TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Mengenal Kondisi Somatoform, Keluhan Fisik yang Disebabkan Gangguan Kesehatan Mental

Bacaan 4 menit
Mengenal Kondisi Somatoform, Keluhan Fisik yang Disebabkan Gangguan Kesehatan Mental

Pernahkah Parents mengalami keluhan fisik yang tak bisa dijelaskan penyebabnya secara medis? Gejala tersebut bisa jadi disebabkan oleh kondisi mental yang terganggu, disebut dengan gangguan somatoform.

Kesehatan mental tak kalah pentingnya dengan kesehatan fisik. Menurut penelitian, jika kesehatan mental terganggu, kesehatan fisik pun akan ikut merasakan dampaknya. Somatic Symptom Disorder (SSD) atau gangguan somatoform adalah salah satu jenis gangguan kesehatan mental yang perlu diwaspadai.

Pernahkah Parents mengalami beberapa keluhan fisik, misalnya sesak napas, pusing, nyeri dada, dan lain sebagainya. Namun ketika diperiksakan ke dokter tidak ada yang salah?

Kondisi seperti stres, kecemasan berlebih, hingga depresi secara tak disadari dapat menyebabkan munculnya berbagai macam gangguan fisik.

Gangguan somatoform adalah keluhan-keluhan yang tak bisa dijelaskan penyebabnya secara medis. Mereka yang mengalami gangguan ini umumnya merasakan gejala-gejala sakit secara fisik dalam jangka panjang yang disebabkan oleh kondisi mental atau emosional yang kurang baik.

Artikel Terkait: 5 Gejala Gangguan Mental pada Anak-Anak, Bunda Wajib Tahu!

Penyebab Gangguan Somatoform dan Gejalanya

gangguan somatoform

Mengutip dari laman Patient, gangguan somatoform adalah hal yang cukup umum. Beberapa kasus sakit kepala atau pusing bisa disebabkan oleh stres atau banyak pikiran. Kecemasan dan depresi juga merupakan penyebab umum berkembangnya gejala fisik seperti jantung berdebar (palpitasi) dan rasa nyeri.

Hingga kini, belum diketahui secara pasti penyebabnya. Namun, beberapa pihak menilai bahwa kondisi ini terjadi karena ada masalah pada impuls saraf yang mengirim sinyal rasa sakit ke otak.

Faktor genetik, sensitivitas, kecenderungan berpikir negatif, penyalahgunaan obat-obatan, hingga trauma bisa berpengaruh pada risiko gangguan somatoform.

Sering kali, gejala fisik akan hilang ketika faktor emosionalnya mereda. Sayangnya, kita kerap tidak menyadari bahwa keluhan yang dirasakan disebabkan oleh faktor mental. Biasanya orang mengira penyakit tersebut memang penyakit fisik dan harus diperiksakan ke dokter.

Diagnosis gangguan somatoform ini dapat menimbulkan lebih banyak lagi stres atau frustasi bagi pasien. Mereka dapat merasa tidak puas jika tidak adanya penjelasan secara ilmiah atau pasti mengenai keluhan fisik yang dialami.

Beberapa gejala gangguan somatoform umumnya melibatkan satu atau lebih organ dan sistem tubuh yang berbeda. Misalnya masalah neurologis, keluhan saluran cerna, gejala seksual, dan gangguan kecemasan.

Artikel Terkait: Suka Menimbun Barang Tidak Terpakai? Waspadai Gangguan Mental Hoarding Disorder

Jenis Gangguan Somatoform

Mengenal Kondisi Somatoform, Keluhan Fisik yang Disebabkan Gangguan Kesehatan Mental

Melansir dari Alodokter, gangguan somatoform sendiri terbagi menjadi 5 jenis, yakni sebagai berikut.

1. Gangguan Somatisasi

Gangguan somatisasi disebabkan oleh stres dan beban mental yang berat. Biasanya pasien akan merasakan keluhan seperti sakit perut, mual, pusing, lelah, hingga gangguan seksual dan siklus menstruasi.

2. Hipokondriasis (Illness Anxiety Disorder)

Hipokondriasis adalah sebutan untuk kondisi ketika seseorang merasa takut gejala-gejala yang dirasakannya adalah tanda penyakit serius. Misalnya ketika merasa sakit kepala, ia menganggap pusing yang dirasakannya adalah gejala tumor otak.

3. Gangguan Konversi (Functional Neurogical Symptom Disorder)

Jenis gangguan konversi meliputi kejang, mati rasa, buta, lumpuh, dan lain sebagainya yang menjadi tanda dari sebuah penyakit saraf serius. Namun ketika diperiksa oleh dokter, tidak ditemukan penyebab medis dari penyakit yang terjadi di sistem sarafnya.

4. Gangguan Dismorfik Tubuh

Rasa khawatir yang berlebihan akan penampilan dan bentuk tubuh disebut gangguan dismorfik tubuh. Penderitanya bisa merasa cemas memiliki bentuk telinga atau hidung yang aneh, padahal kenyataannya normal.

5. Gangguan Rasa Sakit

Keluhan ringan seperti nyeri, tetapi tidak ditemukan penyebab fisiknya, termasuk ke dalam jenis gangguan rasa sakit.

Artikel Terkait: Jangan Sampai Salah, Ini Perbedaan Sedih dan Gangguan Mental Depresi

Cara Pengobatan Gangguan Somatoform

Mengenal Kondisi Somatoform, Keluhan Fisik yang Disebabkan Gangguan Kesehatan Mental

Untuk mengobati gangguan somatoform, hal yang utama dilakukan adalah memulihkan mental pasien. Mengutip dari WebMD, fokus pengobatannya adalah memperbaiki fungsi sehari-hari, alih-alih mengelola gejala fisik yang terjadi.

Dokter bisa saja meresepkan obat antidepresan, khususnya bagi mereka yang mengalami kondisi psikologis seperti depresi atau ganggaun kecemasan berlebih. Setelah itu, pasien akan diyakinkan bahwa ia sebenarnya tidak sakit.

Konseling atau terapi perilaku kognitif dipercaya dapat membantu meringankan gejala yang terkait dengan gangguan somatoform. Terapi tersebut akan berfokus untuk mengoreksi:

  • Pikiran yang terdistorsi
  • Keyakinan yang tidak realistis
  • Perilaku yang memicu kecemasan

Itulah beberapa hal yang perlu Parents ketahui mengenai gangguan somatoform. Apakah Parents pernah mengalami kondisi yang sama? Ingatlah untuk selalu menjaga kesehatan mental dengan tetap berpikir positif, bersosialisasi, meditasi, dan lain sebagainya.

Baca Juga:

Anak rentan alami gangguan kesehatan mental, orangtua jadi salah satu pemicunya

Ibu yang Mempunyai Gangguan Mental Tetap Bisa Punya Anak, Asal …

5 Jenis Gangguan Kesehatan Mental saat Hamil yang Membahayakan Ibu dan Janin

Cerita mitra kami
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital
Pediatric Emergency Mayapada Hospital Siaga 24 Jam Tangani Kondisi Gawat Darurat Anak
Pediatric Emergency Mayapada Hospital Siaga 24 Jam Tangani Kondisi Gawat Darurat Anak

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Annisa Pertiwi

Diedit oleh:

Finna Prima Handayani

  • Halaman Depan
  • /
  • Info Sehat
  • /
  • Mengenal Kondisi Somatoform, Keluhan Fisik yang Disebabkan Gangguan Kesehatan Mental
Bagikan:
  • 7 Penyebab Pria Ereksi, Tak Melulu karena Rangsangan Seksual

    7 Penyebab Pria Ereksi, Tak Melulu karena Rangsangan Seksual

  • 10 Jenis Keputihan Normal dan Tidak Normal pada Wanita

    10 Jenis Keputihan Normal dan Tidak Normal pada Wanita

  • 8 Titik Pijat Refleksi Kaki dan Manfaatnya untuk Kesehatan

    8 Titik Pijat Refleksi Kaki dan Manfaatnya untuk Kesehatan

  • 7 Penyebab Pria Ereksi, Tak Melulu karena Rangsangan Seksual

    7 Penyebab Pria Ereksi, Tak Melulu karena Rangsangan Seksual

  • 10 Jenis Keputihan Normal dan Tidak Normal pada Wanita

    10 Jenis Keputihan Normal dan Tidak Normal pada Wanita

  • 8 Titik Pijat Refleksi Kaki dan Manfaatnya untuk Kesehatan

    8 Titik Pijat Refleksi Kaki dan Manfaatnya untuk Kesehatan

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti