Waspada! Menjemur bayi dalam kondisi telanjang berisiko alami kanker kulit

Waspada! Menjemur bayi dalam kondisi telanjang berisiko alami kanker kulit

Menjemur bayi memang memberikan banyak manfaat, tapi nyatanya masih ada orangtua yang salah dalam menerapkan cara menjemur bayi mereka.

Bukan hal aneh jika orangtua menjemur bayi mereka di bawah sinar matahari pagi. Biasanya ini dilakukan agar si bayi mendapatkan asupan vitamin D yang cukup dari sinar matahari. Sebagian orangtua, melakukan cara menjemur bayi yang kurang tepat.

Salah satu cara menjemur bayi yang tidak tepat tapi banyak dilakukan adalah menjemur di bawah sinar matahari dengan kondisi tubuh  bayi telanjang. Kondisi tersebut justru berisiko membuat kulit bayi terbakar sinar matahari.

Meskipun, memang, saat bayi dijemur langsung di bawah sinar matahari, ia akan mendapatkan vitamin D yang baik untuk kesehatan. Namun, Bunda harus tahu jika kulit bayi masih sangat tipis dan sensitif.

Artikel terkait : 6 Tips Menjemur Bayi Baru Lahir di Pagi Hari

cara menjemur bayi

“Gunakan pakaian yang ringan dan topi ketika bayi dijemur di bawah sinar matahari, tapi lepaskan semuanya ketika dia sudah berada di dalam ruangan. Menggunakan pakaian dan topi berarti Anda menjaga kulit bayi tetap nyaman dan aman saat dijemur,” jelas Sarah Beeson MBE, pakar parenting dari The Baby Show.

“Jika kulit bayi mulai terasa panas saat disentuh, jauhkan dari paparan sinar matahari. Kemudian, dinginkan tubuh bayi dengan cara menyusuinya,” imbuhnya menjelaskan.

Selain itu, menurut penjelasan dari Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), disebutkan jika paparan sinar matahari pada bayi dapat meningkatkan risiko berkembangnya melanoma dan kanker lain saat usia lanjut. Oleh karena itu, perlindungan terhadap sinar matahari pada bayi sangat penting untuk mengurangi risiko tersebut.

Cara menjemur bayi, hal-hal yang harus Bunda perhatikan

cara menjemur bayi

Ketika akan menjemur bayi, sebaiknya Bunda perhatikan hal-hal berikut ini. Tujuannya agar si kecil lebih banyak mendapatkan manfaat saat ia dijemur.

1. Cara menjemur bayi dengan benar, pakaikan dia baju

Saat bayi dijemur, sebaiknya pakaikan ia baju agar kulitnya terjaga dan mengurangi risiko terbakar. Hal ini dilakukan untuk semua bayi, terutama yang masih di bawah usia 6 bulan.

2. Jangan terlalu lama menjemur

Pastikan untuk tidak menjemur bayi terlalu lama di bawah sinar matahari. Jemur bayi selama 10 hingga 15 menit saja setiap harinya.

Jangan lupa juga untuk menjemur bayi sebelum jam 10 pagi. Sebab, jika di atas jam 10, justru berdampak buruk bagi bayi karena kadar ultraviolet sinar matahari sudah tinggi.

Artikel terkait: 6 Tips Menjemur Bayi Baru Lahir di Pagi Hari

Waspada! Menjemur bayi dalam kondisi telanjang berisiko alami kanker kulit

3. Gunakan topi untuk melindungi kepalanya

Selain pakaian, gunakan juga topi dan kacamata pada bayi. Hal itu dilakukan agar sinar matahari tidak langsung mengenai kepala dan bagian wajah bayi.

4. Pakai tabir surya khusus bayi

Apabila buah hati Anda sudah berusia di atas 6 bulan, maka bisa ia bisa memakai tabir surya khusus anak dengan SPF 15. Tujuannya yaitu untuk menghindari dampak buruk dari paparan sinar ultraviolet yang mengenai tubuhnya.

***

Itulah berbagai cara menjemur bayi yang aman, yang wajib Parents perhatikan. Jangan lupa, jika buah hati Anda memiliki kondisi kesehatan tertentu, lebih baik konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter apabila ingin menjemurnya.

Referensi : Nnetdoctor, IDAI, dan alodokter

Baca juga :

Apakah boleh menjemur bayi yang terkena gejala kuning? ini jawabannya

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

Semua opini & pendapat dalam artikel ini merupakan pandangan pribadi milik penulis, dan sama sekali tidak mewakilkan theAsianparent atau klien tertentu.
app info
get app banner