TAP top app download banner
theAsianparent Indonesia Logo
theAsianparent Indonesia Logo
kemendikbud logo
Panduan Produk
Keranjang
Masuk
  • Kehamilan
    • Kalkulator perkiraan kelahiran
    • Tips Kehamilan
    • Trimester Pertama
    • Trimester Kedua
    • Trimester Ketiga
    • Melahirkan
    • Menyusui
    • Kehilangan bayi
    • Project Sidekicks
  • Anak
    • Bayi Baru Lahir
    • Bayi
    • Balita
    • Prasekolah
    • Anak
    • Praremaja & Remaja
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
    • Pengasuhan Anak
    • Edukasi Prasekolah
    • Edukasi Sekolah Dasar
    • Edukasi Remaja
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
    • Keluarga
    • Doa Islami
    • Pernikahan
    • Seks
    • Berita Terkini
  • Kesehatan
    • COVID-19
    • Info Sehat
    • Penyakit
    • Vaksinasi
    • Kebugaran
  • Gaya Hidup
    • Korea Update
    • Hiburan
    • Travel
    • Fashion
    • Kebudayaan
    • Kecantikan
    • Keuangan
  • Nutrisi
    • Resep
    • Makanan & Minuman
    • Sarapan Bergizi
  • Ayah manTAP!
    • Kesehatan Ayah
    • Kehidupan Ayah
    • Aktivitas Ayah
    • Hobi
  • VIP
  • Event

Suami tewas jadi korban teror bom, begini curahan hati sang istri

Bacaan 3 menit
Suami tewas jadi korban teror bom, begini curahan hati sang istri

Peristiwa kehilangan orang yang dikasihi tentu tak akan mudah bagi siapapun.

Hingga tulisan ini dimuat, jumlah korban meninggal akibat ledakan bom di tiga gereja di Surabaya mencapai 14 orang. Salah satu korban bom Surabaya bernama Aloysius Bayu Rendra Wardana yang meninggal setelah sebelumnya sempat menghalangi teroris masuk ke dalam gereja.

Bayu merupakan koordinator relawan keamanan Gereja Katolik Santa Maria Tak Bercela (SMTB) yang sehari-harinya berprofesi sebagai fotografer. Minggu pagi 13 Mei 2018, ia menjalankan tugas seperti biasanya untuk membantu menjaga keamanan gereja.

Sebelum berangkat, Bayu bahkan sempat meng-update status di WhatsApp story seperti yang dicuitkan oleh salah seorang rekannya di akun Twitter @_fransiskancis.

Statusnya Mas Bayu sebelum berangkat ke Gereja ???? Gusti… pic.twitter.com/dzMwVQo74b

— SISKA (@_fransiskancis) May 13, 2018


Minggu pagi itu, Bayu menghadang sebuah motor yang nekat menerobos masuk ke halaman gereja. Ternyata, pengendara motor serta penumpang di belakangnya adalah dua pelaku yang membawa bom.

Karena dihadang oleh Bayu, bom tersebut akhirnya meledak di depan pagar gereja. Akibatnya, Bayu meninggal di tempat dan tubuhnya hancur akibat ledakan bom.

Bayangkan jika motor tersebut tidak dihalangi oleh Bayu, mungkin korban yang jatuh di dalam gereja akan semakin banyak.

Istri dari korban bom Surabaya mengungkapkan dukanya

Kepergian Bayu meninggalkan istri bernama Monique Dewi Andini serta dua orang anak, satu berusia balita dan satu masih bayi. Monique pun mengungkapkan kesedihan atas peristiwa ini dengan mengunggah foto keluarga disertai curahan hati.

korban bom Surabaya - aloysius bayu rendra

Hai Aaron dan Alyssia, suatu saat ketika kalian besar nanti dan ditanya oleh sekelilingmu, mana papamu. Kalian dengan bangga akan menjawab, papaku di surga dengan Allah Bapa karena dia jadi martir di gereja. #masihberduka #selamatjalanmasbayu

Warganet ikut berduka atas kepergian Bayu yang menjadi korban bom Surabaya

Ucapan dukacita terus mengalir, terutama untuk memberi dukungan pada Monique dan kedua anaknya. Salah seorang teman kuliah Monique bernama Yuditia Prameswari juga mengungkapkan kesedihannya dalam sebuah postingan.

Ibunda Bayu, Rosalia Siswaty, mengunggah foto anaknya disertai dengan caption yang membuat hati pilu.

Warganet masih terus mengucapkan dukacita pada postingan terakhir di akun Instagram milik Bayu: @kokoitem.

Selamat jalan, Bayu… Pengorbananmu menjadi inspirasi bagi kami untuk mengajari anak-anak bagaimana menjadi sosok yang pemberani serta tidak egois.

 Bagaimana menjelaskan pada anak jika ayahnya meninggal?

PR terberat bagi Monique setelah kepergian Bayu mungkin adalah memberikan penjelasan kepada kedua anaknya ke mana ayah mereka pergi. Tidak mudah memberikan pemahaman pada balita mengenai konsep kematian.

Menurut psikolog Jovita Ferliana kepada Health-Liputan6.com, balita biasanya sudah bisa merasakan kehilangan ketika salah satu orangtuanya meninggal. Apalagi jika anak setiap hari bertemu dengan ayahnya.

Saat anak menanyakan keberadaan ayah yang sudah meninggal, sebaiknya orang dewasa yang ada di sekitar anak menjawab dengan jujur bahwa ayahnya sudah tiada. Tidak perlu membohongi anak dengan mengatakan ayah bekerja di luar negeri misalnya.

“Orangtua harus memberitahu yang benar. Kalau membohongi anak, itu bisa berakibat fatal. Kalau anak tahu dari orang lain, ia akan kehilangan kepercayaan pada figur yang membohonginya itu,” ujar Jovita.

Bila anak bertanya ke mana ayah pergi atau mengapa ayah tak pulang-pulang, katakan bahwa ayah sudah meninggal. Lalu, ajak anak untuk mendoakan yang terbaik untuk ayah.

Tidak perlu menjelaskan rinci jika anak tidak bertanya lebih lanjut. Yang penting Anda sudah memberikan jawaban sebenarnya dan pemahaman yang sesuai usia anak.

 

Referensi: Liputan6.com, Tempo, Detik

Baca juga:

Selamat jalan malaikat kecil… 2 Bocah jadi korban teror bom Surabaya

 

Cerita mitra kami
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Giasinta Angguni

  • Halaman Depan
  • /
  • Berita Terkini
  • /
  • Suami tewas jadi korban teror bom, begini curahan hati sang istri
Bagikan:
  • Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

    Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

  • Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
    Cerita mitra kami

    Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!

  • Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
    Cerita mitra kami

    Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik

  • Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

    Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

  • Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
    Cerita mitra kami

    Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!

  • Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
    Cerita mitra kami

    Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik

Daftarkan email Anda sekarang untuk tahu apa kata para ahli di artikel kami!
  • Kehamilan
  • Tumbuh Kembang
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Home
  • TAP Komuniti
  • Beriklan Dengan Kami
  • Hubungi Kami
  • Jadilah Kontributor Kami
  • Tag Kesehatan


  • Singapore flag Singapore
  • Thailand flag Thailand
  • Indonesia flag Indonesia
  • Philippines flag Philippines
  • Malaysia flag Malaysia
  • Vietnam flag Vietnam
© Copyright theAsianparent 2026. All rights reserved
Tentang Kami|Tim Kami|Kebijakan Privasi|Syarat dan Ketentuan |Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti