TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

5 Ciri-Ciri Amandel Normal pada Anak dan Tidak Normal

Bacaan 6 menit
5 Ciri-Ciri Amandel Normal pada Anak dan Tidak Normal

Seperti apa ciri-ciri amandel normal pada anak? Cek di sini, Parents.

GENERATOR NAMA BAYI

Generator Nama Bayi, gunakan tools generator ini untuk menambah inspirasi Anda dalam mencari nama yang cocok untuk si buah hati.

Jenis Kelamin

Preferensi Nama Depan

Preferensi Nama Belakang

Amandel yang sehat pada anak berperan penting dalam menjaga sistem kekebalan tubuh. Mengenali ciri ciri amandel normal pada anak dan perbedaannya dengan amandel bermasalah sangat penting bagi orang tua. Temukan penjelasan lengkap seputar bentuk, fungsi, serta tips memantau kesehatan amandel si Kecil di bawah ini.

Artikel terkait: 3 Cara Alami Obati Amandel pada Anak yang Bisa Dicoba di Rumah

Daftar isi

  • Bagaimana Ciri-Ciri Amandel Normal pada Anak ?
  • Apa Saja Fungsi Amandel Normal pada Sistem Kekebalan Anak?
  • Apa Perbedaan Amandel Normal dan yang Bermasalah pada Anak?
  • Kapan Amandel Anak Dianggap Tidak Normal dan Perlu Dioperasi?
  • Bagaimana Cara Memeriksa Kondisi Amandel Anak di Rumah?

Bagaimana Ciri-Ciri Amandel Normal pada Anak ?

gambar ciri amandel anak normal

Melansir laman Healthy Children, bentuk amandel yang normal pada anak adalah massa berbentuk oval berwarna merah muda di setiap sisi.

Pada bayi, amandel berukuran kecil dan ukurannya bertambah pada tahun-tahun pertama kehidupannya. Amandel memproduksi antibodi di saat tubuh berjuang melawan infeksi.

Seperti halnya amandel, ada bagian lain yang bernama adenoid, yang merupakan bagian dari pertahanan anak Anda terhadap infeksi. Adenoid terletak di bagian paling atas tenggorokan, di atas uvula dan di belakang hidung.

Adenoid hanya dapat dilihat dengan instrumen khusus yang dimasukkan melalui hidung atau mulut, atau secara tidak langsung melalui sinar-X.

Berikut ciri-ciri amandel normal pada anak :

  • Bentuk oval dan simetris, tidak menonjol berlebihan di kedua sisi tenggorokan.
  • Ukuran tidak membesar, artinya tidak menghalangi jalan napas atau menelan anak.
  • Warna merah muda atau kemerahan alami, tanpa bercak putih, kuning, atau keabu-abuan.
  • Tekstur kenyal dan halus, tidak terasa keras atau berbintil.
  • Tidak muncul bau mulut atau keluhan sakit saat menelan.

Bila Anda meminta anak membuka mulut lebar di depan cermin dengan cahaya cukup, bagian amandel akan tampak di sisi kanan dan kiri belakang tenggorokan. Selama ukurannya proporsional, simetris, dan berwarna sehat, umumnya amandel anak dalam kondisi normal.

Apa Saja Fungsi Amandel Normal pada Sistem Kekebalan Anak?

Menurut dokter anak Cindy Gellner, MD, fungsi amandel normal pada sistem kekebalan anak adalah membantu menghentikan bakteri agar tidak semakin masuk ke tenggorokan. 

Beberapa orang memiliki amandel yang besar dan ada yang kecil. Kondisi 

Amandel dinilai berdasarkan skala 0 hingga 4. Nol berarti amandel telah diangkat, 1 berarti amandel hampir tidak terlihat, 2 berarti amandel normal, 3 berarti amandel besar dan hampir menyentuh bagian yang menggantung di bagian belakang tenggorokan yang disebut uvula, dan 4 berarti amandel sangat besar. Amandel menyentuh atau tumpang tindih dengan uvula atau saling bersentuhan.

Some people have large tonsils and some people have small tonsils.

Artikel terkait: Mitos dan Fakta Seputar Amandel pada Anak, Parents Wajib Tahu!

Apa Perbedaan Amandel Normal dan yang Bermasalah pada Anak?

gambar amandel anak bermasalah

Amandel normal umumnya tidak menimbulkan keluhan apa pun pada anak. Sebaliknya, amandel bermasalah atau yang biasa disebut tonsillitis bisa menimbulkan tanda-tanda di bawah ini:

  • amandel berwarna merah dan bengkak
  • terdapat lapisan putih atau kuning pada amandel
  • suara terdengar “serak”
  • sakit atau tidak nyaman saat menelan 
  • bengkak pada kelenjar getah bening (“kelenjar”) di leher
  • demam.

Tidak mudah untuk mengetahui apakah amandel anak membesar dan butuh operasi. Pasalnya, beberapa anak terlahir dengan adenoid yang besar. Di sisi lain, adenoid anak bisa mengalami pembesaran sementara karena flu atau infeksi lainnya, yang normal terjadi pada anak kecil.

Selain itu, kronik rinitis (pilek berkepanjangan) sering kali menjadi penyebab dari gejala-gejala di atas, dan bisa diatasi dengan semprotan hidung kortikosteroid. Namun adenoid yang terus-menerus membesar atau membengkak bisa menyebabkan masalah kesehatan lain, seperti infeksi telinga dan sinus.

Berikut beberapa tanda adenoid membesar:

  • Bernapas melalui mulut, bukan hidung, hampir sepanjang waktu
  • Hidung berbunyi “tersumbat” saat anak berbicara
  • Napas berisik di siang hari
  • Mendengkur di malam hari.

Kapan Amandel Anak Dianggap Tidak Normal dan Perlu Dioperasi?

Amandel anak dianggap tidak normal dan perlu dioperasi, jika dokter mendeteksi tanda ini pada anak:

  • Pembengkakan amandel atau adenoid membuat pernapasan normal menjadi sulit (menyebabkan masalah seperti masalah perilaku, mengompol, sleep apnea, masalah prestasi sekolah, dll.).
  • Amandel sangat bengkak sehingga anak Anda mengalami masalah menelan.
  • Adenoid yang membesar membuat pernapasan menjadi tidak nyaman, sangat mengganggu kemampuan bicara, dan mungkin memengaruhi pertumbuhan normal wajah. Dalam kasus ini, pembedahan untuk mengangkat hanya adenoid mungkin direkomendasikan.
  • Anak tersebut mengalami sakit tenggorokan parah yang berlebihan setiap tahun.

Ada dua jenis operasi untuk kasus amandel, yakni:

  • tonsillectomy: operasi mencabut amandel
  • adenoidectomy: operasi mencabut adenoid

Di masa lalu, kedua operasi ini (sering kali dikombinasikan dan disebut T&A) hampir rutin dilakukan dan tetap menjadi salah satu operasi besar yang paling umum dilakukan pada anak-anak. Namun, efektivitas jangka panjangnya baru akhir-akhir ini diuji secara memadai. Berdasarkan penelitian terkini, dokter saat ini jauh lebih konservatif dalam merekomendasikan prosedur ini, meskipun beberapa anak masih perlu menjalani operasi pengangkatan amandel dan/atau adenoid. 

Setelah menjalani operasi amandel, berikut beberapa perawatan yang bisa Anda lakukan di rumah:

  • Normal jika anak Anda mengalami sakit tenggorokan, telinga, bau mulut dan suara berubah dan ada bercak putih di tenggorokan setelah operasi.
  • Cek anak Anda setidaknya dua kali di malam hari pada dua malam pertama setelah operasi untuk memastikan tidak ada pendarahan atau kesulitan bernapas.
  • Makan dan minum merupakan hal yang sangat penting setelah operasi, berikut obat pereda sakit sesuai dengan resep dokter sebelum makan untuk mengurangi rasa sakit saat menelan.
  • Berikan obat pereda rasa sakit yang diresepkan dokter selama minggu pertama setelah operasi.
  • Jika ada pendarahan segar keluar dari hidung atau mulut, kesulitan bernapas, tidak bisa minum, demam, bawa anak ke dokter atau rumah sakit terdekat untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut.

Artikel terkait: Penyakit Amandel pada Anak, Haruskah Dioperasi? Ini Jawabannya, Parents

Bagaimana Cara Memeriksa Kondisi Amandel Anak di Rumah?

ciri ciri amandel normal pada anak

Berikut beberapa cara memeriksa kondisi amandel di rumah:

  • Apakah anak Anda mengeluhkan sakit atau ketidaknyamanan saat menelan?
  • Cek amandel anak, apakah memiliki bintik atau lapisan putih atau kuning?
  • Apakah tubuh mereka lebih panas atau lebih lelah dari biasanya. Peningkatan suhu tubuh dan malaise umum bisa menjadi tanda-tanda tonsilitis.
  • Cek napas si Kecil. Bau mulut yang tidak sedap dan terus-menerus meskipun kebersihan mulut sudah terjaga dapat menjadi tanda adanya infeksi.
  • Kesulitan menelan. Apakah anak Anda menolak makan atau minum? Apakah ini disebabkan sakit atau ketidaknyamanan pada tenggorokannya?

Menjaga kebersihan, asupan gizi, dan memantau kesehatan amandel secara rutin sangat penting untuk mendukung sistem imun anak. Jangan ragu untuk bertanya pada tenaga medis jika Anda menemukan hal yang mengkhawatirkan.

Semoga informasi tentang ciri ciri amandel normal pada anak  ini bermanfaat, Parents.

Tonsillitis: Symptoms & Treatment
www.healthychildren.org/English/health-issues/conditions/ear-nose-throat/Pages/Tonsillitis.aspx

When to Worry About Your Child’s Tonsils: Signs, Symptoms, and Treatment – A Guide for Parents
www.harleystreetent.com/blog/when-to-worry-about-your-childs-tonsils-signs-symptoms-and-treatment-a-guide-for-parents

Tonsils—When Is It Time to Take Them Out?
healthcare.utah.edu/the-scope/kids-zone/all/2024/09/tonsils-when-it-time-take-them-out

Baca Juga:

6 Makanan Sederhana Terampuh Atasi Radang Tenggorokan Anak

Mitos dan Fakta Seputar Amandel pada Anak, Parents Wajib Tahu!

Bayi tidak ingin makan dan menyusu? Waspada terkena penyakit ini!

Cerita mitra kami
Butuh Penanganan Cepat Saat Anak Terus Muntah dan Lemas? Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital Jakarta Selatan
Butuh Penanganan Cepat Saat Anak Terus Muntah dan Lemas? Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital Jakarta Selatan
Si Kecil Mual Muntah Berulang? Tak Perlu Cemas, Dokter Spesialis Anak Selalu Ada 24 Jam di Mayapada Hospital Kuningan
Si Kecil Mual Muntah Berulang? Tak Perlu Cemas, Dokter Spesialis Anak Selalu Ada 24 Jam di Mayapada Hospital Kuningan
Bukan Hanya Gigitan - Biaya Tersembunyi Demam Berdarah untuk Keluarga di Indonesia
Bukan Hanya Gigitan - Biaya Tersembunyi Demam Berdarah untuk Keluarga di Indonesia
Kaum Sweet Tooth, Jangan Sampai Diabetes! Kenali Ciri-Ciri dan Cara Menghindarinya
Kaum Sweet Tooth, Jangan Sampai Diabetes! Kenali Ciri-Ciri dan Cara Menghindarinya

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

theAsianParent Indonesia

  • Halaman Depan
  • /
  • Penyakit
  • /
  • 5 Ciri-Ciri Amandel Normal pada Anak dan Tidak Normal
Bagikan:
  • 4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

    4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

  • 14 Penyakit yang Disebabkan oleh Virus, Ada HMPV hingga Nipah Virus

    14 Penyakit yang Disebabkan oleh Virus, Ada HMPV hingga Nipah Virus

  • Apa Itu Penyakit GERD? Kenali Gejala dan Cara Mengatasinya

    Apa Itu Penyakit GERD? Kenali Gejala dan Cara Mengatasinya

  • 4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

    4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

  • 14 Penyakit yang Disebabkan oleh Virus, Ada HMPV hingga Nipah Virus

    14 Penyakit yang Disebabkan oleh Virus, Ada HMPV hingga Nipah Virus

  • Apa Itu Penyakit GERD? Kenali Gejala dan Cara Mengatasinya

    Apa Itu Penyakit GERD? Kenali Gejala dan Cara Mengatasinya

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti