8 Efek Berhubungan Seks pada Tubuh Anda, yang Normal dan Tidak

8 Efek Berhubungan Seks pada Tubuh Anda, yang Normal dan Tidak

Mulai dari wajah memerah, mengantuk, hingga vagina terasa longgar, ini 8 efek yang umumnya terjadi setelah berhubungan badan.

Seks memang bisa menjadi hal yang menyenangkan. Namun, aktivitas ini juga memiliki efek samping bagi tubuh. Setidaknya, ada 8 efek berhubungan intim yang bisa terjadi pada tubuh Anda.

Lalu, apa saja efek tersebut? Dikutip dari Insider, berikut efek normal yang terjadi pada tubuh setelah berhubungan seks:

8 Efek Berhubungan Intim pada Tubuh

8 Efek Berhubungan Intim pada Tubuh

Tidak dipungkiri, seks bisa menjadi aktivitas yang menyenangkan terutama bagi dua sejoli yang tengah dimabuk asmara. Bagi pasangan suami istri, seks juga sebuah sarana untuk membuat hubungan tetap dekat dan hangat.

Nah, namun ada hal yang tak boleh dilupakan, aktivitas seksual juga berdampak pada tubuh. Umumnya, tubuh akan bereaksi setelah kita melakukan hubungan seksual. Reaksinya pun macam-macam dan bisa berbeda-beda dari tiap individu.

Nah, kira-kira apa saja efek setelah berhubungan seks? Berikut penjelasannya.

1. Wajah berubah memerah

efek setelah berhubungan seks

Sumber: iStockphoto

Pernahkah Anda memperhatikan wajah pasangan setelah berhubungan seks? Apakah ada perubahan warna pada wajahnya? Biasanya, akan muncul bercak kemerahan di bagian wajah atau dada setelah seseorang berhasil orgasme.

Menurut ahli ginekologi Robert Huizenga, hal ini terjadi karena aliran darah meningkat selama bercinta. Bercak kemerahan ini umumnya akan hilang beberapa menit setelah orgasme namun pada beberapa kasus bisa juga bertahan hingga satu jam.

2. Kram Perut sebagai Efek Berhubungan Intim bagi Perempuan

Efek Berhubungan Intim

Sumber: Shutterstock

Tubuh perempuan agaknya merespon seks dengan lebih kompleks. Contohnya: tak jarang perempuan mengalami kram perut setelah berhubungan seksual. Bagi sebagian orang, orgasme memang bisa memicu kram di perut bagian bawah.

Selain itu, hal tersebut bisa juga terjadi karena posisi rahim yang terguncang saat berhubungan seks. Tentu, ini bukan sesuatu yang perlu dikhawatirkan karena akan hilang dengan sendirinya. Namun, jika kram makin memburuk, segera hubungi dokter.

Baca juga: Terungkap! Ini ukuran kedalaman vagina yang sering bikin penasaran

3. Mengantuk

efek setelah berhubungan seks

Sumber: Shutterstock

Anda merasa sangat mengantuk setelah berhubungan seks dengan pasangan? Wajar saja karena seks tak ubahnya seperti olahraga. Tubuh merespon seks sama seperti latihan fisik yang menguras tenaga. Oleh sebab itu, tubuh perlu istirahat untuk mengisi kembali tenaga yang telah hilang.

“Salah satu kemungkinannya adalah Anda merasa lelah secara fisik, sama seperti rasa lelah yang muncul setelah berolahraga. Atau mungkin juga Anda bereaksi terhadap perubahan kimia yang dilepaskan selama dan setelah orgasme,” kata Huizenga.

4. Vagina terasa lebih longgar sebagai Efek Berhubungan Intim

Efek Berhubungan Intim

Sumber: Shutterstock

Merasa vagina Anda lebih longgar dari biasanya setelah berhubungan seks? Jangan khawatir karena ini juga hal yang lumrah terjadi. Vagina pada dasarnya memang bersifat elastis. Ia dapat membesar ketika mengalami penetrasi dan akan kembali seperti semula.

Biasanya, hal ini terjadi karena pengaruh libido. Pada saat gairah kita meningkat, vagina secara otomatis akan melonggar dan menjadi basah guna memberi jalan bagi penis melakukan penetrasi.

5. Gatal di area kewanitaan

efek setelah berhubungan seks

Sumber: Shutterstock

Beberapa perempuan merasakan gatal di bagian kewanitaan setelah melakukan hubungan seksual dengan pasangan. Hal ini lumrah terjadi akibat adanya gesekan selama penetrasi.

Selain itu, rasa gatal juga bisa diakibatkan karena penggunaan kondom yang berbahan dasar lateks atau alergi terhadap pelumas. Untuk memastikan penyebabnya, coba perhatikan kapan tepatnya rasa gatal itu muncul selama berhubungan seksual.

Baca juga: 20 Fakta tentang vagina yang perlu Bunda tahu, No. 14 wajib banget dibaca!

6. Sperma tertinggal di area kewanitaan

8 Efek Berhubungan Seks pada Tubuh Anda, yang Normal dan Tidak

Sumber: Shutterstock

Hal ini lumrah terjadi pada pasangan suami istri yang berhubungan seks tanpa kondom. Sperma memang bisa tertinggal di area kewanitaan karena satu dan lain hal. Cara mengatasinya sangat mudah, Anda hanya perlu buang air kecil setelah berhubungan seks.

Air kencing bisa membantu sperma yang tertinggal di area kewanitaan luruh. Bisa juga dengan cara dibersihkan secara menyeluruh menggunakan air yang mengalir.

7. Sakit di Organ Intim

8 Efek Berhubungan Seks pada Tubuh Anda, yang Normal dan Tidak

Sumber: Shutterstock

Seks yang dilakukan dengan persetujuan dan tanpa paksaan biasanya akan menimbulkan perasaan bahagia. Namun, ada juga lho yang merasakan sakit. Kok bisa ya?

Rasa sakit setelah berhubungan seksual kebanyakan dialami oleh perempuan. Biasanya ini terjadi karena durasi seks yang terlalu lama atau vagina masih terlalu kering saat penetrasi. Namun, pada beberapa kasus bisa juga disebabkan karena gangguan autoimun dan endometriosis.

8. Bercak darah sebagai Efek Berhubungan Intim

8 Efek Berhubungan Seks pada Tubuh Anda, yang Normal dan Tidak

Sumber: Shutterstock

Pernah mendapati bercak darah setelah berhubungan seks? Selain merasakan sakit, vagina yang mendapatkan penetrasi ketika masih dalam keadaan kering juga bisa memicu pendarahan. Namun, tak menutup kemungkinan hal tersebut merupakan indikasi adanya penyakit yang lebih serius seperti endometriosis. Penyakit ini memang dapat menyebabkan nyeri panggul yang ekstrem, menstruasi yang berat, hingga pendarahan setelah berhubungan seks.

***

Nah, Parents, itu tadi 8 efek samping yang terjadi pada tubuh setelah berhubungan seksual. Manakah yang pernah Anda alami? Bila gejala yang timbul sangat parah sebaiknya konsultasi ke dokter. Jangan lupa untuk selalu menjaga organ intim kita ya supaya tetap bersih dan nyaman!

Baca juga:

Organ intim terbakar akibat vaginal steaming, wanita ini dilarikan ke UGD

 

 

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

app info
get app banner