TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

8 Fakta Gempa Malang, Menelan Korban Jiwa hingga Terjadinya Gempa Susulan

Bacaan 6 menit
8 Fakta Gempa Malang, Menelan Korban Jiwa hingga Terjadinya Gempa Susulan

Kabupaten Malang baru saja diguncang gempa M 6.1, getarannya terasa sampai seluruh Jawa Timur. Berikut fakta gempa Malang yang berada di zona megathrust.

Kabar duka tengah melanda Tanah Air kita. Malang diguncang gempa pada Sabtu, 10 April 2021 pukul 14.00 WIB. Gempa tersebut terasa sampai seluruh wilayah Jawa Timur, Bahkan sampai ke Sumbawa dan Jogja. Tak hanya itu, Minggu pagi (11/04), gempa susulan berkekuatan Magnitudo (M) 5,5 ini kembali terjadi pukul 06:54 WIB. Lebih lanjut, melansir berbagai sumber, berikut fakta-fakta terkait gempa di Malang yang telah kami rangkum selengkapnya.

Fakta Gempa di Malang

1. Sempat Tercatat sebagai M 6,7

fakta genpa malang

Foto: Twitter BMKG

Fakta pertama, pusat gempa Malang (episenter) berada di lautan, sejauh 96 km arah selatan Kota Kepanjen, Kabupaten Malang, Jawa Timur, atau terletak di koordinat 8,89 Lintang Selatan dan 112,5 Bujur Timur. Pusat gempa berada pada kedalaman 80 km.

Gempa M 6,1 ini sempat tercatat oleh BMKG sebagai gempa M 6,7. Melalui pemutakhiran data, dipastikan gempa ini berkekuatan M 6,1.

“Hasil analisis BMKG dalam informasi pendahuluan menunjukkan gempa bumi ini memiliki Magnitudo (M) 6,7. Kemudian di-update menjadi Magnitudo 6,1,” kata Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Bambang Setiyo Prayitno lewat keterangan tertulis pada Sabtu, (10/04) seperti yang dikutip dari laman Detik.

2. Gempa Menengah

8 Fakta Gempa Malang, Menelan Korban Jiwa hingga Terjadinya Gempa Susulan

Pusat gempa (Foto: Dok. BMKG)

Bambang Setiyo Prayitno mengatakan, gempa ini termasuk jenis gempa menengah. Dari hasil analisis BMKG, gempa memiliki mekanisme pergerakan naik.

“Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi menengah akibat adanya aktivitas subduksi. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault),” kata Bambang

3. Gempa Megathrust Tidak Berpotensi Tsunami

8 Fakta Gempa Malang, Menelan Korban Jiwa hingga Terjadinya Gempa Susulan

Foto: Detik.com

Kepala Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono mengatakan gempa M 6,1 yang mengguncang Malang akibat adanya deformasi slip lempeng Australia. Gempa ini ada di zona megathrust.

“Jadi ada di zona megathrust, ya. Patut disyukuri dengan kedalaman 80 km itu tidak menimbulkan tsunami,” kata Daryono dalam konferensi pers yang disiarkan melalui akun YouTube Infobmkg.

Artikel terkait: Kisah Suster Mia yang Meninggal Saat Selamatkan Bayi dalam Gempa Mamuju

4. Getaran Gempa Terasa Sampai Sumbawa dan Jogja

8 Fakta Gempa Malang, Menelan Korban Jiwa hingga Terjadinya Gempa Susulan

Foto: Dok. BPBD Jember

Menurut keterangan BMKG, gempa tersebut dirasakan sampai Pulau Sumbawa di sebelah timur hingga Yogyakarta di barat. Berikut rinciannya:

  • Turen V MMI ( Getaran dirasakan hampir semua penduduk, orang banyak terbangun )
  • Karangkates, Malang, Blitar IV MMI ( Bila pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah )
  • Kediri, Trenggalek, Jombang III-IV MMI, Nganjuk, Ponorogo, Madiun, Ngawi, Yogyakarta, Lombok Barat, Mataram, Kuta, Jimbaran, Denpasar III MMI ( Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu )
  • Mojokerto, Klaten, Lombok Utara, Sumbawa, Tabanan, Klungkung, Banjarnegara II MMI ( Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang )

5. Jumlah Korban Jiwa

fakta gempa malang

Foto: Detik.com

Hingga Sabtu (10/4) pukul 21.00 WIB, jumlah korban meninggal dunia ada 8 orang. Jumlah tersebut terdiri 5 orang korban di Lumajang dan 3 orang di Malang.

Di antara 8 korban tewas, ada sepasang suami istri yang tewas usai batu menimpa mereka di Bukit Piket Nol, Lumajang. Pasutri ini adalah Ahmad Fadholi dan Sri Yani, warga Tempurejo yang berprofesi sebagai guru SMA Mataram Tempursari.

Ada pula Juwanto yang meninggal karena tertimpa reruntuhan bangunan di Tempursari. Masih di Tempursari, H Nasar alias H Amin juga meninggal dunia tertimpa reruntuhan bangunan. Ada juga Bonami yang meninggal dunia karena sebab yang sama.

Di Kabupaten Malang, Imam meninggal dunia tertimpa material rumah di Ampelgading. Masih di Ampelgading, Munadi yang sudah berusia kepala tujuh juga meninggal dunia tertimpa material rumah, begitu juga Misni yang berusia 53 tahun.

Selain itu, gempa juga mengakibatkan 25 warga mengalami luka-luka. Baik luka ringan, sedang, hingga berat

6. Ratusan Bangunan Rusak: Patung, Rumah, hingga Rumah Sakit

fakta genpa malang

Ikon Jatim Park 2 yang rusak (Foto: Viva.co.id)

Cerita mitra kami
Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik

Hingga Sabtu (10/2) pukul 20.00 WIB malam, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah mencatat 300 rumah di Jawa Timur rusak akibat gempa Malang itu.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur mendata kerusakan dengan rincian sebagai berikut:

  • Rusak berat: 11 unit
  • Kerusakan sedang: 194 unit
  • Rusak ringan: 126 unit
  • Belum ditentukan tingkat kerusakan: 13 unit rumah
  • Bangunan rusak yang merupakan fasilitas umum:
  • Sarana pendidikan: 11 unit
  • Kantor pemerintah: 7
  • Sarana Ibadah: 6
  • RSUD: 1
  • Pondok pesantren: 1

Di luar jumlah di atas, masih banyak rumah yang belum didata. Laporan BPBD Kabupaten Lumajang belum merinci jumlah bangunan rusak, tetapi yang jelas sejumlah kecamatan benar-benar terdampak gempa.

Di Jatim Park 2 atau Batu Secret Zoo, patung king kong yang besar mengalami kerusakan. Patung itu runtuh gara-gara diguncang gempa.

Artikel terkait: Bayi-bayi ini lahir secara darurat saat gempa Lombok, begini kisahnya

7. Waspada Longsor dan Banjir

8 Fakta Gempa Malang, Menelan Korban Jiwa hingga Terjadinya Gempa Susulan

Foto: Detik.com

BMKG memberikan peringatan dini cuaca di wilayah Jawa Timur. Diperkirakan terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat. Hujan yang terjadi usai gempa bumi ini dikhawatirkan memicu longsor hingga banjir bandang.

“Biasanya setelah gempa, ada beberapa tanah yang bergerak atau rapuh. Biasanya daerah yang sedang kena hujan dengan intensitas intens atau ekstrem akan mudah berpotensi terjadi longsor,” kata Kasi Data dan Informasi BMKG Kelas I Juanda Surabaya Teguh Tri Susanto seperti yang dikutip dari laman Detik. 

8. Gempa Susulan 

8 Fakta Gempa Malang, Menelan Korban Jiwa hingga Terjadinya Gempa Susulan

Pada Minggu (11/04) pagi pukul 6.54 WIB terjadi gempa susulan sebesar M 5,5. Gempa ini berpusat di kedalaman 98 km, koordinat 8.84 LS 112.41 BT (barat daya Kabupaten Malang).

Adapun gempa tersebut tidak berpotensi tsunami. Selain itu, gempa susulan yang terjadi juga kembali terasa hingga wilayah Kabupaten Bantul dan Gudungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. 

Hingga artikel ini ditulis, belum ada informasi lebih lanjut mengenai dampak yang ditimbulkan dari gempa susulan ini. 

Artikel terkait: Ini cara melatih si kecil menghadapi gempa bumi, catat Parents!

Cara Menyelamatkan Diri dari Gempa

8 Fakta Gempa Malang, Menelan Korban Jiwa hingga Terjadinya Gempa Susulan

Tinggal di wilayah rawan gempa, kita harus waspada dengan bencana alam ini. Tidak ada salahnya bekali diri dengan pengetahuan tentang penanganan bencana yang cukup agar dapat menyelamatkan diri dan meminimalisir jumlah korban. Berikut cara menyelamatkan diri saat terjadi gempa:

  • Guncangan akan terasa beberapa saat. Selama jangka waktu itu, upayakan keselamatan diri kamu dengan cara berlindung di bawah meja untuk menghindari dari benda-benda yang mungkin jatuh dan jendela kaca.
  • Lindungi kepala dengan bantal atau helm, atau berdirilah di bawah pintu. Bila sudah terasa aman, segera lari ke luar rumah.
  • Jika sedang memasak, segera matikan kompor serta mencabut dan mematikan semua peralatan yang menggunakan listrik untuk mencegah terjadinya kebakaran.
  • Bila keluar rumah, perhatikan kemungkinan pecahan kaca, genteng, atau material lain. Tetap lindungi kepala dan segera menuju ke lapangan terbuka, jangan berdiri dekat tiang, pohon, atau sumber listrik atau gedung yang mungkin roboh.
  • Jangan gunakan lift apabila sudah terasa guncangan. Gunakan tangga darurat untuk evakuasi keluar bangunan. Apabila sudah di dalam elevator, tekan semua tombol atau gunakan interphone untuk panggilan kepada pengelola bangunan.
  • Kenali bagian bangunan yang memiliki struktur kuat, seperti pada sudut bangunan.
  • Apabila berada di dalam bangunan yang memiliki petugas keamanan, ikuti instruksi evakuasi.

Itulah fakta seputar gempa di Kabupaten Malang dan cara menyelamatkan diri saat gempa. Kami segenap tim theAsianparent turut berduka atas bencana ini. Semoga korban jiwa tak bertambah dan gempa susulan tidak terjadi lagi, ya.  

***

Baca juga:

Detik-detik Penyelamatan Bayi 8 Bulan Dari Puing Gempa Jepang

Bayi dan anak korban gempa Palu rentan alami 6 penyakit ini

Terjebak reruntuhan bersama ibunya yang sudah meninggal, korban gempa ini selamat

 

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Yuniati Rohmah

  • Halaman Depan
  • /
  • Berita Terkini
  • /
  • 8 Fakta Gempa Malang, Menelan Korban Jiwa hingga Terjadinya Gempa Susulan
Bagikan:
  • Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
    Cerita mitra kami

    Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!

  • Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
    Cerita mitra kami

    Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”

  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

  • Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
    Cerita mitra kami

    Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!

  • Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
    Cerita mitra kami

    Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”

  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti