TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Pengertian Kalimat Pasif Disertai Contoh Penggunaannya dalam Bahasa Indonesia

Bacaan 4 menit
Pengertian Kalimat Pasif Disertai Contoh Penggunaannya dalam Bahasa Indonesia

Dalam pelajaran Bahasa Indonesia, kita mengenal kalimat aktif dan pasif. Kali ini kita akan membahas kalimat pasif beserta contohnya.

Sebelum kita lebih jauh membahas tentang apa yang dimaksud dengan kalimat pasif, terlebih dahulu kita akan membahas tentang apa yang dimaksud dengan kalimat.

Menyadur dalam buku Pembentukan Kata dalam Bahasa Indonesia (Kridalaksana: 1991), kalimat adalah suatu gagasan yang relatif berdiri sendiri yang dilengkapi intonasi final dan terdiri dari beberapa klausa.

Sedangkan menurut KBBI kalimat adalah kesatuan ujar yang mengungkapkan suatu konsep pikiran dan perasaan.

Artikel terkait: 7 Kalimat Positif yang Perlu Anda Katakan Pada Anak

Kalimat Pasif, Pengertian, Jenis, dan Contohnya

Pengertian Kalimat Pasif Disertai Contoh Penggunaannya dalam Bahasa Indonesia

Pengertian

Sederhananya, kalimat pasif adalah kebalikan kalimat aktif. Jadi bisa juga disebut kalimat tidak aktif. Pengertiannya yakni kalimat yang subjeknya sesudah predikat, atau kalimat yang subjeknya dikenai suatu perbuatan atau aktivitas.

Aktivitas yang dilakukan oleh subjek dalam kalimat ini berasal dari hubungan antara kata kerja dengan subjek.

Ciri-ciri

Kalimat tidak aktif dapat dibuat dari kalimat aktif, di mana subjek ditukar menjadi objek dan jenis predikatnya diganti. Ini adalah tentang ‘permainan’ utak-atik kata.

Ciri-cirinya adalah sebagai berikut:

1. Biasanya diawali oleh awalan ter- atau di-.
2. Subjeknya sebagai penderita.
3. Predikatnya berimbuhan di-, ter-, atau ter-kan.
4. Predikatnya berupa predikat persona (kata ganti orang, disusul oleh kata kerja yang kehilangan awalan).

Jenis Kalimat Tidak Aktif

Pengertian Kalimat Pasif Disertai Contoh Penggunaannya dalam Bahasa Indonesia

Kalimat tidak aktif ini terbagi menjadi dua jenis, berikut penjelasan selengkapnya. 

1. Kalimat Pasif Transitif

Kalimat ini punya ciri yakni memiliki objek.

Maka dari itu, jenis kalimat ini memiliki pola O-P-S (Objek-Predikat-Subjek) atau O-P-S-K (Objek-Predikat-Subjek-Keterangan).

Contoh:

  • Jambu dilempar Tono.
  • Ikan mas dimasak Bu Susi.
  • Ayam dipukul Udin.
  • Novel dibaca Andi di kamar.
  • Baju yang bersih telah disetrika Ibu.
  • Pameran itu akan dibuka oleh Pak Bupati.
  • Buku itu sudah kubeli.
  • Soal-soal itu sedang mereka kerjakan.
  • Makalah ini harus kami tulis kembali.
  • Pak Lurah dimintai pertanggung jawaban oleh Pak Camat.
  • Ali terkejut mendengar kematian sahabatnya.
  • Bunga anggrek hitam itu terinjak si Anita.
  • Ikan dimakan kucing.
  • Fahrizal ditendang Haris. 

Artikel terkait: 9 Kalimat terlarang yang diucapkan depan anak, nomor 3 suka kelepasan!

2. Kalimat Pasif Intransitif

Pengertian Kalimat Pasif Disertai Contoh Penggunaannya dalam Bahasa

Kalimat pasif intransitif tidak memiliki objek, sehingga pola kalimatnya adalah S-P (Subjek-Predikat) atau S-P-K (Subjek-Predikat-Keterangan).

Dan kalimat ini masih dibagi lagi menjadi dua. Yang pertama adalah kalimat pasif tindakan, yaitu kalimat dengan predikat yang berupa tindakan atau kegiatan.

Yang kedua adalah kalimat pasif keadaan, yakni kalimat dengan predikat yang merupakan keadaan dari subjek pada kalimat. Biasanya, predikat yang digunakan pada kalimat pasif keadaan memiliki imbuhan ke-an.

Contoh:

  • Buku dibeli.
  • Mobil sedang dicuci.
  • Mobil itu kemarin tertabrak.
  • Budi terlempar ke sungai.
  • Pohon itu ditebang kemarin sore.
  • Ayam itu digoreng.
  • Hadiah diberikan untuk para pemenang.
  • Adik kelaparan karena belum sarapan.

Artikel terkait: Berbagai Kalimat Menyebalkan yang Sebaiknya Tak diucapkan Saat Bertemu Kerabat

Mengapa Penting Belajar tentang Susunan Kata dan Jenis Kalimat?

Pengertian Kalimat Pasif Disertai Contoh Penggunaannya dalam Bahasa

Pelajaran tentang kalimat pasif dan aktif selalu ada dalam kurikulum Bahasa di sekolah. Tentunya ini mencakup wawasan kebahasaan yang berguna untuk kegiatan tulis-menulis dan menuangkan gagasan dalam bentuk aksara.

Beberapa manfaat mempelajari struktur kalimat di antaranya:

– Mengetahui kaidah bahasa dan penulisan.

– Mengetahui susunan kata, frasa, dan kalimat yang tepat untuk digunakan pada situasi yang berbeda, termasuk tingkat kesopanan.

– Jika anak ingin menjadi seorang penulis, maka perlu menguasai penggunaan kata dan kalimat.

– Keterampilan menulis akan selalu terkait dengan struktur kalimat. Keterampilan ini kelak akan sangat berguna bagi anak, terutama jika ia menjadi akademisi yang sering terlibat dalam aktivitas tulis-menulis.

– Memahami kalimat aktif dan pasif juga merupakan modal untuk lebih kreatif memainkan kata-kata dan diksi pada kalimat. Hal ini salah satunya dimaksudkan agar kata-kata yang disusun tidak monoton dan enak dibaca.

Itulah pembahasan tentang kalimat pasif. Semoga membantu Parents dalam mendampingi anak belajar bahasa.

 

Baca juga:

4 Hal Yang Perlu Dipelajari Wanita

 

Jadi Ibu di Atas Usia 40 Tahun

 

Hasrat Seksual Single Parent Muncul, Bagaimana Cara Memenuhinya?

 

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

alikarukhan

Diedit oleh:

Fitriyani

  • Halaman Depan
  • /
  • Edukasi Sekolah Dasar
  • /
  • Pengertian Kalimat Pasif Disertai Contoh Penggunaannya dalam Bahasa Indonesia
Bagikan:
  • Tabel Perkalian 1 Sampai 10 agar Anak Pintar Belajar Matematika

    Tabel Perkalian 1 Sampai 10 agar Anak Pintar Belajar Matematika

  • 17 Hewan Huruf F dalam Bahasa Indonesia dan Fakta Menariknya, Cek!

    17 Hewan Huruf F dalam Bahasa Indonesia dan Fakta Menariknya, Cek!

  • Daftar Angka Romawi 1-2000 Beserta Cara Menulis dan Tabelnya

    Daftar Angka Romawi 1-2000 Beserta Cara Menulis dan Tabelnya

  • Tabel Perkalian 1 Sampai 10 agar Anak Pintar Belajar Matematika

    Tabel Perkalian 1 Sampai 10 agar Anak Pintar Belajar Matematika

  • 17 Hewan Huruf F dalam Bahasa Indonesia dan Fakta Menariknya, Cek!

    17 Hewan Huruf F dalam Bahasa Indonesia dan Fakta Menariknya, Cek!

  • Daftar Angka Romawi 1-2000 Beserta Cara Menulis dan Tabelnya

    Daftar Angka Romawi 1-2000 Beserta Cara Menulis dan Tabelnya

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti