TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Fenomena Kamar Barokah, Kiat Unik Pasutri Memadu Kasih Usai Haji

Bacaan 3 menit
Fenomena Kamar Barokah, Kiat Unik Pasutri Memadu Kasih Usai Haji

Hasrat biologi perlu dipenuhi, beberapa jemaah haji memutuskan membuat Kamar Barokah.

Bermula dari banyaknya jemaah yang berstatus pasangan suami istri, munculah sebuah fenomena kamar barokah. Kamar barokah adalah sebuah tempat yang dapat digunakan untuk memadu kasih para jemaah suami istri setelah menyelesaikan seluruh rukun haji.

Fenomena Kamar Barokah

fenomena kamar barokah

Sumber: msn.com

Dalam melaksanakan rangkaian rukun ibadah haji, terdapat beberapa larangan yang ditetapkan. Salah satu larangannya adalah tidak melakukan hubungan suami istri bagi para jemaah yang telah berstatus pasutri.

Maka, biasanya para jemaah akan memadu kasih ketika selesai menunaikan rangkaian utama ibadah haji. Memadu kasih setelah menjalankan rangkaian ibadah yang wajib memang diperbolehkan. Namun, pemerintah negara Indonesia dan Arab Saudi tidak menyediakan tempat untuk hal tersebut.

Melansir dari situs Kompas.com, paket haji yang ditawarkan untuk Kementerian Agama tidak menyediakan tempat terkait hal itu. Sehingga para jemaat pasutri harus merogoh kocek pribadi untuk menyalurkan hasrat seksual yang terpendam selama ibadah. 

Artikel terkait: 8 Rangkaian Ibadah Haji Beserta Tata Cara Pelaksanaannya 

fenomena kamar barokah

Sumber: waspada.id

Para jemaah haji dari Surabaya yang telah bermukim di Hotel Arkan Bakkah kawasan Mahbas Jin, Mekkah memiliki sebuah cara. Jemaah tersebut berdiskusi untuk mencari jalan keluar terkait hal ini. Salah satu jamaah memberi usul untuk mengosongkan satu kamar yang nantinya dapat digunakan untuk tempat bercinta para jemaah yang berstatus pasutri. 

“Awalnya malah ada usulan satu kamar dibuat secara bersamaan. Antar tempat tidur disekat seadanya.” Ujar Dikky Sadqomullah, jemaah haji asal Indonesia. Namun hal tersebut tidak disetujui jemaah lainnya, karena mereka menganggap hal tersebut kurang pantas.

“Sebagian jemaah menganggap memenuhi kebutuhan pasutri tak pantas rasanya tak pantas bila dilakukan bersamaan dalam satu tempat yang sama.” Kata Dikky. Akhirnya Dikky dan rekannya memituskan untuk merelakan kamar mereka digunakan untuk “Kamar Barokah”.

Kamar Barokah Buka Mulai Siang Hari

Fenomena Kamar Barokah

Sumber: The Mirror

Kamar barokah tersebut dibuka mulai dari siang hari hingga menjelang maghrib, karena pada malam hari Dikky dan rekannya menggunakan kamar ini untuk istirahat. Pengguna kamar ini diminta untuk menggunakan secara bergantian.

“Soalnya kalau malam hari kami yang punya kamar juga kan capek. Perlu istirahat. Kalau siang, kami tinggal ibadah.” Jelas Dikky. Tidak ada syarat khusus untuk menggunakan kamar barokah, namun hanya boleh digunakan untuk jemaah pasutri saja. 

Artikel terkait: 6 Buku Cerita Islami untuk Anak yang Menarik dan Edukatif 

Isu yang Telah Lama Menjadi Perbincangan

Isu yang Telah Lama Menjadi Perbincangan

Sumber: Middle East Monitor

Melansir dari Kompas.com, Muhammad Khoirul Muttaqin sebagai bagian dari Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia menjelaskan bahwa hal tersebut memang telah lama menjadi perbincangan.

“Saya dengar jemaah akhirnya saling menyediakan karena tahu bila ini keperluan mendasar manusia. Negara sebaiknya hadir, agar bisa lebih rapi dan tertib, dan tidak menyusahkan jemaah.” Jelas Muhammad Khoirul Muttaqin. 

Menurut Khoirul Muttaqin, kebutuhan biologis ini bukan hal yang tabu untuk dijadikan sebuah pembahasan. Hal tersebut normal dilakukan setelah selesai menjalankan rangkaian ibadah haji. Bahkan kini ada fenomena yang lain.

Cerita mitra kami
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025

“Sekarang ini, pasangan haji yang masih muda malah mencari tempat tersebut karena sudah ada niatan untuk mencetak ‘kader’ di Tanah Suci.” Ujar Muhammad Khoirul Muttaqin. 

Baca juga:

Berteriak kepada Anak, Bagaimana Hukumnya Menurut Islam? 

Hukum Suami Minum ASI Istri, Apakah Diperbolehkan dalam Islam?

Suami melakukan pekerjaan rumah tangga, bagaimana hukumnya? 

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Alifah

  • Halaman Depan
  • /
  • Berita Terkini
  • /
  • Fenomena Kamar Barokah, Kiat Unik Pasutri Memadu Kasih Usai Haji
Bagikan:
  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

  • Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

    Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

  • Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

    Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

  • Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

    Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

  • Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

    Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti