TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Event
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • EventEvent
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Contoh Kalimat Baku dan Tidak Baku, Yuk Ajarkan pada Si Kecil!

Bacaan 4 menit
Contoh Kalimat Baku dan Tidak Baku, Yuk Ajarkan pada Si Kecil!

Mengenali contoh kalimat baku dan tidak baku membantu si kecil memahami bahasa Indonesia dengan lebih baik.

GENERATOR NAMA BAYI

Generator Nama Bayi, gunakan tools generator ini untuk menambah inspirasi Anda dalam mencari nama yang cocok untuk si buah hati.

Jenis Kelamin

Preferensi Nama Depan

Preferensi Nama Belakang

Struktur kalimat adalah bagian penting dari bahasa apa pun. Sangat penting untuk dapat memahami dan menyusun kalimat agar dapat berkomunikasi secara efektif. Dalam susunan kata di Bahasa Indonesia, ada yang namanya kalimat baku dan tidak baku. Contoh kalimat baku dan tidak baku biasanya akan tersedia di dalam buku pelajaran Bahasa Indonesia. 

Penting untuk memahami perbedaan antara kedua jenis kalimat tersebut untuk meningkatkan kemampuan seseorang dalam berkomunikasi.

Di artikel ini kita akan belajar mengenai contoh kalimat baku dan tidak baku. 

Artikel Terkait: 5 Tips Merencanakan Biaya Pendidikan Anak agar Bisa Sekolah Setinggi Mungkin

Daftar isi

  • Apa Itu Kalimat Baku?
  • Apa Itu Kalimat Tidak Baku?
  • Apa Contoh Kalimat Baku dan Tidak Baku?

Apa Itu Kalimat Baku?

Contoh Kalimat Baku dan Tidak Baku, Yuk Ajarkan pada Si Kecil!

Kalimat baku adalah kalimat dengan subjek, kata kerja, dan objek dalam urutan yang benar. Ini adalah struktur kalimat paling umum yang digunakan. 

Misalnya, “Anjing mengejar bola” adalah kalimat baku karena mengandung ketiga komponen dalam urutan yang benar.

Kalimat baku biasanya benar secara tata bahasa dan digunakan untuk menyampaikan makna pesan.

Kalimat standar juga dapat digunakan untuk membentuk kalimat kompleks.

Misalnya, “Anjing mengejar bola melintasi taman, tetapi tidak pernah menangkapnya” adalah kalimat kompleks yang dibentuk dengan menggabungkan dua kalimat baku.

Apa Itu Kalimat Tidak Baku?

contoh kalimat baku dan tidak bakuKalimat tidak baku adalah kalimat yang tidak benar secara tata bahasa, baik karena struktur yang tidak lengkap atau urutan kata yang salah.

Kalimat-kalimat ini sering muncul dalam percakapan informal atau dalam pembicaraan anak kecil.

Kalimat baku mungkin sulit untuk dipahami, tetapi kalimat ini berguna untuk menyampaikan emosi atau nuansa yang tidak dapat dilakukan oleh Kalimat Standar.

Contoh Kalimat tidak baku termasuk “Di rumah hari ini” atau “Dia nggak menyukainya”.

Apa Contoh Kalimat Baku dan Tidak Baku?

Contoh Kalimat Baku dan Tidak Baku, Yuk Ajarkan pada Si Kecil!

Ada banyak contoh kalimat baku dan tidak baku yang bisa dipelajari. Berikut ini beberapa di antaranya:

Contoh Kalimat Baku: “Saya menyantap roti lapis untuk makan siang.”

Contoh Kalimat Tidak Baku: “Makan siang dengan roti lapis.”

“Saya menyantap roti lapis untuk makan siang” adalah contoh kalimat baku.

Kalimat baku tersebut terdiri dari subjek, kata kerja, dan objek dalam urutan tata bahasa yang benar.

Dalam kalimat ini, subjeknya adalah “saya”, kata kerjanya adalah “menyantap”, dan objeknya adalah “roti lapis untuk makan siang”.

Kalimat baku dianggap benar secara tata bahasa dan sering digunakan dalam percakapan sehari-hari dan teks tertulis formal.

Sementara, contoh dari kalimat tidak baku adalah “Makan siang dengan roti lapis.”

Kalimat ini tidak baku karena tidak mengikuti aturan gramatikal konvensional dalam bahasa.

Kalimat ini kehilangan subjek dan kata kerja, dan tidak dalam urutan yang benar.

Kalimat baku yang memiliki arti yang sama adalah “Saya makan roti lapis untuk makan siang”.

Contoh Kalimat Baku: “Dia membeli baju baru untuk pesta.”

Contoh Kalimat Tidak Baku: “Untuk baju pesta baru dia beli.”

Contoh Kalimat Baku dan Tidak Baku, Yuk Ajarkan pada Si Kecil!

Kalimat baku: “Dia membeli baju baru untuk pesta”. Dalam kalimat ini, subjek, “dia”, diikuti dengan kata kerja, “membeli”, dan objek langsungnya, “baju baru”.

Kalimat tersebut juga mengandung frase adverbial, “untuk pesta”, untuk memberikan informasi tambahan tentang acara tersebut. Semua kata dan frasa berada dalam urutan yang benar. Ini adalah contoh kalimat baku.

Sementara itu, kalimat tidak baku adalah kalimat yang tidak mengikuti kaidah baku sintaksis dan tata bahasa. Contoh kalimat tidak baku antara lain: “Untuk baju pesta baru dia beli.”

Kalimat ini tidak mengikuti urutan kata biasa subjek-kata kerja-objek. Itu juga tidak memiliki kata kerja dalam kalimat, yang diperlukan untuk kalimat lengkap.

Kalimat tidak baku dapat digunakan dalam berbagai konteks, seperti dalam puisi atau pidato dialek. Mereka juga dapat digunakan sebagai cara untuk menciptakan efek humor atau retoris.

Contoh Kalimat Baku: “Dia berjalan ke toko.”

Contoh Kalimat Tidak Baku: “Ke Toko dia berjalan.”

contoh kalimat baku dan tidak baku
Kalimat “Dia berjalan ke toko” mengandung subjek, kata kerja, dan objek dan dalam bentuk lampau. Semua kata dalam kalimat dieja dengan benar, mengikuti aturan ejaan Standar yang diterima.

Kalimat ini dapat dipahami oleh sebagian besar pembaca dan dianggap sebagai contoh kalimat baku.

Kalimat “Ke toko, dia berjalan” tidak mengikuti struktur subjek-kata kerja-objek biasa, sehingga dianggap sebagai kalimat tidak baku.

Kalimat tidak baku dapat digunakan dalam bahasa lisan, puisi, dan tulisan informal, tetapi juga dapat membingungkan pembaca.

Penting untuk menggunakannya dengan hemat, karena dapat membuat tulisan Anda tidak jelas.

Kesimpulannya, kalimat baku dan tidak baku masing-masing memiliki tujuannya dalam bahasa.

Kalimat baku membantu menjaga percakapan dan bahasa tertulis teratur dan ringkas, sementara kalimat tidak baku memberikan peluang untuk kreativitas dan ekspresi.

Memahami perbedaan antara keduanya akan membantu Anda menjadi komunikator yang lebih baik dan lebih memahami nuansa bahasa tertulis.

***

Baca Juga: 

10 Macam Tanda Baca Beserta Fungsi dan Contoh Penggunaannya

8 Contoh Interaksi Sosial di Masyarakat yang Harus Dipahami

Pengertian Kalimat Pasif Disertai Contoh Penggunaannya dalam Bahasa Indonesia

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Fitriyani

  • Halaman Depan
  • /
  • Rangkaian Edukasi
  • /
  • Contoh Kalimat Baku dan Tidak Baku, Yuk Ajarkan pada Si Kecil!
Bagikan:
  • Daftar Angka Romawi 1-2000 Beserta Cara Menulis dan Tabelnya

    Daftar Angka Romawi 1-2000 Beserta Cara Menulis dan Tabelnya

  • Tabel Perkalian 1 Sampai 10 agar Anak Pintar Belajar Matematika

    Tabel Perkalian 1 Sampai 10 agar Anak Pintar Belajar Matematika

  • 17 Hewan Huruf F dalam Bahasa Indonesia dan Fakta Menariknya, Cek!

    17 Hewan Huruf F dalam Bahasa Indonesia dan Fakta Menariknya, Cek!

  • Daftar Angka Romawi 1-2000 Beserta Cara Menulis dan Tabelnya

    Daftar Angka Romawi 1-2000 Beserta Cara Menulis dan Tabelnya

  • Tabel Perkalian 1 Sampai 10 agar Anak Pintar Belajar Matematika

    Tabel Perkalian 1 Sampai 10 agar Anak Pintar Belajar Matematika

  • 17 Hewan Huruf F dalam Bahasa Indonesia dan Fakta Menariknya, Cek!

    17 Hewan Huruf F dalam Bahasa Indonesia dan Fakta Menariknya, Cek!

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti