Skrotum bayi bengkak, haruskah merasa khawatir? Ini penjelasannya

Skrotum bayi bengkak, haruskah merasa khawatir? Ini penjelasannya

Banyak ibu mengeluhkan bayi laki-laki mereka mengalami pembengkakan di bagian skrotum. Hal ini biasa disebut hidrokel.

Bagi Anda yang punya bayi laki-laki, mungkin akan selalu memerhatikan apa yang terjadi pada penis kecilnya. Menjaga kebersihan kemaluan, juga memastikan area kemaluannya tumbuh dengan baik adalah hal yang penting. Termasuk apabila hidrokel pada bayi terjadi, di mana kantung buah zakarnya terlihat membengkak, mungkin Parents akan merasa khawatir.

Hidrokel umum terjadi pada bayi baru lahir dan biasanya bisa sembuh, tanpa pengobatan tertentu. Berbicara mengenai hidrokel, apa sih penyebab dan gejala hidrokel pada bayi ini? berikut penjelasannya!

Penyebab skrotum bengkak pada bayi terjadi

hidrokel pada bayi

Dilansir dari Mayo Clinic, hidrokel adalah pembengkakan skrotum akibat terkumpulnya cairan pada selubung tipis yang mengelilingi testis (tunika vaginalis). Satu-satunya tanda hidrokel adalah pembengkakan tanpa rasa sakit, pada satu atau kedua testis.

Hidrokel bayi biasanya akan sembuh dengan sendirinya. Tetapi jika hidrokel pada bayi tidak hilang setelah ia berusia 1 tahun, segera berkonsultasi ke dokter.

Arttikel terkait: Testis anak tidak turun, apa saja risiko dan bagaimana pengobatannya?

Hidrokel dapat terjadi sebelum kelahiran. Biasanya, testis berada di rongga perut bayi, pada bulan ketujuh, testis akan bergerak turun melalui sebuah seluran, masuk ke dalam kantung skrotum.

Pada saat testis bergerak turun, masuk pula sejumlah cairan yang menyelubungi testis. Saluran tersebut kemudian akan menutup kembali sebelum bayi lahir, dan tubuh bayi akan menyerap cairan yang tersisa. Saat cairan tidak diserap sempurna atau saat saluran tidak tertutup, terjadilah hidrokel.

Terdapat 2 jenis hidrokel, yaitu:

  • Communicating hydrocele (Hidrokel akibat saluran yang tidak tertutup)
  • Noncommunicating hydrocele (Hidrokel akibat tubuh bayi tidak menyerap cairan dengan baik).

Pria dewasa yang mengalami hidrokel mungkin mengalami ketidaknyamanan karena skrotum yang membengkak. Mereka yang mengalami hidrokel juga mungkin merasakan sakit seiring dengan makin parahnya peradangan.

Pengobatan hidrokel pada bayi

hidrokel pada bayi

Dilansir dari Children’s Hospital of Philadelphia, dalam banyak kasus, Noncommunicating hydrocele akan hilang dengan sendirinya. Jika Noncommunicating hydrocele bertahan sampai bayi di atas usia 1 tahun, anak mungkin harus menjalani pembedahan. Sementara itu, Communicating hydrocele bisa diatasi dengan prosedur bedah.

Meskipun hidrokel pada bayi mungkin bisa sembuh dengan sendirinya, Anda tetap harus segera menemui dokter jika anak mengalami pembengkakan skrotum.

Arttikel terkait: Ternyata 5 faktor ini sebabkan penis mengecil, Parents perlu tahu!

Penting untuk mengetahui penyebab lain pembengkakan yang mungkin memerlukan perawatan. Sebagai contoh, hidrokel mungkin bisa disebabkan oleh hernia inguinal yang memerlukan perawatan lebih lanjut.

Semoga informasi di atas bermanfaat!

***

tap banner

Baca juga:

Parents, waspadai testis tidak turun pada bayi laki-laki

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

app info
get app banner