TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Hati-hati! Ini alasan WHO melarang semprotkan disinfektan pada tubuh

Bacaan 4 menit
Hati-hati! Ini alasan WHO melarang semprotkan disinfektan pada tubuh

Jangan salah, ini bahayanya bila tak digunakan dengan benar.

Saat virus korona mejadi pandemi, beberapa negara termasuk Indonesia melakukan beragam cara pencegahan, salah satunya pemberian disinfektan untuk manusia dengan cara disemprotkan ke tubuh.

Sebagai contoh, tindakan ini dilakukan ketika ada Warga Negara Indonesia yang baru sampai dan diisolasi dari Wuhan. Saat sampai di tanah air, satu persatu disemprotkan disinfektan yang diyakini bisa membunuh virus.

Sekarang, di beberapa tempat umum, seperti bandara, rumah ibadah, tempat kerja, bahkan di beberapa perumahan pun telah diberlakukan penanganan yang serupa. Semenjak semakin pesatnya jumlah pasien Covid-19 di Indonesia, bilik disinfektan atau bilik sterilisasi menjadi cukup populer.

Namun, World Health Organization (WHO) tidak merekomendasikan hal ini. Melalui laman sosial media, baik Instagram maupun Twitter, WHO menuturkan bahwa pemberiannya dengan cara disemprotkan ke seluruh badan sebenarnya tidak dianjurkan.

Artikel Terkait : Sering tak terdeteksi, ini gejala Corona hari ke-1 sampai ke-17, wajib tahu!

Menyemprotkan disinfektan untuk manusia tidak dianjurkan WHO

 
View this post on Instagram
  Here are some facts about the new coronavirus #MythBusting #KnowTheFacts #COVID19

A post shared by World Health Organization (@who) on Feb 12, 2020 at 7:07am PST

Artikel Terkait :  Status darurat corona diperpanjang hingga 29 Mei 2020, ini arahan pemerintah!

Menurut WHO, menyemprotkannya ke seluruh tubuh justru bisa membahayakan kesehatan. Penggunaan disinfektan ini pun tidak bisa sembarang dan harus dilakukan dengan hati-hati.

“Menyemprotkan alkohol ke seluruh tubuh tidak bisa membunuh virus yang sudah memasuki tubuh manusia. Menyemprotkannya bisa membahayakan bila terkena pakaian dan membran mukosa seperti mata dan mulut.

Hati-hati, baik alkohol maupun klorin memang bisa digunakan sebagai disinfektan permukaan, namun penggunaannya harus tepat dan sesuai petunjuk penggunaan,” ujar WHO dalam captionnya.

Disinfektan untuk manusia

WHO melarang penggunaan disinfektan pada manusia untuk mencegah virus Corona.

Salah satu perwakilan WHO, N. Paranietharan dalam laman Twitternya pun mengingatkan bahwa hal tindakan ini bisa membahayakan.

Dalam cuitannya tersebut, ia menyebutkan beberapa akun pemerintahan mulai dari Kementerian Kesehatan, Badan Nasional Penanggulangan Bencana, dan beberapa badan pemerintahan lainnya.

”Tolong jangan menyemprotkan disinfektan pada manusia,” ujarnya.

#Indonesia Please do not spray disinfectants on people #COVID19 #CoronaVirusIndonesia , it may be harmful ⁦@KemenkesRI⁩ ⁦@BNPB_Indonesia⁩ #JakartaTanggapCorona #Jakarta #LawanCovid19 ⁦@kemenkopmk⁩ ⁦@Menlu_RI⁩ ⁦@dinkesJKT⁩ ⁦@WHOIndonesia⁩ pic.twitter.com/zi0jz9BHjf

— N. Paranietharan (@NParanietharan) March 29, 2020

Disinfektan hanya untuk benda-benda sekitar

Hati-hati! Ini alasan WHO melarang semprotkan disinfektan pada tubuh

Penggunaan disinfektan hanya dianjurkan untuk benda-benda di sekitar, bukan untuk manusia.

Cairan disinfektan hanya bisa membersihkan virus yang menempel di permukaan benda, misalnya saja benda dalam keseharian yang kerap disentuh. Beberapa benda yang sebaiknya menjadi perhatian misalnya saja gagang pintu, remot, jendela, keran, maupun benda lain yang sering disentuh.

Membersihkan benda-benda tersebut memang penting dan disarankan agar rutin dilakukan. Tentu, sama pentingnya dengan melakukan isolasi diri di rumah. Namun, tetap pastikan untuk selalu membaca petunjuk di label produk.

Bukan solusi untuk mencegah penularan dari manusia

Disinfektan untuk manusia

Menyemprotkan disinfektan pada manusia tidak dianjurkan WHO, source : Liputan6

Penyemprotan disinfektan pun tidak bisa melindungi seseorang dari virus bila melakukan kontak dengan orang yang sudah terinfeksi. Virus bisa berpindah dari orang yang sakit melalui percikan, bersin, dan batuk yang menempel di permukaan.

Percikan inilah yang bisa masuk ke tubuh melalui mata, mulut, dan kulit. Biasanya melalui perantara benda-benda yang telah disebutkan.

Selain itu, penggunaan disinfektan secara langsung bisa berdampak pada kesehatan, di antaranya:

Mengiritasi kulit

Cairan disinfektan ini mengandung alkohol yang berisiko pada tubuh. Saat mengenai kulit, iritasi bisa lebih mungkin terjadi, khususnya bila kulit mengalami luka.

Mengiritasi saluran pernapasan

Cerita mitra kami
Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun

Saat terhirup kandungan disinfektan ini bisa juga memengaruhi sistem pernapasan seseorang. Terutama bila disinfektan terdiri atas beberapa kandungan zat kimia.

Memengaruhi sistem saraf pusat

Kandungan klorin dan alkohol dalam disinfektan yang berkonsentrasi tinggi pun disebutkan bisa berakibat fatal. Kesehatan saraf pun bisa terganggu akibat kondisi ini. Pencampuran beberapa zat lainnya pun bisa lebih menimbulkan dampak pada kesehatan.

Adapun anjuran yang dari WHO untuk mencegah infeksi virus korona ini ialah rajin mencuci tangan sehari-hari, melakukan pembatasan fisik atau physical distancing, saat batuk dan bersin, tutup mulut menggunakan siku atau tissue, bila mengalami gejala yang ringan lakukan isolasi sendiri di rumah, dan melapor bila memiliki riwayat bepergian ke negara yang terinfeksi virus.

Baca Juga :

Mudah! Ini cara membuat disinfektan sendiri ala Nahla Shihab

 

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

nisya

  • Halaman Depan
  • /
  • Berita Terkini
  • /
  • Hati-hati! Ini alasan WHO melarang semprotkan disinfektan pada tubuh
Bagikan:
  • Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
    Cerita mitra kami

    Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”

  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

  • Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

    Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

  • Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
    Cerita mitra kami

    Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”

  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

  • Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

    Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti