Keasyikan main hp saat BAB, anak 6 tahun tersangkut di dudukan toilet selama 1 jam!

Keasyikan main hp saat BAB, anak 6 tahun tersangkut di dudukan toilet selama 1 jam!

Efek bermain hp terlalu lama dirasakan bocah berusia 6 tahun di China. Ia tersangkut di kursi duduk toilet karena terlalu fokus bermain hp. Begini kisahnya.

Gawai atau handphone (HP) memang punya segudang manfaat. Tapi kalau tidak digunakan dengan bijak, efek bermain hp terlalu lama bisa menjadi buruk. Apalagi bagi si kecil yang sudah kecanduan handphone.

Seorang anak terjebak di dudukan toilet selama satu jam karena bermain hp terlalu lama

Seperti kisah seorang anak lelaki di kota Wuhan, China. Ia harus mengalami kejadian miris karena terjebak di dudukan toilet.

Penyebabnya tak lain karena ia terlalu lama memainkan handphone, sampai tidak sadar sebagian bokongnya masuk terlalu jauh ke dalam toilet. Saat mencoba bangkit, bocah yang tak disebutkan namanya ini tidak bisa menggerakkan bokongnya dan berteriak minta tolong.

efek bermain hp terlalu lama

Gara-gara bermain HP terlalu lama, anak tersangkut di toilet. Sumber: Shanghai.ist

Artikel terkait: Perlukah Kita Berikan Handphone Untuk Anak?

Anggota keluarga sudah berusaha mengeluarkannya, namun sayang usaha mereka tak berhasil. Akhirnya orangtua bocah ini memanggil petugas pemadam kebakaran untuk membebaskannya.

Setelah berusaha selama satu jam, akhirnya bocah berbaju kuning ini bisa diselamatkan oleh Petugas pemadam kebakaran.

Parents, berkaca dari kejadian di atas, cukup jelas kalau efek bermain hp terlalu lama dapat berdampak buruk untuk anak. Apalagi bila tidak diawasi.

Sudah menjadi rahasia umum kalau kecanduan bermain HP bisa berdampak buruk untuk kesehatan. Selain itu, kesehatan mental anak juga dapat terganggu. 

Bahaya bermain hp terlalu lama bagi kesehatan

bermain hp terlalu lama

Dalam beberapa tahun terakhir, ada banyak spekulasi tentang dampak radiasi ponsel pada tubuh kita. Sebuah studi oleh The Journal of American Medical Association menggerakkan perdebatan ketika menyelidiki dampak ponsel pada aktivitas otak. Bahaya kesehatan yang mungkin terjadi pada ponsel untuk anak-anak adalah sebagai berikut:

1. Tumor

Penelitian telah menunjukkan bahwa anak-anak yang menggunakan ponsel memiliki kemungkinan mengembangkan tumor non-ganas di otak dan telinga.

2. Kanker

WHO telah mengklasifikasikan radiasi ponsel sebagai ‘mungkin bersifat karsinogenik bagi manusia’. Anak-anak menyerap lebih dari 60 persen radiasi ke otak daripada orang dewasa.

Kulit, jaringan, dan tulang otak mereka yang lebih tipis memungkinkan mereka menyerap radiasi dua kali lipat dari orang dewasa. Sistem saraf yang berkembang membuat mereka lebih rentan terhadap ‘karsinogen’ ini.

efek bermain hp terlalu lama

3. Efek bermain hp terlalu lama pada otak anak

Para ilmuwan telah menemukan bahwa hanya 2 menit menerima telepon dapat mengubah aktivitas pemilihan otak anak hingga satu jam.

Gelombang radio dari ponsel menembus jauh ke dalam otak, tidak hanya di sekitar telinga. Aktivitas otak yang terganggu ini dapat memengaruhi kemampuan belajar anak-anak dan masalah perilaku lainnya.

Bahkan dapat memengaruhi suasana hati dan kemampuan mereka untuk belajar di kelas jika mereka menggunakan telepon selama waktu istirahat.

4. Efek bermain hp terlalu lama pada kecerdasan anak

Anak-anak yang kecanduan ponsel akan lebih sering bermain game, chatting, dan mengobrol dengan teman-teman mereka di ponsel mereka setiap saat.

Karena lebih sibuk dengan ponselnya, banyak anak yang tidak fokus untuk belajar di kelas maupun di rumah.

5. Tumbuh kembang yang lambat

Pergerakan fisik yang terbatas karena gawai juga berbahaya untuk anak, inilah yang membuat tumbuh kembang fisik anak menjadi terlambat.

Paparan teknologi sejak dini juga memengaruhi kemampuan literasi dan prestasi akademik anak secara negatif.

6. Obesitas

bermain hp terlalu lama

Penggunaan televisi dan video game berkaitan bisa meningkatkatnya kasus obesitas pada anak.

Alat elektronik yang dipasang di kamar anak dan bisa diakses secara pribadi dapat meningkatkan risiko obesitas sebanyak 30%.

Saat anak terkena diabetes, kemungkinan untuk mengembangkan risiko diabetes lebih besar. Bahkan hingga memiliki risiko tinggi stroke dini atau serangan jantung, serta usia harapan hidup yang rendah.

7. Kurang tidur

75% anak usia 9-10 tahun mengalami kurang tidur karena penggunaan teknologi tanpa pengawasan.

Kekurangan tidur akan berdampak buruk pada nilai sekolah mereka, karena otak berkembang dengan baik saat tidur, dan anak butuh tidur yang cukup agar otaknya bisa berfungsi dengan baik.

***

Nah Parents, untuk menghindari efek bermain hp terlalu lama di atas, sebaiknya lebih bijaksana untuk membatasi waktu bermainnya.

Semoga informasi ini bermanfaat!

 

Referensi: Shanghaiist, Parenting firstcry, Momjunction

Baca juga: 

Anak suka gigit handphone? Hati-hati, orang gigit baterai, handphone meledak!

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

app info
get app banner