TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Ramadan MomTAP
  • Event
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Ramadan MomTAPRamadan MomTAP
  • EventEvent
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

6 Fakta Ledakan Bom di Katedral Makassar, Menelan Korban Jiwa

Bacaan 5 menit
6 Fakta Ledakan Bom di Katedral Makassar, Menelan Korban Jiwa

"Kalau dilihat dari TKP yang ada, jasad yang ada dan kendaraan menyatu. Diduga belum turun karena sempat ditahan petugas keamanan," kata polisi.

Kabar mengejutkan datang dari Makassar pagi ini, Minggu (28/3). Sebuah bom meledak di depan Gereja Katedral yang berlokasi di Jalan Kadaolalido, Makassar, Sulawesi Selatan. Polisi menyatakan bom tersebut adalah bom bunuh diri. Sementara, ada 1 korban tewas dan belasan lain luka-luka. Simak fakta bom di Makassar selengkapnya berikut ini. 

Fakta Bom di Makassar yang Menelan Korban Jiwa

Pagi tadi, kabar mengejutkan datang dari Sulawesi Selatan. Sebuah bom dikabarkan meledak di depan Gereja Katedral yang ada di Jalan Kadaolalido, Makassar, Sulawesi Selatan. Peristiwa tersebut bahkan terekam oleh kamera CCTV dan potongan videonya tersebar luas di media sosial. Berikut beberapa fakta dan detik-detik ledakan bom di Makassar yang sudah kami rangkum dari berbagai sumber: 

1. Kronologi Peristiwa

fakta bom di makassar

Sumber: Getty Images

Pastor dari Gereja Katedral Makassar, Wilhelmus Tulak memberikan kesaksian bahwa ledakan tersebut terjadi sekitar pukul 10.30 WITA. Bom meledak persis ketika ibadah misa kedua selesai dan para jemaat telah membubarkan diri. 

“Umat yang ikut ibadah kedua sudah pada pulang. Kebetulan gereja punya beberapa pintu masuk dan pintu keluar. Jadi tidak konsentrasi di satu pintu,” kata pastor seperti dikutip dari Kompas.

2. Pelaku Sempat Dihadang Petugas 

fakta bom di makassar

Sumber: Jemaat Gereja Katedral

Pelaku tiba di lokasi ketika jemaat sedang hilir mudik keluar masuk gereja. Ada dua orang mencurigakan yang mengendarai sepeda motor. Namun, petugas keamanan gereja segera menahan mereka agar tidak masuk karena gerak-geriknya mencurigakan. 

 Saat itulah, tak berapa lama kemudian, pelaku meledakkan bom bunuh diri. Pastor Wilhelmus pun menegaskan bahwa ledakan terjadi di depan gereja karena petugas keamanan berhasil menahan. 

“Tapi sudah diamati petugas keamanan kami dan dia menahan di pintu itu gerbang dan di situlah terjadi ledakan,” katanya. 

Artikel terkait: Selamat jalan malaikat kecil… 2 Bocah jadi korban teror bom Surabaya

3. Menelan Korban Jiwa

fakta bom di makassar

Sumber: Sindo News

Armin Hari, seorang saksi mata peristiwa mengatakan bahwa ketika kejadian, ia mendengar suara dentuman yang sangat keras. Saat kejadian, ia berada di sebuah klinik tak jauh dari lokasi guna melakukan rapid test antigen. Menurutnya, bom bunuh diri ini menelan korban jiwa. Armin pun sempat melihat potongan tubuh tercecer usai ledakan tersebut. 

“Tadi terlihat ada beberapa potongan anggota tubuh yang terlempar,” katanya. 

4. Satu Korban Tewas dan 14 Lainnya Terluka

6 Fakta Ledakan Bom di Katedral Makassar, Menelan Korban Jiwa

Petugas membawa potongan tubuh yang diduga pelaku (Sumber: Getty Images)

Untuk sementara, Kapolda Sulawesi Tengah Irjen Merdisyam mengatakan ada satu korban yang tewas akibat ledakan tersebut. Ia diduga adalah pelaku bom bunuh diri, mengingat kondisi tubuhnya menyatu dengan sepeda motor yang dikendarai pelaku. 

“Kalau dilihat dari TKP yang ada, jasad yang ada dan kendaraan menyatu. Diduga belum turun karena sempat ditahan petugas keamanan,” kata Merdisyam. 

Selain satu orang tewas di lokasi kejadian, 14 orang lainnya mengalami luka-luka. Sebanyak 3 orang dirawat di RS Stella Marris dengan luka di bagian leher, dada, muka, tangan, dan kaki. Tujuh korban yang dilarikan ke RS Akademis Makassar karena terkena serpihan ledakan. Sisanya 4 orang dilarikan ke RS Pelamonia, juga karena terkena serpihan.

“Ini juga mengenai pada paha, betis, juga ada mata kaki yang kena serpihan-serpihan kemudian ada juga bagian muka. Jadi ada 14, ya, korban, artinya yang sekarang masih dalam perawatan saat ini sedang ditangani oleh dokter,” kata Kepala Divisi Humas Polri Irjen Raden Prabowo Argo Yuwono seperti dikutip dari laman Detik.

Artikel terkait: Saksi: “Anak-anak pelaku bom bunuh diri itu menangis, mereka tidak mau mati”

5. Ledakan Termasuk Jenis High Explosive

6 Fakta Ledakan Bom di Katedral Makassar, Menelan Korban Jiwa

Sumber: Getty Images

Ledakan bom bunuh diri yang terjadi di depan Gereja Katedral termasuk berdaya ledak tinggi atau high explosive. Bom tersebut menyebabkan pintu gerbang dan beberapa kendaraan di sekitarnya rusak. 

“Namun, gereja tidak rusak, hanya pintu gerbang dan beberapa kendaraan,” kata Merdisyam. 

6. Polisi Masih Selidiki Identitas Pelaku

fakta bom di makassar
Cerita mitra kami
Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik

Sumber: ANTARA FOTO/Abriawan Abhe

Saat ini polisi masih berusaha menyelidiki identitas pelaku. Caranya dengan mencocokkan potongan tubuh dengan DNA kedua terduga pelaku. 

“Ya ini sedang kita cek, karena kita temukan banyak potongan, nanti kita cek, apakah itu potongan dari dua-duanya atau nanti ya. Belum bisa [diketahui identitasnya] karena terpotong semua,” kata Argo. 

Alasan Ilmiah di Balik Fenomena Bom Bunuh Diri

6 Fakta Ledakan Bom di Katedral Makassar, Menelan Korban Jiwa

Sumber: iStockphoto

Bukan kali ini saja bom bunuh diri terjadi di Indonesia. Sebagai contoh, pada tahun 2019, seorang pelaku bom bunuh diri nekat meledakkan dirinya di Polrestabes Medan, Sumatera Utara. Tubuhnya hancur berkeping-keping dan 6 orang lainnya juga jadi korban. 

Sejumlah peneliti dan akademisi pun mencoba mengungkap alasan ilmiah di balik fenomena ini. Harvey Whitehouse, peneliti dari Universitas Oxford mengatakan, penyatuan jati diri (identity fusion) mendorong seseorang untuk rela mati demi kelompok atau nilai-nilai yang ia yakini. 

Selain itu, ada juga yang dinamakan true believerism atau keyakinan sejati yang cara kerjanya mirip dengan pencucian otak. Mereka dicekoki dengan berbagai ide hingga pola pikirnya terganggu dan bersedia melakukan apa saja yang diminta oleh suatu kelompok. 

Seorang psikiater Muslim di Palestina, Dr. Eyad Sarraj mengatakan pelaku bom bunuh diri biasanya memiliki karakter penakut, introvert (tertutup), sulit berkomunikasi, dan justru sama sekali tidak pernah melakukan kekerasan. Mereka terdorong melakukan aksi bunuh diri karena ingin menunjukkan keberanian dalam diri.

Artikel terkait: Suami tewas jadi korban teror bom, begini curahan hati sang istri

Sementara itu, pemberitaan mengenai kasus bom bunuh diri ini tengah hangat diperbincangan di media sosial. Seperti yang telah dijelaskan, identitas dan motif pelaku melakukan hal ini belum diketahui. Oleh karena itu, masyarakat dipinta agar tidak berspekulasi apa pun terlebih dulu untuk mencegah timbulnya misinformasi terkait kejadian ini. 

Parents, itulah fakta terkait bom bunuh diri yang terjadi di Gereja Katedral Makassar. Mari kita doakan agar korban yang mengalami luka-luka dapat segera pulih, serta keluarga korban yang ditinggalkan senantiasa diberi ketabahan. Semoga kejadian yang sama tidak terulang kembali, ya. 

***

Baca juga:

"Papa Mama jangan sedih, aku kuat…" Kisah perjuangan korban bom Samarinda,

Didoktrin Orang Tua, Anak Usia 7 dan 9 Tahun ini Jadi Pelaku Bom Bunuh Diri

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Ruhaeni Intan

  • Halaman Depan
  • /
  • Berita Terkini
  • /
  • 6 Fakta Ledakan Bom di Katedral Makassar, Menelan Korban Jiwa
Bagikan:
  • Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
    Cerita mitra kami

    Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!

  • Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
    Cerita mitra kami

    Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”

  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

  • Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
    Cerita mitra kami

    Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!

  • Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
    Cerita mitra kami

    Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”

  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti