TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Waspada Kejang Demam pada Anak, Kapan Harus Dibawa ke Dokter?

Bacaan 4 menit
Waspada Kejang Demam pada Anak, Kapan Harus Dibawa ke Dokter?

Ketahui penjelasan mengenai kemungkinan komplikasi, faktor risiko, dan kondisi daruratnya berikut ini.

Demam merupakan salah satu gejala tubuh si kecil terkena penyakit atau infeksi tertentu. Sayangnya, untuk beberapa kasus ada yang bayi yang mengalami demam hingga kejang. Kondisi tersebut disebut juga kejang demam anak yang bisa terjadi karena berbagai hal.

Demam yang ikuti oleh kejang umumnya seperti diiringi gerakan menyentak di lengan dan tungkai. Dalam kondisi tertentu, si kecil pun kerap kehilangan kesadaran.

Bagi sebagian orangtua, menyaksikan anak demam sambil diiringi kejang tentu akan menimbulkan kekhawatiran tersendiri. Padahal, tak semua kondisi kejang demam ini bisa membahayakan, Parents.

Artikel Terkait : Selain kurangi stres dan tangisan, ini 4 manfaat stimulasi multisensori untuk tumbuh kembang anak

Gejala Kejang Demam Anak

Kejang demam Anak

Parents, ada beberapa kondisi kejang saat demam yang sebaiknya diketahui oleh setiap orangtua

Dikutip dari laman IDAI, kejang demam anak bisa diartikan sebagai kejang yang terjadi pada kenaikan suhu tubuh 38 derajat Celsius atau lebih yang disebabkan proses di luar otak.

IDAI menyebutkan kalau tanda khas dari kondisi ini adalah demamnya mendahului kejang, pada saat kejang anak masih demam, dan setelah kejang anak langsung sadar kembali.

Biasanya si kecil juga akan mengalami mata mendelik, kaku-kelojotan, dan lidah tergigit, hingga menyebabkan penurunan kesadaran. Hal inilah yang kemudian memunculkan kepanikan yang dirasakan sebagai Parents.

Kondisi ini bisa terjadi selama kurang dari 2 menit. Namun, ada juga kondisi si kecil yang bisa mengalaminya lebih lama. Lalu, biasanya kondisi ini tidak berulang selama 24 jam.

Si kecil akan kembali sadar setelah kejang sudah mereda. Ia pun bisa langsung kebingungan atau merasa lelah. Parents, kondisi ini disebut juga dengan kejang demam anak sederhana.

Namun, pada beberapa kasus ada juga yang disebut kejang demam kompleks. Biasanya kondisi ini dialami oleh anak yang merasakannya hingga 15 menit atau terjadi lebih dari satu kali selama 24 jam.

Kondisi ini pun kerap terjadi pada salah satu bagian tubuh saja. Sebagian besar kejang demam terjadi pada usia 6 bulan sampai 5 tahun. Kejang dan demam bisa berulang terjadi, khususnya bagi bayi di bawah 15 bulan.

Artikel Terkait : Sejauh mana faktor keturunan pengaruhi perkembangan anak? Ini penjelasan para ahli

Penyebab Kejang Demam

Kejang demam anak

Penyebab kondisi ini belum diketahui secara langsung, namun ada beberapa risiko yang bisa meningkatkan kemungkinan kejadiannya, Parents.

Sayangnya, kondisi ini belum diketahui penyebab pastinya, Parents. Namun, umumnya kondisi demam yang menimbulkan kejang pada anak dipicu oleh beberapa kondisi seperti :

  • Setelah melakukan imunisasi pada beberapa anak
  • Infeksi akibat virus dan bakteri
  • Umumnya rentan terjadi pada anak usia 12-18 bulan dibandingkan anak yang kebih besar
  • Memiliki riwayat kejang demam di keluarga

Artikel Terkait : 7 Trik pilih tontonan berkualitas untuk si kecil, Parents jangan sampai keliru 

Apakah ada komplikasinya?

Waspada Kejang Demam pada Anak, Kapan Harus Dibawa ke Dokter?

Kejang demam tidak memiliki komplikasi yang berbahaya, namun kondisinya bisa berulang sehingga Parents sebaiknya tertiap mewaspadai.

Tenang Parents, kejang demam sederhana biasanya tidak akan menimbulkan dampak berbahaya. Kondisi ini tidak akan menyebabkan kerusakan otak atau cacat mental.

Komplikasi yang mungkin terjadi di kemudian hari ialah kejang berulang. Risikonya akan lebih tinggi bisa mengalami beberapa hal ini :

  • Usia si kecil kurang dari 18 bulan saat mengalami kejang demam pertama
  • Antara demam awal dengan kejang mengalami jeda yang singkat
  • Kejang demam terjadi pertama kali saat susu tubuh tidak terlalu tinggi
  • Memiliki anggota keluarga dengan riwayat kejang demam

Seorang anak yang pernah mengalami kondisi ini memang bisa berisiko epilepsi di kemudian hari. Namun, risiko ini biasanya akan terjadi pada anak yang mengalami kejang demam kompleks.

Artikel Terkait : Perkembangan sosial anak jauh lebih penting ketimbang nilai A, ini alasannya!

Kapan harus ke dokter?

Waspada Kejang Demam pada Anak, Kapan Harus Dibawa ke Dokter?

Nila terjadi kejang demam sederhana, kondisinya memang tidak membahayakan. Namun, ada beberapa gejala yang membuat si kecil harus segera dilarikan ke rumah sakit.

Saat si kecil mengalami kondisi ini, sebaiknya orangtua tidak langsung meraskan panik. Namun, ada beberapa kondisi yang harus tetap Anda perhatikan, Parents.

Pada kondisi tertentu, sebaiknya segera bawa anak ke IGD. Beberapa gejala yang menandakan ia harus segera mendapat perawatan, antara lain :

  • Mengalami kejang lebih dari 5 menit
  • Leher lebih kaku dari biasanya
  • Mengalami sesak napas
  • Muntah-muntah
  • Terlihat sangat mengantuk

Artikel Terkait : Perut bayi sering kembung? Ini penyebab dan cara mengatasinya

Parents, bila si kecil mengalami berbagai gejala di atas, sebaiknya segera bawa ia untuk mendapatkan penanganan yang cepat dan tepat. Semoga informasi di atas bisa bermanfaat.

Cerita mitra kami
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital
Butuh Penanganan Cepat Saat Anak Terus Muntah dan Lemas? Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital Jakarta Selatan
Butuh Penanganan Cepat Saat Anak Terus Muntah dan Lemas? Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital Jakarta Selatan

Baca Juga :

Bayi Demam Karena Tumbuh Gigi, Apa Bedanya dengan Demam Biasa?

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

nisya

Diedit oleh:

Adisty Titania

  • Halaman Depan
  • /
  • Info Sehat
  • /
  • Waspada Kejang Demam pada Anak, Kapan Harus Dibawa ke Dokter?
Bagikan:
  • 4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

    4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

  • 14 Penyakit yang Disebabkan oleh Virus, Ada HMPV hingga Nipah Virus

    14 Penyakit yang Disebabkan oleh Virus, Ada HMPV hingga Nipah Virus

  • Apa Itu Penyakit GERD? Kenali Gejala dan Cara Mengatasinya

    Apa Itu Penyakit GERD? Kenali Gejala dan Cara Mengatasinya

  • 4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

    4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

  • 14 Penyakit yang Disebabkan oleh Virus, Ada HMPV hingga Nipah Virus

    14 Penyakit yang Disebabkan oleh Virus, Ada HMPV hingga Nipah Virus

  • Apa Itu Penyakit GERD? Kenali Gejala dan Cara Mengatasinya

    Apa Itu Penyakit GERD? Kenali Gejala dan Cara Mengatasinya

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti