TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Ramadan MomTAP
  • Event
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Ramadan MomTAPRamadan MomTAP
  • EventEvent
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Cyberchondria, Browsing tentang Penyakit yang Bikin Cemas Berlebihan

Bacaan 4 menit
Cyberchondria, Browsing tentang Penyakit yang Bikin Cemas Berlebihan

Internet memberikan kemudahan untuk mencari informasi tentang penyakit yang sedang kita alami. Namun hati-hati cyberchondria!

Internet memberikan kita kemudahan untuk mencari informasi apapun, termasuk keluhan atau penyakit yang sedang kita alami. Berkaitan dengan fakta ini, kita akan berkenalan dengan istilah cyberchondria. Untuk memudahkan penyebutan, Anda bisa membacanya siberkondria.

Siberkondria adalah fenomena klinis dimana seseorang mencari informasi tentang penyakitnya di internet secara berlebihan hingga menimbulkan kecemasan. Begitu merasakan keluhan atau mengalami gejala tertentu, jari-jemari tergerak untuk mencari informasi terkait penyakit itu melalui peramban (browser).

Cyberchondria, Browsing tentang Penyakit yang Bikin Cemas Berlebihan

Dari informasi yang dikumpulkan, kemudian ada yang melakukan diagnosa mandiri. Uniknya, mereka terus-menerus asyik mencari informasi tentang penyakitnya secara online, dan tak kunjung tergerak untuk bertemu dengan penyedia layanan kesehatan.

Yang terjadi selanjutnya, mereka terjebak dalam kecemasan hingga merugikan waktu produktif. Inilah yang disebut siberkondria.

Artikel terkait: Idap Gangguan Kecemasan, Kendall Jenner: “Kalau Sedang Sekarat, Itu Sangat Menakutkan”

Tanda-tanda Cyberchondria

Cyberchondria, Browsing tentang Penyakit yang Bikin Cemas Berlebihan

Gejala utama seseorang mengalami cyberchondria adalah bahwa orang tersebut khawatir atau merasa dirinya mengidap penyakit serius, meskipun ia tidak memiliki gejala atau gejala minimal.

Orang dengan cyberchondria menunjukkan lima ciri khas:

  • Terus-menerus mencari informasi online secara kompulsif.
  • Distres yang disebabkan oleh perilaku mencari (searching online), termasuk khawatir dan panik.
  • Terlalu banyak waktu yang digunakan untuk mencari informasi di internet.
  • Mencari kepastian dari orang atau sumber yang memenuhi syarat
  • Ketidakpercayaan terhadap tenaga medis profesional yang nasihatnya dapat diperoleh dengan bertemu langsung.

Cyberchondria, Browsing tentang Penyakit yang Berujung Kecemasan

Tanda-tanda khas jika Anda mungkin mengalami cyberchondria, di antaranya:

  • Gejala yang Anda rasakan sebenarnya kecil atau bahkan tidak ada
  • Menghabiskan berjam-jam dalam sehari untuk mencari informasi online tentang gejala terkait gangguan kesehatan ringan yang Anda alami.
  • Anda cemas atau takut memiliki setidaknya satu penyakit serius, dan mungkin beberapa.
  • Pencarian online menyebabkan Anda lebih takut dan cemas daripada lega.
  • Anda mengalami peningkatan detak jantung atau berkeringat atau gejala terkait kecemasan lainnya saat browsing.
  • Anda membuat kesimpulan sendiri tentang kondisi kesehatan Anda.
  • Mungkin benar Anda mengidap penyakit seperti kista atau tumor jinak, tapi Anda terlalu khawatir dengan penyakit itu.
  • Anda berasumsi bahwa apa yang Anda temukan online adalah akurat dan benar.

Artikel terkait: 4 Cara Mengatasi Kecemasan atau Anxiety pada Anak, Jadilah Pendengar yang Baik

Penyebab dan Pemicu Cyberchondria

Cyberchondria, Browsing tentang Penyakit yang Bikin Cemas Berlebihan

Siberkondria dapat disebabkan dan dipicu oleh beberapa hal:

  • Pernah mengalami peristiwa traumatis.
  • Stres kronis yang tidak terkelola.
  • Memiliki kerabat dekat (orang tua, saudara kandung) dengan siberkondria atau Illness Anxiety Disorder.
  • Meningkatnya kesadaran akan sensasi tubuh terkait penyakit yang dialami.
  • Memiliki riwayat penyakit serius baik individu secara pribadi atau keluarga.
  • Pengalaman negatif dengan seorang profesional medis yang menyebabkan kurangnya kepercayaan atau keyakinan pada dokter.
  • Stres berat terkait kehidupan.
  • Riwayat memiliki penyakit serius, bahkan meski sudah sembuh dari penyakit itu.
  • Butuh lebih banyak perhatian dari keluarga atau teman. 

Artikel terkait:  7 Tanda Anda memiliki kecerdasan emosional yang rendah

6 Tips Mengatasi Cyberchondria

Cyberchondria, Browsing tentang Penyakit yang Bikin Cemas Berlebihan

Mengatasi cyberchondria membutuhkan perhatian pada diri sendiri dan kemauan untuk merespons kecemasan dengan sudut pandang baru.

1. Hindari Merasa Malu dengan Diri Sendiri

Banyak individu dengan siberkondria yang merasa malu tentang kecenderungan mereka untuk percaya bahwa mereka memiliki penyakit serius. Rasa malu ini dapat memperburuk kecemasan dan bahkan memperburuk gejala fisik yang berhubungan dengan stres.

2. Menyayangi Diri Sendiri

Ketakutan terkait kesehatan Anda berasal dari kecemasan yang mungkin mendalam dan jangka panjang. Ketakutan seperti itu bisa sulit untuk dipahami, tetapi itu adalah perasaan yang valid.

3. Berlatih Keterampilan Relaksasi

Keterampilan relaksasi yang efektif dapat dipelajari secara otodidak. Ini termasuk latihan pernapasan dalam, imajinasi terbimbing, dan latihan relaksasi ketegangan otot.

4. Tantang Pikiran Anda

Tuliskan kekhawatiran Anda dan kemudian tuliskan bukti yang menentang kekhawatiran ini. Misal, saat Anda merasakan demam bukan berarti Anda mengalami gejala penyakit serius. Anda bisa mencoba mengatakan pada diri sendiri, ini hanya demam biasa karena dehidrasi atau kelelahan.

5. Bicara dengan Dokter

Bicaralah dengan dokter Anda tentang kekhawatiran dan kecemasan yang Anda alami. Dengarkan pendapat medis jika kekhawatiran Anda tetap ada, daripada langsung mengambil kesimpulan tentang skenario terburuk.

6. Dapatkan Perspektif yang Lebih Besar

Sadarilah bahwa ada banyak informasi yang menyesatkan secara online. Beberapa di antaranya sebenarnya disajikan dengan cara menarik perhatian Anda dan meningkatkan rasa takut Anda.

 

Baca juga:

Mengenal Kecerdasan Spiritual dan Manfaatnya untuk Perkembangan Anak

5 tanda anak memiliki kecerdasan emosional, si kecil sudah punya belum, Bun?

9 Makanan dan Minuman Ibu Bantu Atasi Kecemasan pada Ibu Hamil

Cerita mitra kami
Cara Baru Menjaga Kenyamanan Rumah Selama Ramadan bersama LEKA
Cara Baru Menjaga Kenyamanan Rumah Selama Ramadan bersama LEKA
Cara Memastikan Air Minum Aman Dikonsumsi, Perhatikan Hal Ini!
Cara Memastikan Air Minum Aman Dikonsumsi, Perhatikan Hal Ini!
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

alikarukhan

  • Halaman Depan
  • /
  • Kesehatan
  • /
  • Cyberchondria, Browsing tentang Penyakit yang Bikin Cemas Berlebihan
Bagikan:
  • Apa Tanda-Tanda Penyakit Campak Akan Sembuh? Ini Penjelasannya!

    Apa Tanda-Tanda Penyakit Campak Akan Sembuh? Ini Penjelasannya!

  • 14 Buah Pelancar BAB Selain Pepaya dan Cara Mengatasi Sembelit

    14 Buah Pelancar BAB Selain Pepaya dan Cara Mengatasi Sembelit

  • Cara Baru Menjaga Kenyamanan Rumah Selama Ramadan bersama LEKA
    Cerita mitra kami

    Cara Baru Menjaga Kenyamanan Rumah Selama Ramadan bersama LEKA

  • Apa Tanda-Tanda Penyakit Campak Akan Sembuh? Ini Penjelasannya!

    Apa Tanda-Tanda Penyakit Campak Akan Sembuh? Ini Penjelasannya!

  • 14 Buah Pelancar BAB Selain Pepaya dan Cara Mengatasi Sembelit

    14 Buah Pelancar BAB Selain Pepaya dan Cara Mengatasi Sembelit

  • Cara Baru Menjaga Kenyamanan Rumah Selama Ramadan bersama LEKA
    Cerita mitra kami

    Cara Baru Menjaga Kenyamanan Rumah Selama Ramadan bersama LEKA

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti