TAP top app download banner
theAsianparent Indonesia Logo
theAsianparent Indonesia Logo
kemendikbud logo
Panduan Produk
Keranjang
Masuk
  • Kehamilan
    • Kalkulator perkiraan kelahiran
    • Tips Kehamilan
    • Trimester Pertama
    • Trimester Kedua
    • Trimester Ketiga
    • Melahirkan
    • Menyusui
    • Kehilangan bayi
    • Project Sidekicks
  • Anak
    • Bayi Baru Lahir
    • Bayi
    • Balita
    • Prasekolah
    • Anak
    • Praremaja & Remaja
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
    • Pengasuhan Anak
    • Edukasi Prasekolah
    • Edukasi Sekolah Dasar
    • Edukasi Remaja
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
    • Keluarga
    • Doa Islami
    • Pernikahan
    • Seks
    • Berita Terkini
  • Kesehatan
    • COVID-19
    • Info Sehat
    • Penyakit
    • Vaksinasi
    • Kebugaran
  • Gaya Hidup
    • Korea Update
    • Hiburan
    • Travel
    • Fashion
    • Kebudayaan
    • Kecantikan
    • Keuangan
  • Nutrisi
    • Resep
    • Makanan & Minuman
    • Sarapan Bergizi
  • Ayah manTAP!
    • Kesehatan Ayah
    • Kehidupan Ayah
    • Aktivitas Ayah
    • Hobi
  • VIP
  • Event

Berapa Lama Jarak Terjadinya Kehamilan Setelah Berhubungan?

Bacaan 4 menit
Berapa Lama Jarak Terjadinya Kehamilan Setelah Berhubungan?

Bingung berapa lama jarak kehamilan setelah berhubungan intim dengan pasangan? Berikut penjelasan dokter yang perlu Anda ketahui.

“Bun, apa benar bisa hamil dalam seminggu setelah berhubungan? Misalnya hari ini berhubungan dan seminggu kemudian langsung hamil. Sebenarnya berapa jarak kehamilan setelah berhubungan? Belum testpack sih takut kayak kemarin bikin kecewa,” tanya seorang ibu dalam aplikasi theAsianparent Indonesia. 

Untuk menjawab pertanyaan tersebut dan mungkin pertanyaan ibu-ibu lainnya. Berikut ini beberapa hal yang perlu Anda ketahui terkait proses dan jarak kehamilan setelah berhubungan intim.

Tentang Kehamilan

jarak kehamilan setelah berhubungan 1

Menurut dr. Jeannyfer Halim Jungestian, kehamilan dimulai dari konsepsi yakni pertemuan antara sperma dan ovum (sel telur).

Konsepsi terjadi ketika wanita sedang berada pada masa subur, di mana sel telur dikeluarkan oleh ovarium dan menunggu dibuahi. Sperma pun harus dapat terus “berjalan” menghampiri sel telur.

Jika proses ini tidak berlangsung dengan lancar, maka persatuan sperma dan ovum tidak dapat terjadi. Namun bila proses ini berlangsung dengan lancar, maka akan terjadi kehamilan.

“Seringkali kehamilan disadari ketika telah terlambat haid. Kehamilan dapat diperiksa dengan test pack 1 hari setelah haid terlambat, meskipun terkadang masih mungkin belum dapat terdeteksi karena kadar hormon kehamilan yang diperiksakan masih rendah,” kata dr. Jeannyfer.

“Bila hasilnya agak meragukan (belum terdeteksi), Anda dapat mencoba test pack ulang minggu depan atau 2 minggu lagi, bila haid tidak juga datang.” jelasnya seperti dikutip dari laman Klik Dokter.

Artikel terkait: Begini cara hitung usia kehamilan Bunda secara manual 

Lantas, Bagaimana Proses dan Berapa Lama Jarak Kehamilan Setelah Berhubungan Intim?

jarak kehamilan setelah berhubungan 1

Saat berhubungan intim, tubuh pria mengeluarkan sperma. Seberapa cepat sperma berenang ke dalam sel telur tidak memiliki ukuran yang pasti.

Sebuah studi menemukan bahwa butuh waktu 2 – 10 menit untuk melakukan perjalanan sperma dari leher rahim sampai ke saluran telur.

Umumnya, pria akan mengeluarkan sekitar 300 juta sperma saat berhubungan intim. Namun kurang dari 100 ribu sperma yang berhasil masuk ke dalam leher rahim dan menuju sel telur.

Dari banyaknya jumlah sperma tadi, hanya sekitar 200 sperma yang berhasil mencapai sel telur. Di sinilah terjadinya pembuahan ketika sperma berhasil menembus sel telur.

Bila kedua indung telur wanita menghasilkan telur yang matang dan kedua sel telur berhasil dibuahi oleh sperma, maka akan terjadi kehamilan kembar non-identik atau disebut juga kembar fraternal.

Berapa Lama Jarak Terjadinya Kehamilan Setelah Berhubungan?

Dalam jangka waktu 24 jam setelah pembuahan terjadi, telur akan berubah menjadi zigot dan terbagi menjadi dua sel. Jumlah sel ini akan terus berlipat ganda setiap dua belas jam hingga ia tiba di rahim.

Telur Anda dapat bertahan hingga 24 jam setelah masa ovulasi. Jika pembuahan tidak terjadi, maka telur akan bergerak ke rahim dan melebur atau diserap tubuh.

Tubuh akan berhenti memproduksi hormon estrogen dan progesteron, kemudian lapisan yang sudah menebal di rahim akan luruh mengikuti siklus menstruasi.

Artikel terkait: Wow 3 mitos kehamilan ini terbukti benar, manakah yang terjadi pada Bunda?

Kira-kira tiga hari setelah pembuahan, zigot akan berkembang menjadi 32 sel dan berbentuk menyerupai buah raspberi. Beberapa hari kemudian, zigot telah memiliki 500 sel yang dikelilingi oleh lapisan berongga dan berisi cairan, tiba di rahim.

Pada hari ketujuh, zigot mulai menempel pada dinding rahim Anda. Ini disebut implantasi.

Biasanya, saat proses ini wanita akan menemukan flek atau mengalami perdarahan ringan selama kira-kira 1-2 hari. Lapisan dinding rahim pun akan semakin menebal dan leher rahim akan tertutup oleh lendir hingga waktu persalinan tiba.

Saat zigot menempel pada dinding rahim, lapisan berongga dan berisi cairan tadi mulai membentuk kantung ketuban dan plasenta. Ini akan menjadi sumber nutrisi janin hingga ia berkembang menjadi bayi.

Gejala Kehamilan yang Perlu Diperhatikan

Berapa Lama Jarak Terjadinya Kehamilan Setelah Berhubungan?

Gejala kehamilan yang dialami wanita tidak pasti dan sangat bervariasi. Namun umumnya, ibu hamil mengalami gejala berikut ini di awal kehamilannya:

  • Telat menstruasi
  • Mual
  • Pembesaran dan nyeri payudara
  • Perasaan lelah
  • Daerah di sekitar puting payudara lebih gelap atau menghitam
  • Flek perdarahan
  • Peningkatan suhu tubuh

Bila Anda mengalami beberapa gejala di atas, segera lakukan test pack atau memeriksakan diri ke dokter spesialis kandungan dan kebidanan. Semoga informasi ini bisa menjawab pertanyaan Anda tentang  jarak kehamilan setelah berhubungan suami-istri dengan pasangan. 

***

Cerita mitra kami
6 Cara Meredakan Mual saat Hamil yang Bisa Dicoba Ibu di Rumah
6 Cara Meredakan Mual saat Hamil yang Bisa Dicoba Ibu di Rumah
Skincare Aman untuk Ibu Hamil, Pastikan Tidak Mengandung 4 Bahan Berbahaya Ini!
Skincare Aman untuk Ibu Hamil, Pastikan Tidak Mengandung 4 Bahan Berbahaya Ini!
Ini Skin Care Aman untuk Ibu Hamil, Kulit Wajah Tetap Sehat
Ini Skin Care Aman untuk Ibu Hamil, Kulit Wajah Tetap Sehat
Berikut 4 Mitos Ibu Hamil Seputar Jenis Kelamin Bayi, Mana yang Benar ya?
Berikut 4 Mitos Ibu Hamil Seputar Jenis Kelamin Bayi, Mana yang Benar ya?

Referensi: Klik Dokter, Very Well Family, Alo Dokter

Baca juga: 

Pemeriksaan Kehamilan Pertama Kali yang Wajib Dijalani Ibu Hamil

Penelitian ini ungkap jarak aman untuk hamil lagi setelah melahirkan

Perlukah Mengatur Jarak Kehamilan?

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

ddc-calendar
Bersiaplah untuk kelahiran bayi dengan menambahkan HPL Anda
ATAU
Hitung tanggal HPL
img
Penulis

Fadhila Auliya Widia Putri

Diedit oleh:

Fitriyani

  • Halaman Depan
  • /
  • Tips Kehamilan
  • /
  • Berapa Lama Jarak Terjadinya Kehamilan Setelah Berhubungan?
Bagikan:
  • Seks Saat Hamil, Aman atau Berbahaya? Ini Kata Ahli, Parents

    Seks Saat Hamil, Aman atau Berbahaya? Ini Kata Ahli, Parents

  • 3 Cara Membayar Fidyah bagi Ibu Hamil Sesuai Kaidah Islam, Catat Bun!

    3 Cara Membayar Fidyah bagi Ibu Hamil Sesuai Kaidah Islam, Catat Bun!

  • 23 Makanan yang Mengandung Asam Folat Tertinggi untuk Ibu Hamil

    23 Makanan yang Mengandung Asam Folat Tertinggi untuk Ibu Hamil

  • Seks Saat Hamil, Aman atau Berbahaya? Ini Kata Ahli, Parents

    Seks Saat Hamil, Aman atau Berbahaya? Ini Kata Ahli, Parents

  • 3 Cara Membayar Fidyah bagi Ibu Hamil Sesuai Kaidah Islam, Catat Bun!

    3 Cara Membayar Fidyah bagi Ibu Hamil Sesuai Kaidah Islam, Catat Bun!

  • 23 Makanan yang Mengandung Asam Folat Tertinggi untuk Ibu Hamil

    23 Makanan yang Mengandung Asam Folat Tertinggi untuk Ibu Hamil

Daftarkan email Anda sekarang untuk tahu apa kata para ahli di artikel kami!
  • Kehamilan
  • Tumbuh Kembang
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Home
  • TAP Komuniti
  • Beriklan Dengan Kami
  • Hubungi Kami
  • Jadilah Kontributor Kami
  • Tag Kesehatan


  • Singapore flag Singapore
  • Thailand flag Thailand
  • Indonesia flag Indonesia
  • Philippines flag Philippines
  • Malaysia flag Malaysia
  • Vietnam flag Vietnam
© Copyright theAsianparent 2026. All rights reserved
Tentang Kami|Tim Kami|Kebijakan Privasi|Syarat dan Ketentuan |Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti