TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Data Pelanggan Indihome Bocor, Simak Fakta-Fakta di Baliknya!

Bacaan 3 menit
Data Pelanggan Indihome Bocor, Simak Fakta-Fakta di Baliknya!

Akhir-akhir ini kabar data pelanggan Indihome yang bocor menjadi bahan perbincangan. Berikut kami rangkum fakta-fakta di baliknya.

Akhir-akhir ini, publik dikejutkan dengan adanya data pelanggan Indihome yang bocor. Jumlah data pelanggan yang bocor pun tidak main-main, yakni mencapai 26 juta data pelanggan. Data yang bocor berupa data riwayat browsing atau penelusuran pengguna Indihome. Adapun pihak yang membocorkan masih belum diketahui hingga kini.

Kasus kebocoran data pelanggan Indihome ini terjadi setelah data pelanggan Perusahaan Listrik Negara (PLN) juga sempat bocor beberapa waktu lalu. Berikut ini kami himpun beberapa fakta mengenai data pelanggan Indihome yang bocor.

Artikel terkait: 5 Pedoman Agar Anak Cerdas Berinternet, Orang Tua dan Guru Wajib Tahu

Data Pelanggan Indihome Bocor

Data pelanggan indihome bocor

Kasus kebocoran data ini menduat pertama kali setelah seorang pakar keamanan siber dan Founder Ethical Hacker Indonesia, Teguh Aprianto, mencuitkannya di akun media sosial Twitter. Dalam utas yang dibuat, ia mengatakan bahwa awalnya, pada tahun 2020 ada data browsing history pengguna IndiHome yang dibagikan secara gratis.

“Tahun 2020 kemarin kita berhasil menekan @IndiHome untuk mematikan tracker milik mereka yang selama ini digunakan untuk mencuri browsing history milik pelanggan,” tulis Teguh melalui akun Twitter @secgron.

Kemudian, kali ini, ada 26 juta data pelanggan yang dibagikan secara gratis pula. Tidak hanya berupa data browsing history, tetapi juga data pribadi lainnya, yakni nama pelanggan dan Nomor Induk Kependudukan (NIK).

“Sekarang 26 juta browsing history yang dicuri itu bocor dan dibagikan gratis. Ternyata berikut dengan nama dan NIK,” lanjutnya.

Hal ini pun dibenarkan oleh seorang pakar keamanan siber dari CISSReC, Pratama Persadha. Dilansir dari Suara.com, Pratama menjelaskan bahwa kebocoran data ini ramai diperbincangkan pada Minggu (21/8) pagi lalu. Data pelanggan tersebut pertama kali diunggah oleh akun “Bjorka” di salah satu forum peretas, yakni Breached.

Lebih jauh, Pratama mengungkapkan bahwa data tersebut diperkirakan dibobol pada kisaran bulan Agustus 2022 dan memiliki ukuran 16 GB.

Artikel terkait: Ini pentingnya menjaga privasi data di Internet!

Pihak Telkom Membantah

Data pelanggan indihome bocor

Terkait dengan kabar kebocoran tersebut, Senior Vice President Corporate Communication and Investor Relation, Telkom, Ahmad Reza, membantah kabar tersebut. Kepada Antara, ia mengatakan bahwa pihak Telkom sudah melakukan pengecekan dan investigasi. Menurutnya, temuan awal menyimpulkan bahwa data tersebut invalid.

“Kami dari pagi sudah dan terus melakukan pengecekan dan investigasi mengenai keabsahan data-data tersebut. Temuan awal data itu hoaks dan tidak valid,” jelasnya.

Reza juga mengeklaim bahwa data pelanggan yang dimiliki oleh pihak Indihome tidak mudah untuk diakses karena telah dienkripsi dan memiliki firewall berlapis.

“Di internal Telkom sendiri, data-data pelanggan sulit diakses mengingat ada enkripsi dan firewall yang berlapis,” jelasnya.

Reza juga mengungkapkan bahwa history yang diretas bukan dari internal Telkom, melainkan dari situs lain. Menurutnya, ada indikasi peretasan ini disebabkan adanya akses terhadap situs-situs terlarang.

“Ada kemungkinan data-data histori browsing diretas karena mengakses situs-situs terlarang. Sebaiknya memang kita semua bijak menggunakan akses internet dan waspada terhadap situs-situs terlarang karena bisa saja mengandung malware,” lanjutnya.

Artikel terkait: Google: Ini 3 Langkah Bantu Kami Ciptakan Internet Aman untuk Anak di YouTube

Tanggapan Kominfo

Data pelanggan indihome bocor

Selain pihak Telkom, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Republik Indonesia juga telah memberikan pernyataan terkait kasus tersebut. Dalam pernyataannya, Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Semuel A. Pangerapan mengatakan, pihaknya akan segera memanggil pihak manajemen Telkom untuk melakukan pendalaman.

“Kementerian Kominfo akan segera mengeluarkan rekomendasi teknis untuk peningkatan pelaksanaan pelindungan data pribadi Telkom, dan di saat bersamaan berkoordinasi dengan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN),” kata Semuel.

Demikian beberapa fakta terkait kasus bocornya data pelanggan Indihome. Keamanan data pribadi di ranah virtual memang perlu mendapat perhatian lebih.

Baca juga: 

Catat! Ini 5 Cara Tes Kecepatan Internet Melalui HP dan Laptop

Penggunaan internet pada anak tetap aman bila Parents lakukan 5 hal ini

Ciptakan Internet Safety untuk Anak

Cerita mitra kami
Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Galih Pangestu Jati

  • Halaman Depan
  • /
  • Berita Terkini
  • /
  • Data Pelanggan Indihome Bocor, Simak Fakta-Fakta di Baliknya!
Bagikan:
  • Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
    Cerita mitra kami

    Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”

  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

  • Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

    Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

  • Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
    Cerita mitra kami

    Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”

  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

  • Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

    Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti