TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Diperingati Setiap 24 Maret, Ketahui Sejarah dan Tema Hari Tuberkulosis Sedunia 2022!

Bacaan 4 menit
Diperingati Setiap 24 Maret, Ketahui Sejarah dan Tema Hari Tuberkulosis Sedunia 2022!

WHO mengajak para pemimpin dunia berinvestasi untuk mengakhiri epidemi TB!

Hari Tuberkulosis Sedunia 2022 (HTBS) atau World Tuberculosis Day diperingati setiap tanggal 24 Maret. Peringatan ini dilakukan setiap tahun dengan tujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terkait dampak kesehatan, sosial, dan ekonomi yang terjadi akibat Tuberkulosis (TB). Harapan utamanya tentu saja untuk segera mengakhiri epidemi TB yang terjadi secara global. 

Mengutip Mayo Clinic, TB merupakan penyakit menular berbahaya yang bisa menyerang paru-paru. Bakteri penyebab TBC menyebar dari orang ke orang lewat droplet yang dilepaskan ke udara melalui batuk dan bersin. Penyakit ini sangat menular dan sangat berpotensi menyebabkan kematian. 

Artikel Terkait: Bisa Sebabkan Stunting, Waspada Tuberkulosis pada Anak dengan Kenali Gejalanya

Sejarah  Hari Tuberkulosis Sedunia 2022

Hari Tuberkulosis Sedunia 2022

Sumber: freepik

Mengapa HTBS diperingati setiap tanggal 24? Melansir World Health Organization, tanggal tersebut rupanya menandai hari pada saat Dr Robert Koch berhasil mengidentifikasi  bakteri penyebab TB pada tahun 1882. 

Sebelum bakteri penyebab TB ditemukan, Tuberkulosis dianggap sebagai penyakit bawaan. Namun, Robert Koch bersikukuh dengan pendapatnya bahwa TB disebabkan oleh bakteri dan bersifat menular. Hingga akhirnya ia berhasil mengidentifikasi bakteri penyebabnya, yakni Mycobacterium tuberculosis. 

Diperingati Setiap 24 Maret, Ketahui Sejarah dan Tema Hari Tuberkulosis Sedunia 2022!

Berkat temuannya, diagnosis dan juga pengobatan terhadap TB semakin terbuka lebar. Apalagi penyakit tersebut termasuk salah satu penyakit menular paling mematikan di dunia. Lebih dari 4100 orang meninggal dunia setiap harinya karena penyakit ini. Selain itu hampir 28.000 jiwa menderita sakit akibat tertular penyakit ini. 

Artikel Terkait: Menyerang Organ Paru-Paru, Kenali Perbedaan Pneumonia dengan Tuberkulosis

Tema Hari Tuberkulosis Sedunia 2022

Hari Tuberkulosis Sedunia 2022

Sumber: freepik

Tahun 2022 ini, pandemi Covid-19 masih terus membayangi. Secara tak langsung, perhatian masyarakat dunia fokus pada penyakit yang disebabkan oleh virus corona ini. Peringatan Hari TB sedunia kali ini sekaligus menjadi pengingat bahwa tuberkulosis juga perlu diwaspadai. 

Tema Hari TB Sedunia 2022 adalah ‘Invest to End TB. Save Lives’ yang artinya lebih banyak investasi akan menyelamatkan jutaan nyawa dan mempercepat berakhirnya epidemi TB.

Diperingati Setiap 24 Maret, Ketahui Sejarah dan Tema Hari Tuberkulosis Sedunia 2022!

WHO menyampaikan tema tersebut mewujudkan kepentingan mendesak untuk menginvestasikan sumber daya dalam meningkatkan perjuangan melawan TB. Tujuan selanjutnya juga untuk mencapai komitmen bersama para pemimpin dunia  untuk mengakhiri TB. 

Hal tersebut sangat penting mengingat pandemi COVID-19  juga turut mempengaruhi upaya untuk mengakhiri epidemi TB. Akses yang adil untuk pencegahan dan perawatan juga merupakan cita-cita WHO untuk mewujudkan cakupan kesehatan yang universal. 

Kondisi Tuberkulosis di Indonesia 

Hari Tuberkulosis Sedunia 2022

Sumber: freepik

Tahun 2020, Indonesia menempati posisi ketiga dengan kasus penderita Tuberkulosis (TBC) tertinggi di dunia, setelah India dan China. Berdasarkan data tahun 2017 yang tercantum dalam laman TB Indonesia, sebanyak 116.000 meninggal karena TBC dan 2018 sejumlah 98.000 orang. 

Yang perlu menjadi pokok perhatian, sekitar 75 persen penderita TB di Indonesia adalah kelompok produktif. Artinya para pasien TB rata-rata berusia antara 15 sampai dengan 55 tahun. 

Artikel Terkait: Hari TB Sedunia, Ini 11 Fakta Seputar Penyakit Tuberkulosis di Indonesia

Arahan Presiden terkait Penanganan Tuberkolosis

Pada tahun 2020, Presiden Joko Widodo memberikan tiga arahan untuk mempercepat pengurangan tuberkulosis. Hal ini sesuai dengan target pemerintah untuk 2030 menuju bebas TB. Berikut tiga arahan presiden. 

Diperingati Setiap 24 Maret, Ketahui Sejarah dan Tema Hari Tuberkulosis Sedunia 2022!

Pertama, melakukan pelacakan secara agresif untuk menemukan penderita TBC. Hal ini bisa dilakukan serangkaian dengan proses penelusuran para penderita Covid-19 sehingga nantinya bisa lebih efektif. 

Kedua adalah meningkatkan layanan diagnostik maupun pengobatan. TB harus segera mendapatkan penanganan sampai sembuh sehingga harus memastikan stok obat-obatan. Hal tersebut untuk mewujudkan prinsip penanganan TB, yakni temukan, obati, dan sembuh. 

Ketiga, upaya pencegahan, preventif, dan promotif untuk mengatasi TBC harus dilakukan lintas sektor, termasuk dari sisi infrastruktur. Kondisi tempat tinggal masyarakat harus diperhatikan, terutama rumah tinggal yang lembab dan minim cahaya. Selain itu, kepadatan lingkungan juga menjadi aspek yang harus dipertimbangkan.

Diperingati Setiap 24 Maret, Ketahui Sejarah dan Tema Hari Tuberkulosis Sedunia 2022!

 Sebab, hal tersebut sangat berpengaruh terhadap penularan individu. Kerja sama lintas kementerian sangat penting untuk menangani hal ini, yakni kementerian kesehatan, kementrian sosial, dan juga kementerian PUPR. 

Nah itulah penjelasan tentang tema HTBS 2022 dan juga sejarahnya. Semoga hal ini bisa meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap TB. Selamat Hari Tuberkulosis Sedunia 2022!

Cerita mitra kami
Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik

Tuberculosis

https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/tuberculosis/symptoms-causes/syc-20351250

 

World Tuberculosis Day 2022: Invest to End TB. Save Lives

https://www.who.int/campaigns/world-tb-day/2022

 

3 Arahan Presiden Soal Percepatan Pengurangan Tuberkulosis

https://tbindonesia.or.id/berita/3-arahan-presiden-soal-percepatan-pengurangan-tuberkulosis/

 

Baca Juga: 

7 Hal yang Harus Dilakukan Jika Anak Terkena TBC

Angka Kematian Penyakit TBC di Indonesia Tinggi, Bagaimana Upaya Pencegahannya?

 

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Faizah Pratama

  • Halaman Depan
  • /
  • Berita Terkini
  • /
  • Diperingati Setiap 24 Maret, Ketahui Sejarah dan Tema Hari Tuberkulosis Sedunia 2022!
Bagikan:
  • Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
    Cerita mitra kami

    Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!

  • Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
    Cerita mitra kami

    Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”

  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

  • Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
    Cerita mitra kami

    Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!

  • Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
    Cerita mitra kami

    Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”

  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti