TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Drama Perampokan Guru SD, Awalnya Ingin Mengelabui Orangtua Sendiri

Bacaan 4 menit
Drama Perampokan Guru SD, Awalnya Ingin Mengelabui Orangtua Sendiri

Tak mampu mengembalikan uang orangtuanya, guru SD mengaku dirampok ke polisi. Begini kronologis drama perampokan guru SD tersebut.

Seorang guru SD di Mojokerto, Jawa Timur, mengaku dirampok sepulang dari bank kepada polisi. Padahal, sebenarnya tidak. Hal itu ternyata dilakukannya hanya untuk mengelabui kedua orantuanya yang meminta uang mereka yang selama ini dititipkan kepada sang guru. Begini kronologis drama perampokan guru SD di Mojokerto tersebut.

Drama Perampokan Guru SD, Berawal dari Keinginan Mengelabui Orangtua Sendiri

Kronologis Drama Perampokan Guru SD

drama perampokan guru sd

Ibu Sri saat menjelaskan kronologis perampokan yang katanya dialaminya (Foto: DetikCom)

Kepolisian Resort (Polres) Mojokerto mendapat laporan dari seorang ibu yang mengatakan dirinya dirampok sepulang dari bank. Uang yang raib juga terhitung sangat banyak, ada Rp150 juta. Ibu tersebut bernama Sri Wahyuliati Ningsih (42) asal Desa Jiken, Kecamatan Tulangan, Sidoarjo, yang berprofesi sebagai guru SD di salah satu sekolah dasar di Mojokerto.

Tapi ternyata, cerita perampokan itu hanya karangan belaka. Apa pasal yang menyebabkan guru SD tersebut melakukan hal itu?

“Yang bersangkutan (Sri) mengarang cerita telah dirampok karena ditanya orangtuanya masalah uang Rp150 juta yang pernah diberikan kepada dirinya, apakah masih tersimpan. Dia malu dengan orangtuanya, karena uang tersebut telah dia habiskan untuk kepentingan pribadinya,” kata Kasat Reskrim Polres Mojokerto AKP Tiksnarto Andaru Rahutomo kepada wartawan, Selasa (22/2/2022), melansir DetikJatim.

Artikel terkait: Anak terbunuh saat melindungi ibunya dari perampok, sang ibu berbagi kisah pilu

Sri datang sendiri ke Polres Mojokerto. Dia mengaku baru saja mencairkan deposito sebesar Rp150 juta di Bank Jatim yang ada di Desa Tanjangrono, Ngoro, Mojokerto. Saat urusannya di bank sudah selesai, ia berniat pulang. Namun katanya, saat melalui jalan Raya Desa Tanjangrono, Kecamatan Ngoro, tepatnya di Jembatan Tanjangrono, ia menjadi sasaran perampokan.

Menurut Sri, jumlah pelaku yang merampoknya ada empat orang. Ia dihadang para pelaku menggunakan sepeda motor Honda Vario berwarna hitam dan Yamaha RX King berwarna sama.

Artikel terkait: Ibu Hamil Korban Perampokan Supir Uber Keguguran Akibat Trauma

Suka Ubah Cerita, Polisi Merasa Janggal

drama perampokan guru sd

Kasat Reskrim Polres Mojokerto AKP Tiksnarto Andaru Rahutomo memberikan keterangannya kepada wartawan (Foto: DetikCom)

Mendapat laporan seperti itu, tentunya dengan cepat pihak kepolisian mendatangi dan melakukan penyelidikan. Salah satunya adalah dengan mendatangi Bank Jatim dan tempat kejadian perkara (TKP). Namun, polisi malah berhadapan dengan beberapa kejanggalan.

“Kejanggalan pertama, hasil pengecekan kami di bank tidak ada penarikan deposito yang dilakukan SWN (Sri) sebesar Rp150 juta. Rekening SWN hanya tersisa kurang lebih Rp3 juta saja,” terang Andaru.

Dihadapkan pada fakta tersebut, polisi kemudian mengonfirmasi pernyataan pihak bank kepada Sri. Namun Sri berdalih, dan malah mengarang cerita baru. 

“Kejanggalan kedua, keterangan dia (Sri) berubah. Dia mengaku kehilangan tas berisi uang Rp500 ribu lebih, kartu ATM, dan SIM saat pulang dari sekolah tempatnya mengajar,” jelas Andaru lagi.

Dan yang lebih parahnya lagi, di tengah pemeriksaan Sri mencoba mengelabui polisi dengan cara berpura-pura sakit. Wanita asal Desa Jiken, Tulangan, Sidoarjo, itu kemudian segera dilarikan ke RS Dharma Husada, Ngoro.

Artikel terkait: Wanita 63 tahun jadi korban perampokan di Malaysia

Sang Guru SD Akhirnya Mengaku dan Minta Maaf

drama perampokan guru sd

Foto: DetikCom

Setelah sekian lama berkelit dengan memberi laporan palsu, Sri akhirnya mengakui kebohongannya. Kepada polisi kemudian ia menceritakan masalah yang membelitnya.

Bahwa sekitar 3 tahun lalu ayahnya yang pensiunan petugas keamanan (satpam) menitipkan uang sebesar Rp150 juta untuk didepositokan ke bank. Namun diam-diam, sedikit demi sedikit uang tersebut digunakan untuk kepentingan pribadinya hingga hanya tersisa Rp3 juta saja.

Sri melakukan ini sendirian saja. Dengan kata lain, suaminya sendiri pun tidak mengetahui perihal uang tersebut. Beberapa waktu yang lalu orangtuanya meminta uangnya, dan Sri kebingungan untuk mengembalikannya. Hingga kemudian guru SD berstatus PNS itu mengarang cerita dirinya sudah dirampok.

Polisi tidak menindaklanjuti kasus ini dan menyerahkan kepada Sri untuk menyelesaikannya secara kekeluargaan dengan orangtuanya. Ia juga dikabarkan sudah mendapat maaf dari ayahnya.

“Kasus ini kami anggap sebagai sebuah pembelajaran berharga bagi yang bersangkutan. Terlebih lagi uang itu milik orangtuanya sendiri, dan orang tuanya sudah memaafkan perbuatannya,” ujar Andaru.

Wah, ada-ada saja kisah drama perampokan ibu SD ini, ya, Bunda. Semoga Ibu Sri ditambahkan rezekinya dan perlahan-lahan bisa mengembalikan uang orangtuanya.  

 

Baca juga:

Cerita mitra kami
Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik

Tinggalkan Kehidupan di Kota, Pasangan Ini Pilih Mengajar di Papua

Kisah guru honorer di Banten yang tinggal di WC sekolah karena rumahnya rubuh

Kisah Guru Honorer Alih Profesi, Gaji Rp250 Ribu Jadi Ratusan Juta Per Bulan

 

 

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Ester Sondang

Diedit oleh:

Fitriyani

  • Halaman Depan
  • /
  • Berita Terkini
  • /
  • Drama Perampokan Guru SD, Awalnya Ingin Mengelabui Orangtua Sendiri
Bagikan:
  • Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
    Cerita mitra kami

    Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!

  • Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
    Cerita mitra kami

    Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”

  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

  • Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
    Cerita mitra kami

    Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!

  • Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
    Cerita mitra kami

    Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”

  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti