TAP top app download banner
theAsianparent Indonesia Logo
theAsianparent Indonesia Logo
kemendikbud logo
Panduan Produk
Keranjang
Masuk
  • Kehamilan
    • Kalkulator perkiraan kelahiran
    • Tips Kehamilan
    • Trimester Pertama
    • Trimester Kedua
    • Trimester Ketiga
    • Melahirkan
    • Menyusui
    • Kehilangan bayi
    • Project Sidekicks
  • Anak
    • Bayi Baru Lahir
    • Bayi
    • Balita
    • Prasekolah
    • Anak
    • Praremaja & Remaja
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
    • Pengasuhan Anak
    • Edukasi Prasekolah
    • Edukasi Sekolah Dasar
    • Edukasi Remaja
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
    • Keluarga
    • Doa Islami
    • Pernikahan
    • Seks
    • Berita Terkini
  • Kesehatan
    • COVID-19
    • Info Sehat
    • Penyakit
    • Vaksinasi
    • Kebugaran
  • Gaya Hidup
    • Korea Update
    • Hiburan
    • Travel
    • Fashion
    • Kebudayaan
    • Kecantikan
    • Keuangan
  • Nutrisi
    • Resep
    • Makanan & Minuman
    • Sarapan Bergizi
  • Ayah manTAP!
    • Kesehatan Ayah
    • Kehidupan Ayah
    • Aktivitas Ayah
    • Hobi
  • VIP
  • Event

Viral di Twitter, Ini Deretan Fakta Terbaru Kasus Novia Widyasari

Bacaan 4 menit
Viral di Twitter, Ini Deretan Fakta Terbaru Kasus Novia Widyasari

Novia Widyasari yang diduga memutuskan mengakhiri hidup karena depresi. Berikut fakta kasusnya.

Fakta kasus Novia Widyasari perlahan-lahan mulai terungkap. Seperti kita tahu, akhir-akhir ini, media sosial sedang diramaikan dengan kasus bunuh diri yang dilakukan oleh seorang perempuan asal Sooko, Mojokerto, Jawa Timur. Mahasiswi Universitas Brawijaya tersebut ditemukan meninggal di samping makam ayahnya pada Kamis (2/12) setelah menenggak racun.

Kronologi dan penyebab kematian Novia Widyasari pun diunggah oleh beberapa warganet. Sontak, tagar #SAVENOVIWIDYASARI menjadi trending topic di Twitter. Kali ini, kami akan membahas beberapa fakta kasus Novia Widyasari yang diduga memutuskan mengakhiri hidup karena depresi. Berikut ini beberapa fakta kasus Novia Widyasari, seperti yang kami himpun dari berbagai sumber.

Artikel terkait: Sebelum Memutuskan Aborsi, Tonton Dulu Video Prosedurnya Berikut Ini

Fakta Kasus Novia Widyasari

Viral di Twitter, Ini Deretan Fakta Terbaru Kasus Novia Widyasari

Kekasih Novia Widyasari Ditangkap

Babak baru kasus Novia Widyasari pun dimulai. Melansir dari Liputan6.com, kekasih Novia Widyasar yang diduga oknum polisi anggota Polres Pasuruan, Bripka Randy, diamankan di Polda Jatim. Hal ini disampaikan langsung oleh Wakapolda Jatim Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo pada Sabtu (4/12) malam.

“Terduga berinisial RB sudah diamankan sesuai dengan kewenangan,” jelasnya. Slamet pun menjelaskan bahwa Bripka Randy akan mendapatkan sanksi berupa etik dan pidana. Ia akan ditindak sesuai Peraturan Kapolri, lantaran statusnya adalah anggota yang bertugas di Polres Pasuruan Kabupaten. Ia dijerat dengan Perkap nomor 4 tahun 2011 tentang kode etik. Selain itu, ia juga akan mendapat sanksi pidana dengan dikenai Pasal 348 KUHP Juncto 55.

“Perbuatan melanggar hukum ini secara internal akan mengenakan terkait dengan ketentuan yang sudah mengatur di Kepolisian yaitu Perkap nomor 14 tahun 2011 tentang kode etik yaitu dijerat dengan Pasal 7 dan 11,” ucapnya.

“Secara pidana umum juga akan dijerat Pasal 348 KUHP Juncto 55, ini adalah langkah-langkah yang akan dilakukan oleh anggota Polri,” lanjutnya.

Awal Mula Novia Berkenalan dengan Bripka Randy hingga Hamil

Viral di Twitter, Ini Deretan Fakta Terbaru Kasus Novia Widyasari

Perkenalan Novia dan Bripka Randy ternyata sudah dimulai sejak 2019 lalu. Menurut Slamet seperti dilansir dari CNN Indonesia, perkenalan keduanya dimulai ketika keduanya bertemu di Malang, Jawa Timur dalam gelaran acara launching distro. Saat berkenalan, keduanya pun saling bertukar nomor telepon dan lalu keduanya intens menjalin pendekatan hingga akhirnya keduanya memutuskan untuk berpacaran.

“Pada saat itu sedang nonton bareng launching distro baju yang ada di Malang. Keduanya pun akhirnya berkenalan dan bertukar nomor hanphone hingga terjadi hubungan (berpacaran),” ucapnya.

Artikel terkait: Kisah Nyata Ibu yang Menggugurkan Kandungan

Dua Kali Melakukan Aborsi

Kemudian, pada tahun 2020 hingga 2021, keduanya pun sempat melakukan hubungan seksual di sekitar Malang. Menurut Slamet, hubungan seksual tersebut dilakukan atas paksaan Bripka Rendy. Terkadang mereka berhubungan seksual di kos atau di  hotel. Selama kurun waktu tersebut, menurut penuturan Slamet, Novia dua kali mengalami kehamilan dan dua kali pula melakukan aborsi. Aborsi yang pertama dilakukan pada Maret 2020. Saat itu, usia kandungan masih berusia mingguan.

Sementara itu, aborsi yang kedua dilakukan pada Agustus 2021. Saat itu, usia kandungan Novia sudah mencapai 4 bulan.

“Selain itu ditemukan juga bukti lain bahwa korban selama pacaran, yang terhitung mulai Oktober 2019 sampai Desember 2021 melalukan tindakan aborsi bersama yang mana dilakukan pada Maret tahun 2020 dan Agustus 2021. Untuk usia kandungan yang pertama masih usia mingguan, sedangkan usia kandungan yang kedua setelah usia 4 bulan,” jelas Slamet.

Artikel terkait: Fakta Gelap di Balik Aborsi Bayi Legal, Ada yang Dibiarkan Sekarat sampai Mati Kedinginan

Penyebab Bunuh Diri Masih Didalami

fakta kasus Novia Widyasari

Dari berbagai keterangan yang beredar di media sosial, Novia diduga memutuskan untuk mengakhiri hidupnya karena depresi ayahnya meninggal dunia tiga bulan yang lalu. Selain itu, ia juga mengalami depresi karena Bripka Randy tidak bertanggung jawab atas kehamilannya dan meminta Novia untuk melakukan aborsi. Rumah Novia pun sempat mendapat teror berupa bom dan litrik yang tiba-tiba padam. 

Tekanan untuk menggugurkan kandungan tidak hanya datang dari keluarga Bripka Randy, tetapi juga datang dari keluarganya sendiri. Sampai akhirnya, Novia pun memutuskan untuk melakukan aborsi. Setelah kejadian tersebut, kondisi Novia pun semakin menurun hingga sempat melakukan percobaan bunuh diri beberapa kali.

Namun, menurut penuturan Slamet, penyebab bunuh diri yang dilakukan Novia Widyasari pun masih terus didalami oleh polisi. Meski demikian, menurut Slamet, kepolisian telah mengantongi beberapa keterangan hasil interogasi. Ia juga menjelaskan bahwa hasil sementara potasium sudah dikirim ke labfor. Selain itu, barang bukti yang ditemukan di TKP adalah potasium dan sikotek yang digunakan untuk menggugurkan.

“Hasil sementara potasium sudah dikirim ke labfor, sedangkan barang bukti yang ditemukan di TKP adalah potasium, sedangkan barang bukti yang untuk menggugurkan adalah sikotek. Sampai hari ini tidak ditemukan unsur kekerasan,” ujarnya.

Demikian beberapa fakta kasus Novia Widyasari. Perlahan-lahan, fakta-fakta kasus tersebut mulai terbuka. Semoga kasus seperti ini tidak berulang lagi. 

 

Baca juga:

Kisah Melati, Siswa SD Korban Pemerkosaan yang Dilarang Aborsi oleh Kepolisian

Kisah Mengharukan, Pria Ini Menguburkan 10.000 Bayi Korban Aborsi

Aborsi telah legal di negara ini, bagaimana hukumnya di Indonesia?

Cerita mitra kami
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Galih Pangestu Jati

  • Halaman Depan
  • /
  • Berita Terkini
  • /
  • Viral di Twitter, Ini Deretan Fakta Terbaru Kasus Novia Widyasari
Bagikan:
  • Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

    Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

  • Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
    Cerita mitra kami

    Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!

  • Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
    Cerita mitra kami

    Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik

  • Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

    Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

  • Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
    Cerita mitra kami

    Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!

  • Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
    Cerita mitra kami

    Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik

Daftarkan email Anda sekarang untuk tahu apa kata para ahli di artikel kami!
  • Kehamilan
  • Tumbuh Kembang
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Home
  • TAP Komuniti
  • Beriklan Dengan Kami
  • Hubungi Kami
  • Jadilah Kontributor Kami
  • Tag Kesehatan


  • Singapore flag Singapore
  • Thailand flag Thailand
  • Indonesia flag Indonesia
  • Philippines flag Philippines
  • Malaysia flag Malaysia
  • Vietnam flag Vietnam
© Copyright theAsianparent 2026. All rights reserved
Tentang Kami|Tim Kami|Kebijakan Privasi|Syarat dan Ketentuan |Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti