Duh, bagaimana, ya, cara mengatasi anak demam di malam hari?
Seperti yang kita tahu, demam pada anak sering kali terasa lebih mengkhawatirkan ketika muncul di malam hari. Apalagi, kalau tiba-tiba suhu tubuhnya naik dan anak tampak rewel.
Demam sendiri sebenarnya adalah cara alami tubuh melawan infeksi, tetapi Parents tetap perlu tahu langkah pertolongan yang tepat di rumah dan kapan harus segera ke dokter.
Bagaimana Cara Mengatasi Anak Demam di Malam Hari?
Cara mengatasi anak demam di malam hari adalah dengan memastikan si Kecil nyaman, tidak dehidrasi, dan tidak menunjukkan tanda bahaya.
Parents bisa mulai dengan mengukur suhu tubuh menggunakan termometer digital dan mencatat angkanya, lalu perhatikan juga gejala lain seperti napas cepat, tampak lemas, atau kesakitan hebat.
Pastikan anak banyak istirahat, biarkan ia tidur dalam posisi yang nyaman, dan usahakan kamar bersuhu sejuk dengan sirkulasi udara baik (tidak terlalu panas atau terlalu dingin).
Untuk membantu menurunkan suhu dan membuat anak lebih nyaman, pakaikan baju yang tipis dan menyerap keringat, hindari menyelimuti terlalu tebal karena bisa menjebak panas tubuh.
Pastikan juga anak tercukupi hidrasinya. Tetaplah memberikan si Kecil ASI, susu, atau air putih (untuk anak berusia 1 tahun ke atas).
Jika anak tampak sangat tidak nyaman, dokter anak biasanya memperbolehkan obat penurun panas seperti parasetamol dengan dosis sesuai berat badan dan usia.
Namun, hindari memberi obat bila Parents ragu terkait dosisnya dan sebaiknya konsultasikan dulu dengan tenaga kesehatan.
Melansir lamanKidsHealth, Parents juga perlu waspada terhadap tanda bahaya yang butuh penanganan segera, misalnya:
- Demam pada bayi di bawah 3 bulan
- Demam sangat tinggi (misalnya lebih dari sekitar 40–40,5°C)
- Kondisi demam yang disertai sulit bernapas, leher kaku, kejang, ruam luas berwarna merah atau ungu
- Anak sulit dibangunkan
- Demam yang tidak membaik dalam beberapa hari.
Bila salah satu tanda ini muncul di malam hari, segera bawa anak ke IGD atau hubungi dokter anak untuk peninjauan lebih lanjut.
Melansir laman Healthline, menurunkan demam anak tanpa obat bisa dilakukan dengan menjaga tubuh anak tetap terhidrasi dengan baik. Selain itu, istirahat yang cukup juga penting, karena saat tidur tubuh anak bisa lebih fokus melawan infeksi. Sehingga, demam biasanya akan mereda seiring pulihnya kondisi.
Parents juga bisa membantu menurunkan suhu dengan kompres hangat kuku atau mandi air suam‑suam kuku, bukan air dingin atau es, untuk menghindari tubuh anak menggigil yang justru bisa meningkatkan suhu tubuh.
Tempelkan waslap hangat kuku di dahi, leher, atau ketiak anak beberapa menit, dan hentikan bila anak tampak kedinginan atau tidak nyaman.
Selain itu, pakaikan baju yang tipis, longgar, dan berbahan sejuk, serta atur suhu ruangan agar tetap nyaman. Hindari menumpuk selimut atau baju berlapis‑lapis karena bisa menjebak panas dan membuat demam terasa lebih berat.
Meski banyak cara alami yang membantu, Parents tetap perlu memantau suhu dan kondisi umum anak.
Jika demam berlangsung lebih dari beberapa hari, anak tampak sangat lemas, sulit minum, atau muncul tanda bahaya lain, sebaiknya konsultasikan ke dokter.
Apa Pertolongan Pertama saat Anak Panas Tinggi?
Saat anak mengalami panas tinggi, pertolongan pertama yang penting adalah tetap tenang dan segera cek suhu tubuh dengan termometer untuk mengetahui seberapa tinggi demamnya.
Sambil itu, amati kondisi umum anak: apakah ia masih responsif, bisa minum, atau justru tampak sangat lemas, sesak, atau kesakitan berat.
Bila anak masih sadar dan responsif, pindahkan ke tempat yang nyaman, longgarkan pakaiannya, dan pastikan ruangan memiliki udara yang sejuk dan tidak pengap.
Selanjutnya, berikan cairan secara berkala untuk mencegah dehidrasi, misalnya air putih, ASI atau susu, serta larutan elektrolit khusus anak bila diperlukan.
Parents bisa memberikan kompres hangat kuku di dahi atau ketiak, serta mempertimbangkan obat penurun panas sesuai usia dan dosis yang dianjurkan tenaga kesehatan, terutama bila anak tampak sangat tidak nyaman atau rewel berat.
Pertolongan pertama juga mencakup keputusan kapan harus segera ke fasilitas kesehatan. Bawa anak ke IGD atau hubungi dokter segera jika demam sangat tinggi (misalnya di atas sekitar 40–40,5°C), demam pada bayi di bawah 3 bulan, demam lebih dari beberapa hari, atau disertai tanda bahaya seperti sulit bernapas, ruam berat, leher kaku, nyeri hebat, tampak sangat lemah, atau sulit dibangunkan.
Langkah cepat dan tepat akan membantu menurunkan risiko komplikasi serta membuat anak mendapatkan penanganan yang sesuai secepat mungkin.
***
Children’s Hospital Los Angeles. (2023, November 14). When to call the doctor for your child’s fever. https://www.chla.org/blog/advice-experts/when-call-doctor-your-childs-fever
Healthline. (2016, June 19). How to break a fever. https://www.healthline.com/health/how-to-break-a-fever
Healthline. (2018, July 22). Viral fever home remedies for treating children and adults. https://www.healthline.com/health/viral-fever-home-remedies
Healthline. (2020, October 10). Symptoms of fever in adults, children, and babies. https://www.healthline.com/health/fever-symptoms
Healthline. (2020, October 4). How to use a thermometer: What parents should know about baby fever. https://www.healthline.com/health/parenting/how-to-bring-down-baby-fever
Healthline. (2020, November 25). When is a fever too high for a child, toddler, or newborn? https://www.healthline.com/health/childrens-health/when-is-a-fever-too-high-for-a-child
Medical News Today. (2024, January 17). Fever home remedies: Adults, children, and infants. https://www.medicalnewstoday.com/articles/326925
Nemours KidsHealth. (2026, January 6). What to do about a fever (high temperature). https://kidshealth.org/en/parents/fever-sheet.html
Pedistat. (2025, April 22). What to do if a child experiences a high fever at night. https://www.pedistat.com/blog/what-to-do-if-a-child-experiences-a-high-fever-at-night
The Pediatric Clinic. (2025, December 31). Fever. https://thepediatric.com/resources/helpful-articles/fever
University Hospitals. (2023, January 27). How to treat your child’s fever without medication. https://www.uhhospitals.org/blog/articles/2023/01/how-to-treat-your-childs-fever-without-medication
WebMD. (2023, September 28). Home remedies for fevers, sore throats, and more. https://www.webmd.com/parenting/baby/ss/slideshow-home-remedies
CHOC Health. (2026, January 14). Fever chart guide: When to go to the ER. https://health.choc.org/guide/fevers
Baca Juga:
Waspada! Ini Dampak Jika Imunisasi Terlambat atau Tidak Lengkap
18 Cara Cepat Menurunkan Panas pada Anak Tanpa Obat
8 Cara Cepat dan Efektif Menurunkan Demam pada Anak
Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.