TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

KB hormonal bisa sebabkan kanker payudara? Studi dan pakar ungkap faktanya

Bacaan 5 menit
KB hormonal bisa sebabkan kanker payudara? Studi dan pakar ungkap faktanya

Sebuah penelitian terbaru menyebutkan, penggunaan KB hormonal dalam jangka waktu bertahun-tahun bisa meningkatkan risiko kanker payudara. Waspadalah!

KB hormonal merupakan salah satu metode kontrasepsi yang menjadi pilihan bagi Parents yang ingin menunda kehamilan. Pilihan metode KB yang satu ini juga terbilang banyak, ada yang berupa pil, KB implan, atau pun KB suntik.

Professor Biran Affandi, MD, PhD menjelaskan penggunaan KB Suntik atau hormonal sebenarnya ada 2 macam. Pertama KB yang hanya hanya mengandung progestin saja dan yang mengandung progestin dan estrogen (kombinasi).

Ia menjelaskan kalau KB yang mengandung hormon progestin saja yaitu susuk KB, suntik 3 bulanan, minipil, dan IUD yang mengandung hormon. Sedangkan yang hormon kombinasi terkandung di suntik 1 bulanan dan pil KB. Progestin akan menekan ovulasi, membuat getah serviks menjadi kental dan membuat selaput lendir rahim menjadi tipis atau tidak tumbuh. Dengan ketiga kerja tersebut, progestin mencegah kehamilan.

KB hormonal biasanya mengandung hormon progesteron yang berfungsi menghambat keluarnya hormon estrogen, hal inilah yang akan menghambat terjadinya pembuahan setelah berhubungan seksual.

Pada dasarnya, semua alat kontrasepsi tentu saja memiliki kelebihan dan kekurangan. Pun dengan pil KB hormonal. Untuk itulah mengapa sebelum memutuskan  menggunakan KB sebaiknya melakukan konsultasi terlebih dahulu.

Hal ini pun ditegaskan oleh Prof. Biran, bahwa calon pengguna kontrasepsi melakukan konseling terlebih dahulu. Sehingga bisa mengetahui keuntungan dan efek samping yang bisa ditimbulkan.

Baru-baru ini, sebuah penelitian mengungkap fakta terbaru, bahwa menggunakan KB hormonal bisa meningkatkan risiko terkena kanker payudara. Benarkah demikian? Simak penjelasan lengkapnya berikut ini.

KB hormonal tingkatkan risiko kanker payudara?

KB hormonal bisa sebabkan kanker payudara? Studi ini ungkap faktanya

Sebuah penelitian yang dipublikasikan di  The New England Journal of Medicinemenyebutkan, perempuan yang menggunakan KB hormonal seperti pil dan IUD selama bertahun-tahun, akan mengalami sedikit peningkatkan risiko yang signifikan terkait kanker payudara, dibandingkan mereka yang memakai KB non hormon atau tidak memakai KB sama sekali.

Studi ini meneliti sebanyak 1,8 perempuan asal Denmark selama lebih dari 10 tahun. Para peneliti menemukan, dalam setiap 100.000 perempuan, alat kontrasepsi hormonal menjadi penyebab terjadinya penambahan 13 kasus kanker payudara per tahun.

Data yang mereka kumpulkan menyebut, ada 55 kasus kanker payudara per tahun dari setiap 100.000 perempuan yang tidak menggunakan kontrasepsi hormonal. Sedangkan pada perempuan yang memakai KB hormonal, kasusnya 68 pasien per 100.000 perempuan.

Penelitain ini tidak menemukan perbedaan besar antara alat kontrasepsi hormonal dan non hormonal terhadap peningkatan risiko kanker payudara. Termasuk apakah perempuan menggunakan IUD atau pil KB.

Selain itu penelitian tersebut juga memperlihatkan bahwa risiko kanker payudara bisa meningkat saat perempuan tersebut menggunakan KB hormonal dalam jangka waktu yang lama, semakin lama pemakaiannya, maka semakin tinggi risikonya.

Artikel terkait: Koyo KB, cara pemakaian beserta kelebihan dan kekurangannya

koyo kb

Penelitian sebelumnya juga sudah menemukan fakta adanya kaitan antara penggunakan KB hormonal dalam jangka waktu yang lama dengan risiko kanker payudara. Dalam sebuah studi tahun  2010, peneliti menemukan bahwa salah satu efek samping penggunaan pil KB adalah peningkatkan risiko kanker payudara secara marjinal.

Dokter Jack Jacoub, M.D., seodang pakar onkologi dan direkturs medis di Memorial Care Cancer Institute di Orange Coast Medical Center, California menyatakan bahwa pil KB versi lama mengandung lebih banyak hormon. Sedangkan pil KB yang sekarang beredar cenderung lebih sedikit, jadi risiko kanker payudara bagi perempuan yang memakai pil KB juga relatif menurun.

“Para perempuan seharusnya tidak panik akan hal ini,” jelas Jack. Namun Anda tetap harus waspada terhadap risikonya.

Menurut Jack, karena penggunaan KB hormonal dalam waktu lama bisa meningkatkan risiko kanker payudara, maka disarankan untuk mengurangi waktu penggunaannya. Dengan cara mengganti metode kontrasepsi dengan KB non hormon setelah menggunakan kontrasepsi selama bertahun-tahun.

Apalagi jika Anda memang telah memiliki riwayat keluarga dengan kanker payudara. Jack Jacoub menyarankan untuk berkonsultasi dengan dokter tentang kemungkinan mengganti alat KB Anda dengan yang non hormonal. Salah satu metode kontrasepsi non hormonal yang bisa Anda pertimbangkan adalah kondom.

Namun di sisi lain, pandangan yang mengatakan bahwa alat kontrasepsi hormonal seperti pil KB menjadi penyebab penyakit kanker nyatanya disanggah oleh Prof Dr dr Biran.

Dalam sesi wawancara ekslusif dengan BKKBN, ia mengatakan bahwa secara statistik pil KB, suntikan KB, dan implat terindikasi menurunkan kanker, termasuk kanker leher rahim, kanker indung telur dan menurunkan penularan penyakit kelamin, serta mengatasi anemia.

“Sesuatu kasus itu harus dilihat apakah sudah termasuk epidemik. Itu mungkin hanya dilihat kasus per kasus. Kita harus melihat secara epidemiologinya. Kalau sampai terjadi, mungkin mereka minum pil KB bercampur dengan segala macam.”

Oleh karena itulah, Anggota Dewan Kontrasepsi Asia Pasifik mengingatkan kembali pentingnya untuk melakukan konsultasi dengan tenaga ahli terlebih dahulu sehingga informormasi yang didapatkan akurat.

Biar bagaimana pun, penyakit kanker, termasuk kanker payudara muncul karena beragam faktor. Dengan menggunakan KB hormonal tentu saja tidak akan serta merta membuat seseorang mengalaminya.

Artikel terkait: Inilah Risiko Kesehatan Serius Dan Efek Samping KB

Gejala kanker payudara yang harus diwaspadai

KB hormonal bisa sebabkan kanker payudara? Studi ini ungkap faktanya

Dikutip dari American Cancer Society, perubahan yang tidak biasa pada payudara Anda bisa menjadi gejala kanker payudara yang perlu diwaspadai. Perubahan abnormal itu meliputi:

  • Pembengkakan di sebagian atau seluruh payudara
  • Kulit payudara yang teriritasi, atau sedikit cekungan.
  • Sakit di bagian payudara
  • Puting payudara terasa nyeri atau puting tenggelam ke dalam payudara
  • Kemerahan, bersisik, atau penebalan pada kulit payudara maupun puting
  • Keluar cairan dari puting selain ASI
  • Benjolan di bagian ketiak di dekat payudara

Perubahan yang tidak biasa ini bisa juga merupakan tanda kondisi kesehatan yang kurang serius, seperti infeksi atau kista. Tapi tetap saja, bila terjadi sesuatu yang tidak biasa pada payudara Anda, segeralah memeriksakan diri ke dokter agar bisa mendapatkan diagnosis yang tepat.

***

KB hormonal bisa sebabkan kanker payudara? Studi dan pakar ungkap faktanya

Sumber: Woman Health Magazine, Breast Cancer.org

Baca juga:

Ingin gunakan alat kontrasepsi hormonal? Simak penjelasan pakar berikut ini dulu, Bun

Cerita mitra kami
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital
Butuh Penanganan Cepat Saat Anak Terus Muntah dan Lemas? Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital Jakarta Selatan
Butuh Penanganan Cepat Saat Anak Terus Muntah dan Lemas? Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital Jakarta Selatan

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Fitriyani

Diedit oleh:

Adisty Titania

  • Halaman Depan
  • /
  • Kesehatan
  • /
  • KB hormonal bisa sebabkan kanker payudara? Studi dan pakar ungkap faktanya
Bagikan:
  • 7 Penyebab Pria Ereksi, Tak Melulu karena Rangsangan Seksual

    7 Penyebab Pria Ereksi, Tak Melulu karena Rangsangan Seksual

  • 10 Jenis Keputihan Normal dan Tidak Normal pada Wanita

    10 Jenis Keputihan Normal dan Tidak Normal pada Wanita

  • Bolehkah Ibu Hamil dan Ibu Menyusui Mendonorkan Darah? Ini Syarat Wajibnya!

    Bolehkah Ibu Hamil dan Ibu Menyusui Mendonorkan Darah? Ini Syarat Wajibnya!

  • 7 Penyebab Pria Ereksi, Tak Melulu karena Rangsangan Seksual

    7 Penyebab Pria Ereksi, Tak Melulu karena Rangsangan Seksual

  • 10 Jenis Keputihan Normal dan Tidak Normal pada Wanita

    10 Jenis Keputihan Normal dan Tidak Normal pada Wanita

  • Bolehkah Ibu Hamil dan Ibu Menyusui Mendonorkan Darah? Ini Syarat Wajibnya!

    Bolehkah Ibu Hamil dan Ibu Menyusui Mendonorkan Darah? Ini Syarat Wajibnya!

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti