TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Event
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • EventEvent
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Didoktrin Orang Tua, Anak Usia 7 dan 9 Tahun ini Jadi Pelaku Bom Bunuh Diri

Bacaan 2 menit
Didoktrin Orang Tua, Anak Usia 7 dan 9 Tahun ini Jadi Pelaku Bom Bunuh Diri

Dalam perang, anak-anak dan perempuan seringkali jadi korban yang paling dirugikan. Kali ini, justru anak-anak yang dijadikan pelaku bom bunuh diri.

Hari itu adalah Desember yang dingin di Damaskus. Gadis kecil usia 7 tahun dengan pakaian hangat berjalan ke pos polisi di kota Damaskus, Syria. Tak lama kemudian, bom bunuh diri meledak dari tubuh si anak yang kemudian hancur hingga tak berbentuk.

Sebuah bom yang dapat diledakkan dengan remot kontrol telah tertanam di tubuhnya. Sebuah video memperlihatkan saat-saat terakhirnya bersama kakak dan orang tuanya.

Di dalam video tersebut, seorang wanita dengan burka hitam memeluk kedua putrinya. Kedua anak yang dipeluk itu bernama Islam (7 tahun) dan Fatima (9 tahun).

Anak-anak didoktrin ikut bom bunuh diri

Ibu tersebut mengucapkan kalimat-kalimat yang memotivasi mereka agar lebih berani melakukan aksi bom bunuh diri. Apalagi, ia menyebut-nyebut mengenai janji surga pada anaknya.

“Ketika kita bicara mengenai jihad, maka usia berapapun tak masalah,” jawabnya saat ditanya oleh kemeramen soal apakah anak-anak tersebut masih terlalu muda untuk melakukan bom bunuh diri.

Ibu ini juga berharap semoga Tuhan menerima pengorbanan anak-anaknya yang menjadi pelaku bom bunuh diri.

Seorang lelaki yang diduga sebagai ayah dua gadis kecil ini pun tak jauh berbeda. Dalam tayangan tersebut terlihat bahwa ia juga telah mendoktrin anaknya agar tidak takut melakukan aksi bom bunuh diri tersebut.

Dalam kejadian bom bunuh diri tersebut, kantor berita Al Watan melaporkan bahwa tanggal 17 Desember lalu, seorang gadis kecil menggunakan sweater mendekat ke arah kantor polisi. Gadis yang belakangan diidentifikasi bernama Islam itu izin kepada polisi untuk menggunakan toilet.

Sesaat kemudian, bom tersebut hancur. Korban dari ledakan bom bunuh diri tersebut adalah 3 orang polisi yang jaraknya sangat dekat dengan Islam.

Aksi ini banyak mendapat kritikan dari masyarakat luas karena menggunakan anak-anak mereka sendiri dalam aksi-aksi terorisme. Banyak orang menyebut bahwa kedua anak ini memang “dicuci otak” oleh kedua orang tuanya.

Video kamera terlihat bahwa ayah ini duduk di depan lambang bendera hitam Jabhat Fateh al-Sham. Organisasi ini dulunya bernama Jabhat Al Nusra, sebuah organisasi militan pemberontak pemerintah Syria.

Sekalipun jadi pemberontak pemerintah Syiria dan melaksanakan aksi-aksi terorisme, organisasi ini  tidak berafiliasi dengan ISIS maupun Al Qaeda. Namun, mereka seringkali menggunakan cara-cara yang sama pada saat melakukan aksi terorisme.

 

 

Referensi: Daily Mail, Al Arabi, Homes Purivine.

Baca Juga:

Rumah sakit anak terakhir di Aleppo hancur diserang bom, bayi-bayi prematur dikeluarkan dari inkubator

 

Cerita mitra kami
TAP on the Go Berlangsung Sukses di Yogyakarta, Dihadiri Ratusan Keluarga!
TAP on the Go Berlangsung Sukses di Yogyakarta, Dihadiri Ratusan Keluarga!
Sahur Jadi Fondasi Kuat Puasa Seharian, Energen Gelar Kajian Ramadan di Masjid Istiqlal
Sahur Jadi Fondasi Kuat Puasa Seharian, Energen Gelar Kajian Ramadan di Masjid Istiqlal
Beeme Indonesia Perkenalkan Bee Gentle Lotion, Inovasi Perawatan Kulit Harian untuk Mendukung Kesejahteraan Ibu dan Anak Indonesia
Beeme Indonesia Perkenalkan Bee Gentle Lotion, Inovasi Perawatan Kulit Harian untuk Mendukung Kesejahteraan Ibu dan Anak Indonesia
Serunya Taisho Travel Tale, Eksplor Jakarta Sambil Belajar dan Bermain!
Serunya Taisho Travel Tale, Eksplor Jakarta Sambil Belajar dan Bermain!

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Syahar Banu

  • Halaman Depan
  • /
  • Berita Terkini
  • /
  • Didoktrin Orang Tua, Anak Usia 7 dan 9 Tahun ini Jadi Pelaku Bom Bunuh Diri
Bagikan:
  • Benarkah Tidak Boleh Makan Nanas saat Haid? Cek Faktanya!

    Benarkah Tidak Boleh Makan Nanas saat Haid? Cek Faktanya!

  • TAP on the Go Berlangsung Sukses di Yogyakarta, Dihadiri Ratusan Keluarga!
    Cerita mitra kami

    TAP on the Go Berlangsung Sukses di Yogyakarta, Dihadiri Ratusan Keluarga!

  • Begini Syarat, Prosedur, dan Biaya Pembuatan SKCK Online

    Begini Syarat, Prosedur, dan Biaya Pembuatan SKCK Online

  • Benarkah Tidak Boleh Makan Nanas saat Haid? Cek Faktanya!

    Benarkah Tidak Boleh Makan Nanas saat Haid? Cek Faktanya!

  • TAP on the Go Berlangsung Sukses di Yogyakarta, Dihadiri Ratusan Keluarga!
    Cerita mitra kami

    TAP on the Go Berlangsung Sukses di Yogyakarta, Dihadiri Ratusan Keluarga!

  • Begini Syarat, Prosedur, dan Biaya Pembuatan SKCK Online

    Begini Syarat, Prosedur, dan Biaya Pembuatan SKCK Online

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti