Mengajarkan Etika di Meja Makan untuk Anak

Mari sebarkan artikel ini kepada pembaca lainnya

Anak-anak sukar sekali diajarkan untuk ber- etika di meja makan. Berikut ini beberapa tips mengajarkan etika di meja makan berdasar usia mereka

etika di meja makan

Beberapa tips mengajarkan anak-anak ber-etika di meja makan

Seringkali kita memerasa bosan ngomelin anak terus-terusan agar mereka bisa tertib mematuhi etika di meja makan. Kita mungkin juga merasa capek dengan harus bolak-balik membersihkan meja makan dengan makanan yang tercecer dimana-mana. Untuk itu berikut ini beberapa tips mengajari tata-krama etika di meja makan untuk anak-anak sesuai dengan usia mereka.

Batita

Anak usia batita memang masih dalam proses pembelajaran bagaimana mereka bisa makan dengan benar, mereka masih belajar bagaimana memegang sendok dengan benar, bagaimana menyendok makanan dengan tepat tanpa harus tumpah. Pada masa ini orangtua harus sabar melatih mereka. Anak-anak pada usia ini umumnya masih patuh apalagi dengan pujian, mereka akan lebih bersemangat untuk belajar dan segera bisa mandiri.

Tetapi adakalanya juga anak-anak usia ini terlihat tidak mau menurut, mungkin mereka lagi mencari perhatian atau sedang belajar sebab-akibat. Mereka masih memiliki rasa ingin tahu yang kuat terhadap sesuatu yang baru. Bukan berarti mereka bandel, tetapi mereka hanya ingin belajar. Jadi, jangan isi penuh piringnya, karena kadang-kadang mereka hanya ingin bermain dengan isi piringnya, bukan untuk memakannya. Sehingga Anda tidak perlu repot-repot membersihkan banyak makanan yang dia cecerkan.

Untuk memberikan pelajaran terbaik, sebaiknya berikan pujian dan perhatian saat mereka bisa menurut dan tertib mematuhi etika di meja makan.

Selanjutnya tentang anak usia prasekolah dan usia sekolah di halaman berikut ini:





Praremaja Usia Sekolah