkan hati suaminya yang tampak gelisah. Pada jam 7 si istri akhirnya melakukan cek kepada suaminya apakah ia sudah makan.

mau tau Perutku Selama Hamil Kecil

Setelah itu barulah rasa sakit saat hamil yang dialami sangat terasa. Si ibu hanya mengejen dan suster memintanya untuk menahan terlebih dahulu karena bukaan yang belum sempurna. Si ibu terus mengejen karena merasa ada sesuatu yang akan keluar. Sejam kemudian, Dr Kowa berpikir si ibu tidak mungkin bisa melakukannya dan ia pun memutuskan untuk menggunakan vacuum. Kejutan pun didapatnya karena bayinya berbobot 3,96 kg.

Kisah ini tentu bisa dijadikan pelajaran dan gambaran mengenai cerita lahiran yang mengharukan. Meskipun terlihat biasa saja, namun perjuangan ibu yang bisa melahirkan anaknya adalah pengorbanan yang terbesar. Seorang ibu tentu akan memiliki pengalaman melahirkan yang perlu untuk diberikan ucapan selamat karena pengorbanan yang telah dilakukannya.

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

Semua opini & pendapat dalam artikel ini merupakan pandangan pribadi milik penulis, dan sama sekali tidak mewakilkan theAsianparent atau klien tertentu.
app info
get app banner