TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Mengenal Moebius Syndrome, Kondisi Langka yang Sebabkan Bayi Tak Bisa Berekspresi

Bacaan 5 menit
Mengenal Moebius Syndrome, Kondisi Langka yang Sebabkan Bayi Tak Bisa Berekspresi

Moebius syndrome menyebabkan bayi tidak mempunyai ekspresi, tidak bisa menangis maupun tersenyum. Berikut fakta moebius syndrome yang perlu Parents tahu.

Baru-baru ini jagat Twitter diramaikan oleh sebuah utas yang dibuat Psikiater dr Andreas Kurniawan SpKJ melalui akun pribadinya @ndreamon. Dia membagikan kisah anaknya, Hiro, yang lahir dengan kondisi mengidap moebius syndrome. Di artikel ini akan kami paparkan fakta moebius syndrome yang diderita Hiro.

Lahir dengan Moebius Syndrome, Hiro Memiliki Wajah Topeng

fakta-moebius-syndrome

Potret Hiro, penderita moebius syndrome

Hiro lahir pada 27 Juni 2020, Sewaktu lahir, Hiro tidak menangis, tak bernapas, dan tidak ada ada ekspresi sama sekali. Andreas mengaku tak tahu kondisi apa yang tengah dialami putranya itu hingga dokter yang merawat mengatakan bahwa Hiro menderita moebius syndrome.

“Seorang bayi ketika lahir akan dinilai kemampuan menangisnya. Hiro tidak bisa menangis. Lebih tepatnya, Hiro tidak bisa membuka mulut. Bahkan, mungkin hanya bisa membuka sebesar sedotan air mineral,” tulis Andreas di Twitter (23/7/2020). “Selang makan perlu dipasang. Selang oksigen berada di hidungnya,” sambungnya.

Andreas juga menjelaskan bahwa moebius syndrome adalah kondisi ketika seorang bayi lahir dengan masalah pada saraf kranial VI dan VII yang berfungsi membuat wajah bisa bergerak. Dengan kondisi ini, Hiro tidak melirik ke luar dan wajahnya tidak bisa berekspresi.

“Wajah topeng,” kata Andreas.

Selain tidak bisa berekspresi, Hiro juga kesulitan untuk menelan dan tidak memiliki refleksi batuk karena ia mengalami masalah saraf kranial X yang berfungsi untuk menelan.

“Makhluk hidup tanpa kemampuan menelan tampaknya bukan desain yang baik,” ungkap Andreas.

Artikel Terkait: Hamil di atas 35 tahun tingkatkan risiko bayi down syndrome? Cek faktanya di sini!

Hiro Mengajarkan Banyak Hal kepada Orangtuanya dan Orang Lain

fakta-moebius-syndrome

Dengan kondisi seperti itu, Hiro harus dirawat di NICU (ICU khusus bayi) selama 21 hari.

Perlahan-lahan, alat bantu nafas sudah bisa dilepas. Namun, untuk memastikan dia tetap bernapas dengan baik, Hiro memiliki trakeostomi di lehernya. Jadi, Hiro napas lewat leher.

Hati orangtua mana yang tidak hancur melihat kondisi anak seperti itu? Sebagai orangtua Hiro, tentu saja Andreas dan istrinya merasa sedih tapi tetap pantang menyerah demi buah hati mereka. Hiro juga memberikan banyak pelajaran berharga bagi mereka dan siapa pun yang mengetahui kisahnya.

“Hiro mengajarkan banyak sekali hal pada kami. Banyak filosofi hidup yang orangtuanya pelajari selama bertemu dia, terutama tentang penerimaan, melewati rasa sakit, dan harapan,” tulis Andreas.

Sebagai jurnal perjalanan dan perjuangan hidup Hiro, Andreas pun membuatkan akun Instagram khusus dengan nama @aku.superhiro. Melalui akun tersebut dia berharap lebih banyak orang yang mengetahui tentng fakta moebius syndrome juga memberikan dukungan bagi penyintas dan keluarganya.

Berikut Fakta tentang Penyakit Moebius Syndrome

Mengutip laman Klik Dokter, berikut kami paparkan beberapa fakta mengenai moebius syndrome.

1. Apa itu Moebius Syndrome?

fakta-moebius-syndrome

Moebius syndrome adalah penyakit bawaan lahir atau kongenital yang sangat jarang terjadi. Kelainan saraf ini menyebabkan kondisi yang lemah atau paralisis atau ketidakmampuan merespons yang terjadi pada beberapa saraf wajah.

Kelainan biasanya terjadi pada saraf ke VII dan ke VI. Akibat kondisi yang lemah ini, penderita tidak dapat mengungkapkan ekspresi wajah seperti tersenyum, cemberut, mengerutkan bibir, menaikkan alis atau menutup kelopak mata. Penderita juga umumnya tidak dapat menggerakkan mata ke arah lateral atau ke luar. Oleh karena itu, penderita sering dikatakan memiliki wajah seperti patung.

Kemungkinan kejadian penyakit ini adalah dua sampai 20 per 1 juta orang. Jumlah kasus antara laki-laki dan perempuan pun sama kemungkinannya.

Artikel Terkait: Berisiko kematian janin, Bumil wajib ketahui gejala Mirror Syndrome

2. Penyebab 

Sampai sekarang, belum diketahui secara pasti apa penyebab penyakit ini. Sepertinya penyakit ini terjadi secara acak atau random. Pada beberapa kasus tampaknya terdapat hubungan antara riwayat keluarga dan terjadinya sindrom ini. Sehingga, ada kemungkinan sindrom ini juga disebabkan oleh faktor kelainan genetik.

Diketahui pula bahwa kelainan genetik tersebut diturunkan secara dominan. Artinya jika salah satu orangtua menderita sindrom tersebut, kemungkinan sang anak untuk menderita sindrom yang sama adalah sekitar 50 persen.

3. Gejala

fakta-moebius-syndrome

Gejala dan keparahan sindrom Moebius cukup bervariasi. Kriteria diagnosis sindrom Moebius meliputi:

  • kelemahan atau paralisis dari salah satu sisi atau kedua sisi wajah (saraf VII).
  • kelemahan atau paralisis gerakan mata ke arah lateral (saraf VI).
  • bertahannya gerakan mata hanya ke arah vertikal.

Selain itu, hampir 30 persen penderita biasanya juga akan berada pada spektrum autis atau memiliki kelainan intelektual minor.

4. Pengobatan

Penanganan sindrom Moebius biasanya memerlukan keterlibatan dokter dari berbagai spesialis, termasuk spesialis anak, saraf, bedah plastik, spesialis THT, mata, ortopedi, gigi, terapis wicara, dan tenaga ahli lainnya. Penanganan terhadap penderita juga bergantung pada kelainan yang dialami.

Untuk kelainan saraf wajah akan dilakukan operasi koreksi dengan memindahkan cangkok otot atau saraf dari area lain wajah atau tubuh. Prosedur terbaru yang bisa dilakukan adalah operasi senyum (smile operation).

Lubrikasi mata kering harus sering dilakukan. Terapi fisik pada penderita yang mengalami kelainan anggota gerak juga biasanya menjadi prioritas penanganan.

Parents, demikian kisah Hiro dan seputar fakta moebius syndrom. Semoga ke depannya, Parents jadi lebih kaya informasi tentang kondisi yang mungkin saja dialami si kecil.

Artikel telah ditinjau oleh:

dr.Gita PermataSari, MD
Dokter Umum dan Konsultan Laktasi

Cerita mitra kami
Kulit Newborn Mudah Ruam? Bisa Jadi Ada yang Salah di Cara Mencuci Bajunya!
Kulit Newborn Mudah Ruam? Bisa Jadi Ada yang Salah di Cara Mencuci Bajunya!
20 Jenis Ruam Kulit pada Bayi, Penyebab dan Cara Mengatasi
20 Jenis Ruam Kulit pada Bayi, Penyebab dan Cara Mengatasi
Sembelit pada Bayi, Cegah & Jaga Pencernaannya dengan Makanan Ini
Sembelit pada Bayi, Cegah & Jaga Pencernaannya dengan Makanan Ini
Anak Nyaman Bergerak dengan Popok Inovasi Baru, MIUBaby Resmi Luncurkan Ukuran Jumbo di MB Fair 2025!
Anak Nyaman Bergerak dengan Popok Inovasi Baru, MIUBaby Resmi Luncurkan Ukuran Jumbo di MB Fair 2025!

Baca Juga:

Kisah Parents: "Jangan abaikan demam, bayi kecilku alami dengue shock syndrome"

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Yuniati Rohmah

Diedit oleh:

Finna Prima Handayani

  • Halaman Depan
  • /
  • Bayi
  • /
  • Mengenal Moebius Syndrome, Kondisi Langka yang Sebabkan Bayi Tak Bisa Berekspresi
Bagikan:
  • Bermakna Pemenang, Ini Arti Nama Winda untuk Anak Perempuan

    Bermakna Pemenang, Ini Arti Nama Winda untuk Anak Perempuan

  • 200 Pilihan Nama Bayi Berawalan Huruf J Beserta Maknanya

    200 Pilihan Nama Bayi Berawalan Huruf J Beserta Maknanya

  • 270 Pilihan Nama Bayi Laki-Laki Huruf A dan Rangkaiannya

    270 Pilihan Nama Bayi Laki-Laki Huruf A dan Rangkaiannya

  • Bermakna Pemenang, Ini Arti Nama Winda untuk Anak Perempuan

    Bermakna Pemenang, Ini Arti Nama Winda untuk Anak Perempuan

  • 200 Pilihan Nama Bayi Berawalan Huruf J Beserta Maknanya

    200 Pilihan Nama Bayi Berawalan Huruf J Beserta Maknanya

  • 270 Pilihan Nama Bayi Laki-Laki Huruf A dan Rangkaiannya

    270 Pilihan Nama Bayi Laki-Laki Huruf A dan Rangkaiannya

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti