TAP top app download banner
theAsianparent Indonesia Logo
theAsianparent Indonesia Logo
kemendikbud logo
Panduan Produk
Keranjang
Masuk
  • Kehamilan
    • Kalkulator perkiraan kelahiran
    • Tips Kehamilan
    • Trimester Pertama
    • Trimester Kedua
    • Trimester Ketiga
    • Melahirkan
    • Menyusui
    • Kehilangan bayi
    • Project Sidekicks
  • Anak
    • Bayi Baru Lahir
    • Bayi
    • Balita
    • Prasekolah
    • Anak
    • Praremaja & Remaja
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
    • Pengasuhan Anak
    • Edukasi Prasekolah
    • Edukasi Sekolah Dasar
    • Edukasi Remaja
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
    • Keluarga
    • Doa Islami
    • Pernikahan
    • Seks
    • Berita Terkini
  • Kesehatan
    • COVID-19
    • Info Sehat
    • Penyakit
    • Vaksinasi
    • Kebugaran
  • Gaya Hidup
    • Korea Update
    • Hiburan
    • Travel
    • Fashion
    • Kebudayaan
    • Kecantikan
    • Keuangan
  • Nutrisi
    • Resep
    • Makanan & Minuman
    • Sarapan Bergizi
  • Ayah manTAP!
    • Kesehatan Ayah
    • Kehidupan Ayah
    • Aktivitas Ayah
    • Hobi
  • VIP
  • Event

Hamil 8 Bulan, Ibu Ini Kehilangan Bayinya karena COVID-19

Bacaan 4 menit
Hamil 8 Bulan, Ibu Ini Kehilangan Bayinya karena COVID-19

Positif COVID-19, ibu hamil ini harus rela kehilangan bayi yang dikandungnya.

Virus Corona memang bisa menyerang siapapun juga tanpa memandang bulu. Baru-baru ini seorang ibu harus menerima kenyataan bahwa janin dalam kandungan meninggal akibat COVID-19 yang diderita. 

Janin Meninggal dalam Kandungan

Seorang ibu muda asal Kecamatan Kawalu, Kota Tasikmalaya yang sedang hamil tua harus rela menerima kenyataan pahit. Pasalnya, bayi yang ia kandung meninggal dunia karena dirinya terkonfirmasi positif COVID-19. Diketahui, usia kandungan telah memasuki 8 bulan.

Janin Meninggal dalam Kandungan

Sumber: Kompas

Jenazah sang bayi terpaksa dikeluarkan dokter melalui proses operasi. Bayi langsung dimakamkan sesuai ketentuan protokol kesehatan. Sementara itu, sang ibu kini harus kembali ke ruang isolasi RSUD Soekardjo Kota Tasikmalaya untuk menjalani perawatan akibat positif corona.

“Jadi bayinya itu sudah meninggal dari kandungan dengan usia kehamilan 8 bulan. Nah, itu kan perlu tindakan pengeluaran bayi, yang kebetulan ibunya terkonfirmasi positif hasil PCR. Positifnya hari Minggu kemarin lalu penindakan, baru kemarin malam janinnya dikeluarkan,” jelas Yayan Sugianto (27), adik kandung ibu bayi di Ruang Kamar Mayat RSUD Soekardjo Kota Tasikmalaya, Sabtu (26/6/2021) mengutip laman Kompas.

Hingga kini, Yayan masih menunggu hasil tes swab PCR COVID-19 sang bayi. Untuk keluarga dan keluarga besar pun menerima jenazah bayi dimakamkan sesuai protokol kesehatan untuk menjaga penyebaran virus ke orang lain di sekitar lingkungannya.

“Hasil tes bayi memang belum keluar, tapi kita mematuhi prokes demi kesehatan. Maka proses pemakamannya dengan proses protokol kesehatan. Insya Allah untuk keluarga menerima demi kebaikan bersama,” sambung Yayan.

Sebagai informasi, sampai sekarang terdapat 88 kematian akibat COVID-19 di seluruh rumah sakit wilayah Kota Tasikmalaya. Sebagian besar dominan di pekan terakhir Juni ini. Bahkan, pasien COVID-19 rujukan di rumah sakit masih menunggu giliran agar dapat masuk ruangan isolasi.

Di lain pihak, wewenang rumah sakit terus berupaya menambah ketersediaan ruang isolasi baru dengan memanfaatkan ruangan yang selama ini kurang terpakai. Sama seperti daerah lain Indonesia, seluruh tenaga kesehatan di Tasikmalaya tengah berjuang menekan angka penularan yang meningkat drastis selama dua pekan terakhir.

Artikel terkait: Pandemi COVID-19 di Indonesia Memburuk, Kematian Anak Akibat Corona pun Tertinggi di Dunia!

Menjaga Kesehatan Kehamilan Selama COVID-19

Janin Meninggal dalam Kandungan

Berkaca dari kisah di atas, ibu hamil memang digolongkan rentan terinfeksi COVID-19. Merujuk berbagai sumber, terdapat sejumlah kiat yang sebaiknya dilakukan Bumil selama pandemi antara lain:

  • Protokol kesehatan ekstra: 3M, 3T, VDJ. 3M adalah dengan memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan. 3T adalah tracing, testing, dan treatment. Sementara VDJ adalah memerhatikan ventilasi, durasi, dan jarak saat berinteraksi dengan orang lain.
  • Disiplin. Pastikan ibu hamil berdisiplin menjaga kesehatannya. Tahan diri untuk bertemu orang di tempat ramai dan hindari kerumunan
  • Pemeriksaan rutin. Kendati sedang pandemi, pastikan Anda memeriksakan kehamilan secara rutin. Konsultasikan dengan dokter perihal kondisi atau mungkin keluhan yang mungkin dialami. Atur jadwal jauh-jauh hari agar dapat mempersiapkan diri dengan baik. Disarankan untuk melakukan pemeriksaan tatap muka satu kali pada trimester pertama, dua kali pada trimester kedua, dan tiga kali pada trimester ketiga.
  • Terapkan pola hidup bersih. Yaitu dengan mencuci tangan sebelum beraktivitas dan gaya hidup sehat lainnya
  • Olahraga teratur. Olahraga juga harus dilakukan agar ibu hamil dapat menjaga daya tahan tubuh. Berhubung sedang pandemi, cukup berolahraga di rumah saja. Anda bisa mengikuti kelas senam hamil secara virtual agar tidak memicu kerumunan
  • Minum vitamin. Asupan vitamin sangat dibutuhkan oleh Bumil dan janin. Konsumsilah vitamin yang diperlukan dan ada baiknya berkonsultasi dengan dokter kandungan untuk mengetahui nutrisi juga dosis vitamin yang dianjurkan
  • Cari informasi tentang vaksin. Belum lama, Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI) memperbaharui rekomendasi dan memasukkan ibu hamil sebagai prioritas orang yang boleh divaksin. Beberapa kriteria yang dianjurkan antara lain ibu yang hamil di atas 35 tahun, memiliki indeks massa tubuh di atas 40, serta ibu hamil yang mempunyai penyakit komorbid. Untuk itu, tak ada salahnya Bumil berkonsultasi dengan dokter kemudian mencari informasi vaksinasi COVID-19 di lingkungan terdekat rumah Anda.

Parents, semoga informasi ini bermanfaat!

Baca juga:

Nakes Hamil Meninggal Dunia Akibat Terpapar COVID-19, Suami Menangis di Samping Jenazah

Kabar Gembira! POGI Izinkan Ibu Hamil Divaksinasi COVID-19, Ini Syaratnya!

Cerita mitra kami
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025

Viral Video Bayi Dikerok, Ini Bahayanya dari Sisi Medis!

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Erinintyani Shabrina Ramadhini

  • Halaman Depan
  • /
  • Berita Terkini
  • /
  • Hamil 8 Bulan, Ibu Ini Kehilangan Bayinya karena COVID-19
Bagikan:
  • Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

    Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

  • Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
    Cerita mitra kami

    Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!

  • Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
    Cerita mitra kami

    Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik

  • Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

    Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

  • Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
    Cerita mitra kami

    Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!

  • Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
    Cerita mitra kami

    Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik

Daftarkan email Anda sekarang untuk tahu apa kata para ahli di artikel kami!
  • Kehamilan
  • Tumbuh Kembang
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Home
  • TAP Komuniti
  • Beriklan Dengan Kami
  • Hubungi Kami
  • Jadilah Kontributor Kami
  • Tag Kesehatan


  • Singapore flag Singapore
  • Thailand flag Thailand
  • Indonesia flag Indonesia
  • Philippines flag Philippines
  • Malaysia flag Malaysia
  • Vietnam flag Vietnam
© Copyright theAsianparent 2026. All rights reserved
Tentang Kami|Tim Kami|Kebijakan Privasi|Syarat dan Ketentuan |Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti