TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Orangtua Cemas,  Itaewon Crush Game Jadi Tren Anak Sekolahan Korea

Bacaan 4 menit
Orangtua Cemas,  Itaewon Crush Game Jadi Tren Anak Sekolahan Korea

Itaewon Crush Game sedang tren, para orangtua makin cemas.

Tragedi Itaewon masih meninggalkan luka mendalam bagi masyarakat Korea Selatan dan dunia. Bukannya dijadikan pelajaran dan berempati terhadap korban, anak-anak sekolah Korea Selatan justru membuat tren Itaewon Crush Game.

Permainan desak-desakan tersebut kini sedang viral di TikTok Korea Selatan. Sontak saja aksi mereka membuat publik geram dan para orangtua khawatir.

Artikel terkait: 6 Fakta Tragedi Kanjuruhan Malang, Jumlah Korban Meninggal 125 Orang

Tragedi Itaewon Jadi Tren Anak Sekolah

Perayaan Halloween yang digelar di Itaewon pada akhir Oktober lalu masih meninggalkan luka dan trauma bagi seluruh masyarakat Korea. Bagaimana tidak, setidaknya insiden tersebut menimbulkan korban meninggal mencapai 156 orang.

Tragedi yang semestinya dijadikan pelajaran supaya waspada saat berada di kerumunan, kini ditiru oleh anak sekolahan Korea Selatan melalui ‘Hamburger Game’ atau ‘Itaewon Crush Game’. Seperti insidennya, setiap pemain akan saling tindih dan berdesak-desakan.

itaewon crush game

Sumber: KBI Zoom

Mulai dari anak SD, SMP, hingga SMA turut meramaikan tren permainan tersebut. Melansir Allkpop, salah satu siswi SMP di Seoul menjelaskan bagaimana permainan membahayakan itu dengan cepat menyebar luas di sekolahnya.

“Hamburger Game meniru dari video tragedi yang tersebar di sosial media. Semua anak akan memindahkan meja dan kursi ke sisi kelas, dan mereka satu anak ditindih oleh 10 orang di atasnya, permainan ini dilakukan saat jam istirahat tiba,” tutur seorang siswi.

Jelas saja, permainan ini membuat siswi tersebut kaget melihat teman sekelasnya bermain ‘Hamburger Game’.

Hamburger Game Mengarah Kasus Perundungan

Selain di kelas, para siswa juga bermain ‘Hamburger Game’ saat mengantri untuk makan siang. Mereka akan saling dorong, bahkan sekelompok anak memilih target lain sebagai bahan perundungan.

Meningkatnya intensitas pemain ‘Hamburger Game’ tersebut diyakini dapat mengarah pada metode perundungan yang menyebabkan kematian.

tragedi itaewon

Sumber: Kpop Post

Faktanya, pada tahun 2011 silam permainan serupa pernah memakan korban jiwa setelah para pemain menjadikan permainan itu sebagai cara bullying.

Banyak orangtua menjadi cemas ketika putranya mengatakan ‘Trick or Die’ alih-alih ‘Trick or Treat’ sebagai lelucon.

“Aku mendengar putraku mengatakan ‘Trick or Die’ sebagai lelucon dan aku khawatir anakku tidak peka dengan tragedi Itaewon,” kata Lee, ayah dari siswa kelas 5 SD.

Artikel terkait: 5 Kisah Tragis Paling Mengerikan di Dunia Sepak Bola, Kanjuruhan Jadi Salah Satunya!

Dinas Pendidikan Setempat Beri Tanggapan

Menanggapi tren tersebut, Kantor Pendidkan Metropolitan Seoul mengumumkan akan memberi pedoman kepada SD, SMP, dan SMA soal kasus Itaewon Game demi mencegah insiden serupa terjadi.

tragedi itaewon

Sumber: Social XYZ

Mereka juga akan menerima materi ‘Tujuh Standar Pendidikan Keamanan Sekolah’ dari Kementerian Pendidikan Korea Selatan, salah satunya pedoman penggunaan sosial media bagi anak sekolah.

Sementara itu, profesor psikoterapi Lim Myung Ho mengaku khawatir bila permainan itu makin menyebar luas, sebab anak-anak berpikir mereka berbeda dari para korban Itaewon.

Cara Selamatkan Diri di Tengah Kerumunan

Belakangan ini Indonesia pun ramai dengan kabar acara musik yang dibubarkan akibat kapasitas pengunjung berlebih. Hal tersebut memungkinkan terjadinya kerumunan besar hingga memakan korban jiwa.

Apabila Anda sedang terjebak di tengah kerumunan, begini cara selamatkan diri yang bisa diikuti mengutip dari CNN:

  1. Ikuti arus dan jangan mendorong

Hindari melawan arah dan mendorong, sebab Anda berpeluang tersandung dan terjatuh. Sebaiknya, ikutilah arus supaya Anda tak kehabisan energi.

selamatkan diri dari kerumunan
Cerita mitra kami
Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun

Sumber: Pexels

  1. Arahkan menuju pintu keluar

Ketika kerumunan mulai bergerak, usahakan mengarahkan diri menuju pintu keluar namun tetaplah waspada dengan sekitarnya.

  1. Cari ruang bernapas

Seperti kasus Itaewon, kebanyakan korban tewas akibat kehabisan napas. Upaya pencegahannya, beri ruang bernapas tepat di depan wajah. Letakanlah tangan di depan tubuh, mirip posisi petinju.

selamatkan diri dari kerumunan

Sumber: Pexels

  1. Tetap berdiri

Selain sesak napas, risiko terjatuh dan terinjak-injak juga mengintai Anda. Usahakan jaga keseimbangan dan tetaplah berdiri.

***

Duh, semoga permainan Itaewon Crush Game dapat segera dihentikan dan tidak kembali memakan korban jiwa, ya.

Baca juga:

Parents, Waspadai Skip Challenge, Tren di Kalangan Remaja yang Bisa Mematikan

Ikutan Tren 'No Backpack Day', Ide Murid Spensaku Ini Out of the Box!

Jangan dilakukan! Bahaya TikTok 'Skull Breaker Challenge' bisa mengancam jiwa

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Alya

  • Halaman Depan
  • /
  • Berita Terkini
  • /
  • Orangtua Cemas,  Itaewon Crush Game Jadi Tren Anak Sekolahan Korea
Bagikan:
  • Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
    Cerita mitra kami

    Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”

  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

  • Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

    Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

  • Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
    Cerita mitra kami

    Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”

  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

  • Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

    Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti