TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

9 Ciri-ciri bipolar pada anak, kenali sebelum terlambat!

Bacaan 3 menit
9 Ciri-ciri bipolar pada anak, kenali sebelum terlambat!

Apa saja tanda-tanda bipolar pada anak yang perlu Parents perhatikan?

Meskipun gangguan bipolar lebih umum dialami oleh orang dewasa. Namun gangguan bipolar juga bisa dialami oleh anak-anak, bahkan pada anak-anak yang masih berumur 6 tahun.

Untuk itu, kenali tanda atau ciri-ciri bipolar pada anak untuk menghindari efek negatif pada pertumbuhan dan perkembangannya di masa depan.

Bipolar Pada Anak

tanda-tanda bipolar 3

Gangguan bipolar pada anak-anak sangat mungkin terjadi. Memang selama ini lebih sering didiagnosis pada anak-anak yang lebih tua atau remaja, nyatanya penyakit mental ini juga bisa ditemui pada anak-anak usia belia seperti usia 6 tahun ke bawah.

Sama halnya pada orang dewasa, gangguan bipolar pada anak-anak dapat menyebabkan perubahan suasana hati dari tingkat hiperaktif atau mania (ceria) yang tinggi ke tingkat depresi (sedih) serius.

Pergolakan emosional dan perilaku yang tidak teratur memang bagian normal dari masa kanak-kanak dan masa remaja. Dalam kebanyakan kasus itu bukan pertanda masalah kesehatan mental yang memerlukan perawatan.

Faktanya, semua anak tentu saja bisa merasakan pergolakan emosi seperti merasa sedih, mudah tersinggung, marah, hiperaktif, atau memberontak. Namun, jika gejala ini terjadi cukup parah, berkelanjutan, bahkan hingga menyebabkan masalah yang signifikan maka mungkin itu bisa menunjukan kondisi yang lebih serius.

Artikel terkait: Jangan sampai terlambat! Ini ciri-ciri depresi pada anak yang perlu diwaspadai

9 Ciri-Ciri Bipolar Pada Anak

tanda-tanda bipolar 2

Berikut ini adalah beberapa ciri-ciri gangguan bipolar pada anak-anak:

  1. Perubahan suasana hati yang parah berbeda dari perubahan suasana hati yang biasa
  2. Perilaku hiperaktif, impulsif, agresif, atau tidak pantas secara sosial
  3. Perilaku berisiko dan sembrono yang tidak sesuai dengan karakter
  4. Insomnia atau tidak mau tidur
  5. Sulit berkonsentrasi
  6. Merasa dirinya lebih baik dibandingkan anak lainnya
  7. Suasana hati yang tertekan atau mudah tersinggung hampir sepanjang hari, hampir setiap hari selama episode depresi
  8. Memiliki pikiran atau keinginan bunuh diri
  9. Anak-anak dengan gangguan bipolar mengalami gejala dalam episode yang berbeda. Di antara episode-episode ini, anak-anak kembali ke perilaku dan suasana hati mereka yang biasa.

Perbedaan Bipolar dan ADHD Pada Anak

Mendiagnosis gangguan bipolar pada anak-anak akan lebih sulit dibandingkan orang dewasa. Sebab gejala gangguan bipolar pada anak-anak cukup mirip dengan gejala Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) pada anak.

Satu masalah yang cukup serius adalah bahwa obat-obatan yang digunakan untuk ADHD seringkali menjadi stimulan yang berpotensi memicu episode mania pada anak-anak dengan gangguan bipolar.

Artikel terkait: Pelajari Gejala, Penyebab, dan Cara Merawat Anak yang ADHD

Anak yang mengidap ADHD

Anak yang mengidap ADHD

Fase manik pada anak-anak biasanya akan lebih parah dibandingkan pada orang dewasa. Mereka mungkin memiliki gejala psikotik, seperti mendengar dan melihat hal-hal yang tidak nyata. Selama episode depresi, mereka mungkin lebih cenderung mengeluh gejala fisik, seperti sakit dan nyeri.

Salah satu perbedaan yang paling menonjol antara gangguan bipolar pada anak-anak dan orang dewasa ialah waktu setiap episode. Pada anak-anak, ini bisa terjadi cukup cepat dalam jangka waktu satu hari. Berbeda dengan orang dewasa yang terjadi cukup lambat dalam jangka waktu minggu, bulan, bahkan tahun.

Jika anak Anda mengalami perubahan suasana hati yang serius, depresi, atau masalah perilaku. Segera berkonsultasilah dengan penyedia kesehatan mental yang berspesialisasi untuk anak-anak dan remaja.

Masalah mood dan perilaku yang disebabkan oleh gangguan bipolar atau kondisi kesehatan mental lainnya dapat menyebabkan masalah besar di masa depan.

Perawatan dini dapat membantu mencegah konsekuensi serius dan mengurangi dampak masalah kesehatan mental pada anak saat dia semakin besar. Namun, untuk mendiagnosis apakah anak mengalami gangguan bipolar atau tidak tentu saja memerlukan serangkaian proses pemeriksaan yang dilakukan oleh tenaga ahli. Jangan sampai melakukan self diagnosis atau diagnosis diri sendiri untuk menentukan penyakitnya.

Baca juga

Anak depresi bisa disebabkan pola asuh orangtua yang salah, bagaimana mencegahnya?

Cerita mitra kami
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital
Pediatric Emergency Mayapada Hospital Siaga 24 Jam Tangani Kondisi Gawat Darurat Anak
Pediatric Emergency Mayapada Hospital Siaga 24 Jam Tangani Kondisi Gawat Darurat Anak

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Fadhila Auliya Widia Putri

Diedit oleh:

Adisty Titania

  • Halaman Depan
  • /
  • Info Sehat
  • /
  • 9 Ciri-ciri bipolar pada anak, kenali sebelum terlambat!
Bagikan:
  • 7 Penyebab Pria Ereksi, Tak Melulu karena Rangsangan Seksual

    7 Penyebab Pria Ereksi, Tak Melulu karena Rangsangan Seksual

  • 10 Jenis Keputihan Normal dan Tidak Normal pada Wanita

    10 Jenis Keputihan Normal dan Tidak Normal pada Wanita

  • 8 Titik Pijat Refleksi Kaki dan Manfaatnya untuk Kesehatan

    8 Titik Pijat Refleksi Kaki dan Manfaatnya untuk Kesehatan

  • 7 Penyebab Pria Ereksi, Tak Melulu karena Rangsangan Seksual

    7 Penyebab Pria Ereksi, Tak Melulu karena Rangsangan Seksual

  • 10 Jenis Keputihan Normal dan Tidak Normal pada Wanita

    10 Jenis Keputihan Normal dan Tidak Normal pada Wanita

  • 8 Titik Pijat Refleksi Kaki dan Manfaatnya untuk Kesehatan

    8 Titik Pijat Refleksi Kaki dan Manfaatnya untuk Kesehatan

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti