Mengajarkan Etika di Meja Makan untuk Anak

lead image

Anak-anak sukar sekali diajarkan untuk ber- etika di meja makan. Berikut ini beberapa tips mengajarkan etika di meja makan berdasar usia mereka

shutterstock 25357615 Mengajarkan Etika di Meja Makan untuk Anak

Beberapa tips mengajarkan anak-anak ber-etika di meja makan

Seringkali kita memerasa bosan ngomelin anak terus-terusan agar mereka bisa tertib mematuhi etika di meja makan. Kita mungkin juga merasa capek dengan harus bolak-balik membersihkan meja makan dengan makanan yang tercecer dimana-mana. Untuk itu berikut ini beberapa tips mengajari tata-krama etika di meja makan untuk anak-anak sesuai dengan usia mereka.

Batita

Anak usia batita memang masih dalam proses pembelajaran bagaimana mereka bisa makan dengan benar, mereka masih belajar bagaimana memegang sendok dengan benar, bagaimana menyendok makanan dengan tepat tanpa harus tumpah. Pada masa ini orangtua harus sabar melatih mereka. Anak-anak pada usia ini umumnya masih patuh apalagi dengan pujian, mereka akan lebih bersemangat untuk belajar dan segera bisa mandiri.

Tetapi adakalanya juga anak-anak usia ini terlihat tidak mau menurut, mungkin mereka lagi mencari perhatian atau sedang belajar sebab-akibat. Mereka masih memiliki rasa ingin tahu yang kuat terhadap sesuatu yang baru. Bukan berarti mereka bandel, tetapi mereka hanya ingin belajar. Jadi, jangan isi penuh piringnya, karena kadang-kadang mereka hanya ingin bermain dengan isi piringnya, bukan untuk memakannya. Sehingga Anda tidak perlu repot-repot membersihkan banyak makanan yang dia cecerkan.

Untuk memberikan pelajaran terbaik, sebaiknya berikan pujian dan perhatian saat mereka bisa menurut dan tertib mematuhi etika di meja makan.

Prasekolah

Anak-anak pada usia ini adalah masa sulit bagi mereka untuk mengikuti aturan, mereka cenderung membantah dan tidak mau menurut karena sedang pada fase mencari perhatian orangtua. Mereka akan menjadi sangat pemilih terhadap makanan dan cenderung susah makan.

Untuk itu cara paling tepat untuk mengajarkan tata-krama dan etika di meja makan buat mereka adalah dengan cara yang agak keras tapi masih dalam batasan. Misal dengan memberikan aturan tertulis yang harus dihafalkan dan harus dipraktekkan. Mungkin juga agak diberikan sedikit hukuman yang mendidik dan membuat jera, misal jika mereka tidak tertib mematuhi etika di meja makan dan suka membuang-buang makanan, tidak akan kita ijinkan untuk nonton TV, dsb.

Usia sekolah

Pada usia ini anak-anak sudah lebih mengerti, tetapi kadangkala mereka justru terpengaruh oleh lingkungan dan teman-teman sekolah mereka yang mungkin bandel. Biasakan untuk berdiskusi saat acara makan tiba, sehingga mereka akan terbiasa terlibat dan merasa mudah berbagi cerita pengalaman tentang kesehariannya. Hal ini penting juga buat orangtua untuk memberikan kedekatan dan rasa nyaman bagi emreka di rumah.

Karena anak-anak usia ini sudah suka bermain dengan gadget atau memiliki acara sendiri dengan teman. Ingatkan pada mereka tentang aturan etika di meja makan. Beri aturan sebisa mungkin mereka tetap terbiasa makan di rumah dan hindarkan gadget saat makan. Jangan biasakan anak-anak makan sambil nonton TV.

Dan berikan aturan bahwa saat makan, mereka tidak boleh terburu-buru (mungkin karena sedang ditunggu teman-temannya untuk bermain ataupun keburu main game di gadget-nya). Dalam ajaran agama-pun diatur etika di meja makan untuk mengunyah makanan sampai hancur sebelum ditelan. Anda bisa memberikan nasehat ini kepada mereka.