Ingin mengajari bayi berenang? Perhatikan hal-hal berikut ya!

Ingin mengajari bayi berenang? Perhatikan hal-hal berikut ya!

Sebelum membawa bayi Anda berenang, berikut panduan yang perlu Anda pahami.

Mitosnya, bayi adalah seorang perenang alami semenjak mereka dilahirkan, karena mereka sudah menghabiskan 9 bulan dalam rahim Bunda yang berisi air ketuban. Mitos ini tidak sepenuhnya benar, karena tentu saja bayi tidak benar-benar bisa berenang sebagaimana mestinya seperti orang dewasa, namun mereka memang memiliki refleks-refleks seolah mereka bisa berenang. Jadi, kapan bayi boleh berenang?

Dilansir dari Babycenter, Jeffrey Wagener seorang dokter spesialis anak mengatakan, bayi baru lahir memiliki refleks yang disebut bradycardic response yang membuat bayi menahan napas dan membuka matanya ketika dimasukkan ke dalam air. Selain itu mereka juga secara refleks akan menggerakkan lengan dan kakinya dalam gerakan seperti berenang. Refleks ini akan hilang setelah mereka berusia 6 bulan.

Tapi perlu diingat, bayi belum bisa mengatur napasnya dan kepalanya belum kuat untuk mendongak di atas air. Selain risiko tenggelam, bahaya lainnya adalah bayi menelan terlalu banyak air.

Kapan bayi boleh berenang?  

Meskipun tentu saja bayi belum benar-benar bisa berenang, refleks di atas yang ia miliki sampai usia 6 bulan bisa parents manfaatkan untuk  mengajarinya berenang. Anda akan melihat ia secara alami bisa melakukan gerakan seperti berenang.

Tunggu sampai bayi berusia minimal 6 minggu sebelum mengajaknya berenang, untuk mencegah Bunda atau bayi Bunda terkena infeksi. Namun jika Bunda melahirkan dengan cara caesar, Bunda mungkin harus menunggu lebih lama. Konsultasikan dengan dokter Bunda, ya!

Ikuti kelas berenang bayi yang menggunakan kolam renang khusus bayi dengan suhu yang hangat. Jika Anda ingin menggunakan kolam renang umum, tunggu sampai bayi berusia minimal 6 bulan, dan pilih juga yang suhu airnya hangat. Selain itu dikhawatirkan ia tidak betah karena suasananya terlalu ramai. Untuk kehigienisan sendiri Bunda tidak harus terlalu khawatir meskipun si kecil belum lengkap imunisasinya, karena klorin pada air kolam akan membunuh bakteri.

Anda bisa memulainya sebentar-sebentar, sekitar 10 menit kemudian sesi berenang berikutnya bisa diperlama. Jangan diam di air lebih dari 30 menit dan segera keluar dari air jika si kecil tampak kedinginan atau mulai tampak tidak nyaman apalagi  menangis.

Jika si kecil sudah mulai makan MPASI, jangan ajak ia berenang langsung setelah makan.

Kapan bayi boleh berenang: Bagaimana mengajari bayi berenang?

kapan bayi boleh berenang - feattured

  • Mulai di bath tub atau kolam renang tiup. Cara yang mudah dan nyaman untuk membiasakan bayi pada air. Ikut masuk ke dalam untuk menunjukkan padanya tempat itu aman dan menyenangkan. Untuk membuat bayi terbiasa dengan air di kepalanya, siram pelan-pelan kepalanya dengan air sampai membasahi wajahnya juga, tapi hati-hati jangan sampai masuk telinga, ya!
  • Anda bisa mulai “bermain-main” dengan air sedini mungkin, asal tali pusarnya sudah puput.
  • Selalu cek suhu air. Selalu gunakan air yang hangat, tapi jangan sampai terlalu panas juga. Jika si kecil sudah terlihat menggigil bahkan kulitnya kebiruan, cepat keluar dari air dan hangatkan dengan selimut.
  • Selalu pegangi bayi setiap saat. Tak hanya aman, ini juga akan memperkuat ikatan Anda dengannya.
  • Jangan gunakan floaties atau pelampung. Benda ini memberi kesan aman yang palsu. Mungkin Anda merasa lebih aman, tapi si kecil akan cukup aman kok selama Anda memeganginya. Pelampung seperti ini membuat bayi ada di posisi vertikal, sementara untuk belajar berenang lebih baik di posisi horizontal.
  • Selalu buat acara bermain air atau mandi biasa menjadi menyenangkan dan tidak stres agar si kecil mengasosiasikan air dengan hal yang menyenangkan. Selalu tersenyum, bernyanyi, memainkan permainan dan bawa beberapa mainan karet yang aman dimasukkan ke air.
  • Ikuti kemauan bayi. Ada bayi yang langsung menyukai air, ada juga yang ragu-ragu. Jika ia mulai menangis dan rewel, jangan paksakan agar ia tidak mengasosiasikan air dengan hal negatif. Bawa keluar dari air, beri makan dan biarkan ia beristirahat. 

 

 

Referensi: ParentsBabycenter

Baca juga:

Ini 7 teknik aman ajarkan bayi berenang sejak dini (disertai VIDEO)

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

app info
get app banner