TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Jangan Tahan Kentut! Influencer Asal Brazil Sampai Harus Pakai Kursi Roda

Bacaan 4 menit
Jangan Tahan Kentut! Influencer Asal Brazil Sampai Harus Pakai Kursi Roda

Jangan nahan kentut lagi ya, Parents!

Seorang influencer asal Brazil, Victoria De Felice, mengalami sakit perut sampai harus duduk di kursi roda karena terlalu lama menahan kentut selama nonton konser musik.

Entah apa alasan wanita yang kerap disapa Viih Tube ini merasa malu dan lebih memilih menahan kentut di hadapan pacarnya. Meski tampak sepele ternyata ini lho Parents bahayanya menahan kentut terlalu lama. Mulai sekarang jangan tahan kentut lagi, ya!

Kentut adalah Cara Alami Tubuh Buang Gas Berbahaya

Jangan Tahan Kentut! Influencer Asal Brazil Sampai Harus Pakai Kursi Roda

Sumber: Pexels

Rata-rata seseorang bisa kentut 15 kali dalam, Parents. Meskipun kadang memalukan karena mengeluarkan bunyi keras dan bau tak enak, tapi kentut adalah cara alami tubuh untuk membuang gas-gas beracun yang terperangkap di saluran pencernaan.

Itu sebabnya kebiasaan menahan kentut justru tak baik untuk kesehatan.

Saat proses pencernaan berlangsung, usus menghasilkan gas dari limbah bakteri yang mencerna makanan.

Gas ini bergerak di sekitar usus besar dan terkumpul di rektum. Nah, ketika volume cukup besar, keberadaan gas ini bisa memicu relaksasi sfingter ani yang memungkinkan terjadi pelepasan gas melalui anus. 

Itulah yang kita kenal dengan sebutan kentut!

Jadi kalau Anda menahan kentut, sebenarnya Anda justru sedang melakukan perlawanan terhadap fungsi alami tubuh.

Jangan Tahan Kentut, Bisa Berbahaya!

jangan tahan kentut

Sumber: Pexels

Beberapa penelitian telah menjelaskan bahwa menahan kentut tak baik untuk kesehatan.

Dalam dalam jangka pendek, menahan kentut bisa menyebabkan rasa sakit dan tidak nyaman di perut. Dan jika dilakukan dalam jangka panjang, hal ini bisa sebabkan risiko dan komplikasi kesehatan yang lebih buruk.

Mau tahu apa saja bahayanya menahan kentut? Berikut penjelasannya!

1. Menyebabkan Nyeri dan Mulas

Menahan kentut bisa membuat perut terasa tidak nyaman, mulas, bahkan kembung. Pasalnya kentut adalah gas yang sebenarnya harus dikeluarkan. Jadi, kalau gas itu tertahan di dalam perut, makan otot-otot akan mengencang dan tekanan dalam tubuh meningkat sehingga menyebabkan rasa tidak nyaman di perut.

2. Memproduksi Kentut Majemuk

Tahukah Anda, menahan kentut bisa membuat keadaan lebih memalukan lagi. Memang Anda tidak boleh kentut sembarangan. Namun, menahan kentut justru bisa menghasilkan bau yang lebih menyengat, lho!

3. Jangan Tahan Kentut kalau Tak Mau Keracunan Gas

Gas yang tertahan dalam perut, secara parsial bisa menyebabkan tekanan dalam rongga usus semakin tinggi. Jika tekanan tersebut lebih tinggi daripada tekanan parsial dalam darah, hal ini bisa mengakibatkan gas masuk kembali ke dalam pembuluh darah yang terdapat pada dinding usu dan akhirnya beredar ke seluruh tubuh. Kondisi ini tentu sangat berbahaya!

Artikel Terkait: Patut Waspada! Sering Kentut Ternyata Bisa Jadi Tanda Penyakit Serius

4. Meningkatkan Resiko Wasir

Wasir terjadi akibat terjadi pembengkakan dan pembesaran pembuluh darah di bagian akhir usus besar dan anus. Menahan kentut bisa menyebabkan resiko wasir semakin besar karena adanya gerakan yang berlebihan pada organ dubur ketika menahan kentut. 

5. Mengakibatkan Peritonitis

Peritonitis adalah peradangan pada selaput tipis yang membatasi dinding-dinding perut bagian dalam dan organ-organ perut. Menahan kentut bisa menyebabkan terjadinya peritonitis.

6. Jangan Tahan Kentut, Bisa Sebabkan Divertikulitis

Bahaya lainnya adalah menyebabkan peradangan usus alias divertikulitis. Kondisi ini bisa terjadi akibat kantong-kantong kecil pada lapisan usus mengembang sehingga mengakibatkan peradangan. Jika tak diobati, divertikulitis bisa menyebabkan infeksi yang membahayakan nyawa.

Mulai Sekarang Jangan Tahan Kentut karena Banyak Manfaatnya

jangan tahan kentut

Sumber: Pexels

Buang angin merupakan proses alami dan menandakan bahwa sistem pencernaan bekerja sesuai dengan fungsinya. Dengan kata lain, makanan yang dikonsumsi telah diproses oleh tubuh dengan baik. Mau tahu manfaat kentut lainnya?

1. Menandakan Makanan yang Dikonsumsi Seimbang

Kentut bisa memberi sinyal soal asupan nutrisi yang masuk ke tubuh Anda sudah seimbang. Sebelum dibuang, makanan akan mengalami proses fermentasi terlebih dahulu di usus besar. Proses fermentasi ini bisa menghasilkan gas alias kentut.

Cerita mitra kami
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital
Butuh Penanganan Cepat Saat Anak Terus Muntah dan Lemas? Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital Jakarta Selatan
Butuh Penanganan Cepat Saat Anak Terus Muntah dan Lemas? Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital Jakarta Selatan

2. Mengidentifikasi Alergi Makanan

Lewat kentut, Anda juga bisa mengidentifikasi alergi makanan lho, Parents. Saat mengonsumsi makanan yang menyebabkan alergi, beberapa gejala yang dapat antara lain diare, mual, kembung, dan produksi gas berlebih Jadi kalau Anda tiba-tiba kentut berlebihan setelah makan makanan tertentu, bisa jadi Anda mengalami alergi.

3. Mengindikasikan Saluran Pencernaan Sehat

Saluran pencernaan yang sehat dihuni oleh berbagai jenis bakteri baik yang lebih banyak. Bakteri-bakteri ini bertugas memproses makanan yang Anda konsumsi. Dalam sistem pencernaan yang sehat, bakteri dapat mudah memproses makanan dan otomatis gas lebih mudah terbentuk.

Demikian penjelasan seputar kentut. Dengan demikian, tidak ada alasan lagi untuk Anda menahan kentut ya, Parents! Selain berbahaya, melepaskan gas yang terjebak dalam sistem pencernaan ternyata punya banyak manfaat untuk kesehatan tubuh.

 

Baca Juga:

10 Penyebab Bayi Sering Kentut dan Cara Mengatasinya

Sering Dikonsumsi, Ternyata 6 Jenis Makanan Ini Penyebab Sering Kentut!

4 Alasan Mengapa Kentut di depan Pasangan akan Membuat Hubungan Lebih Awet

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Ayu Yuni Afifah

  • Halaman Depan
  • /
  • Kesehatan
  • /
  • Jangan Tahan Kentut! Influencer Asal Brazil Sampai Harus Pakai Kursi Roda
Bagikan:
  • 4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

    4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

  • 7 Penyebab Pria Ereksi, Tak Melulu karena Rangsangan Seksual

    7 Penyebab Pria Ereksi, Tak Melulu karena Rangsangan Seksual

  • 10 Jenis Keputihan Normal dan Tidak Normal pada Wanita

    10 Jenis Keputihan Normal dan Tidak Normal pada Wanita

  • 4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

    4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

  • 7 Penyebab Pria Ereksi, Tak Melulu karena Rangsangan Seksual

    7 Penyebab Pria Ereksi, Tak Melulu karena Rangsangan Seksual

  • 10 Jenis Keputihan Normal dan Tidak Normal pada Wanita

    10 Jenis Keputihan Normal dan Tidak Normal pada Wanita

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti