TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Berteriak kepada Anak, Bagaimana Penjelasannya Menurut Islam?

Bacaan 4 menit
Berteriak kepada Anak, Bagaimana Penjelasannya Menurut Islam?

Perlu Parents ketahui jika agama Islam sangat melarang orang tua yang berteriak kepada anak.

Membesarkan si kecil tentu saja menjadi tantangan tersendiri bagi orang tua. Faktanya, ada beberapa kondisi di mana orang tua sulit mengontrol emosi dan lepas kendali seperti meneriakinya. Padahal menurut Islam, berteriak kepada anak merupakan sesuatu yang dilarang.

Menurut sebuah hadis, ketika mengurus si kecil, para orang tua hendaknya bisa mengingat bagaimana tingkah laku mereka ketika masa kecil. Dengan begitu, bisa membatu orang tua mampu memahami sifat anak-anaknya secara lebih baik.

“Siapa saja yang memiliki anak harus melatih membawa diri mereka ke tingkat masa kecil mereka,” diriwayatkan dari Imam Ali (AS), melansir dari laman Azislam.

Artikel Terkait: Parenting Islami : Pesan Rasullullah tentang Tata Cara Mendidik Anak

Islam Melarang Berteriak, Termasuk Orang Tua Berteriak kepada Anak

berteriak kepada anak

Sementara itu, mengutip dari situs Muslim.or.id, di antara adab yang buruk dalam berbicara yakni suka berteriak-teriak dan meninggikan suara. Sebagaimana nasihat Luqman Al Hakim kepada anaknya yang diabadikan dalam Alquran:

وَاغْضُضْ مِنْ صَوْتِكَ إِنَّ أَنْكَرَ الْأَصْوَاتِ لَصَوْتُ الْحَمِيرِ

“Dan lunakkanlah suaramu. Sesungguhnya seburuk-buruk suara ialah suara keledai,” (Luqman: 19).

Maksudnya, janganlah berlebihan dalam berbicara dan janganlah meninggikan suara tanpa kebutuhan. Oleh karena itu, setelahnya Allah berfirman (yang artinya): “Sesungguhnya seburuk-buruk suara ialah suara keledai.”

Mujahid rahimahullah berkata, “Suara yang paling buruk adalah suara keledai. Maksudnya orang yang meninggikan suaranya diserupakan seperti keledai, karena keledai itu suaranya keras dan melengking. Ini menunjukkan haramnya perbuatan tersebut dan sangat tercela.”

Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam juga bersabda:

إِذَا سَمِعْتُمْ صِيَاحَ الدِّيَكَةِ فَاسْأَلُوا اللَّهَ مِن فَضْلِهِ، فإنَّهَا رَأَتْ مَلَكًا، وإذَا سَمِعْتُمْ نَهِيقَ الحِمَارِ فَتَعَوَّذُوا باللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ، فإنَّه رَأَى شيطَانًا

“Kalau kalian mendengar ayam berteriak (berkokok) maka berdoalah meminta nikmat kepada Allah. Namun, jika kalian mendengar suara keledai berteriak (meringkik) maka mintalah perlindungan kepada Allah, karena keledai tersebut sedang melihat setan,” Tafsir Ibnu Katsir, 3/711.

Selain Berteriak kepada Anak, Memukul Anak Juga Dilarang

Berteriak kepada Anak, Bagaimana Penjelasannya Menurut Islam?

Bukan hanya berteriak kepada anak, Islam juga sangat melarang orang tua memukul saat anak menangis. Menurut Nabi, tangisan anak, khususnya bayi, memiliki beragam arti yang salah satunya yaitu mendoakan orang tua.

“Jangan pukul bayi kamu, karena tangisan mereka memiliki arti. Empat bulan pertama menangis menyatakan kesatuan Allah SWT, empat bulan kedua menangis mengirimkan berkah kepada Nabi dan keluarganya, serta empat bulan ketiga menangis adalah bayi berdoa untuk orang tua,” jelasnya.

Oleh karena itu, daripada melakukan kekerasan kepada anak, Parents sangat disarankan untuk memperlakukan anak-anak dengan penuh rasa cinta dan kasih sayang. Caranya dengan berikan pelukan dan ciuman sesering mungkin.

Diriwayatkan bahwa seorang laki-laki pernah datang kepada Nabi dan berkata, “Saya tidak pernah mencium anak saya.” Lalu, Nabi menjawab, “Tentunya orang seperti ini akan menjadi penghuni api neraka.”

Artikel Terkait: Parenting Islami : 3 Kewajiban Orang Tua dalam Mendidik Anak Sesuai Ajaran Islam

Cara Menghentikan Kebiasaan Berteriak kepada Anak Menurut Islam

berteriak kepada anak

Walaupun Parents begitu merasa kesal dengan ulah si kecil, sebisa mungkin harus menghindari berteriak kepadanya. Melansir dari laman Azislam, inilah cara-cara sesuai ajaran Islam yang sekiranya bisa diterapkan:

1. Mengucap Istigfar

Sadarkah Parents, ketika berteriak kepada anak itu tandanya tubuh sedang berada dalam keadaan marah yang disebabkan oleh bisikan setan terkutuk. Maka dari itu, Parents harus segera mencari perlindungan agar dijauhkan dari godaan setan, cara mudahnya yaitu dengan mengucap “Astagfirullahaladzim”.

Seperti yang diriwayatkan oleh Atiyyah sebagai Sa’di Nabi berkata:

“Kemarahan datang dari iblis, iblis dicipatakan dari api dan api padam hanya dengan air. Jadi ketika salah satu dari kamu menjadi marah, dia harus melakukan wudu,” (Abu Dawud).

2. Segera Menjauh dari Anak

Jauhkan diri Parents dari pandangan dan jangkauan anak ketika rasa marah itu muncul. Sementara waktu Parents perlu melepaskan diri dari situasi untuk menenangkan diri.

Hal itu karena, menghindar sekejap lebih baik daripada kelepasan berteriak kepada si kecil. Setelah itu, barulah Parents dapat kembali mendekati anak dan berbicara kepadanya.

berteriak kepada anak

3. Duduk Ketika Bicara

Ternyata Parents, saat berdiri membuat diri kita menjadi lebih mudah marah. Nah, untuk mencegah hal-hal seperti itu terjadi, sebaiknya lekas duduk saat berbicara kepada anak. Lagi pula, faktanya ini adalah bagian dari sunah.

4. Berbicara secara Pelan

Saat berbicara kepada si kecil, sebisa mungkin gunakan nada yang lembut dan perlahan. Sebab, berbicara dengan amarah hanya dapat memperburuk situasi dan anak-anak pun tidak akan mendengarkan omongan Parents.

5. Lekas Berwudu

Seperti yang dijelaskan dalam hadis sebelumnya, kemarahan adalah api yang hanya bisa dipadamkan dengan air. Maka dari itu, segera ambil air wudu saat Parents merasa timbul amarah, untuk menenangkan diri.

Parents, itulah penjelasan tentang larangan berteriak kepada anak menurut Islam. Segala perlakuan kasar terhadap anak tentu saja sangat dilarang oleh agama. Maka, mintalah petunjuk kepada Allah untuk mendidik anak-anak dengan cara yang benar.

Cerita mitra kami
Memberikan Sogokan untuk Anak, Boleh atau Tidak, Ya?
Memberikan Sogokan untuk Anak, Boleh atau Tidak, Ya?
Serunya theAsianparent on the Go 2025 di Bekasi, Banyak Talk Show Bermanfaat!
Serunya theAsianparent on the Go 2025 di Bekasi, Banyak Talk Show Bermanfaat!
MY BABY dan theAsianparent Indonesia Meriahkan Hari Ibu Lewat Acara Spesial 'Mari Rayakan Ibu'
MY BABY dan theAsianparent Indonesia Meriahkan Hari Ibu Lewat Acara Spesial 'Mari Rayakan Ibu'
Bangga jadi Bunda, Apresiasi Peran Penting untuk Keluarga
Bangga jadi Bunda, Apresiasi Peran Penting untuk Keluarga

Baca Juga:

Penelitian; Menghukum Anak dengan pukulan Memengaruhi Perilakunya Hingga Dewasa

9 Bahaya Memukul Anak, Hati-hati Sebabkan Trauma

Hindari Perilaku Membentak Anak, Ini Cara yang Bisa Dilakukan

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Finna Prima Handayani

Diedit oleh:

Adisty Titania

  • Halaman Depan
  • /
  • Keluarga
  • /
  • Berteriak kepada Anak, Bagaimana Penjelasannya Menurut Islam?
Bagikan:
  • Catat! 50 Arti Telinga Berdenging Menurut Primbon Jawa dan Sisi Medis

    Catat! 50 Arti Telinga Berdenging Menurut Primbon Jawa dan Sisi Medis

  • Wajib Baca! Ini Doa agar Pacar Makin Sayang dan Takut Kehilangan

    Wajib Baca! Ini Doa agar Pacar Makin Sayang dan Takut Kehilangan

  • 11 Bacaan Istighfar Penghapus Dosa Beserta Keutamaannya

    11 Bacaan Istighfar Penghapus Dosa Beserta Keutamaannya

  • Catat! 50 Arti Telinga Berdenging Menurut Primbon Jawa dan Sisi Medis

    Catat! 50 Arti Telinga Berdenging Menurut Primbon Jawa dan Sisi Medis

  • Wajib Baca! Ini Doa agar Pacar Makin Sayang dan Takut Kehilangan

    Wajib Baca! Ini Doa agar Pacar Makin Sayang dan Takut Kehilangan

  • 11 Bacaan Istighfar Penghapus Dosa Beserta Keutamaannya

    11 Bacaan Istighfar Penghapus Dosa Beserta Keutamaannya

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti