Bingung mengajari anak cebok? Ikuti tips berikut ini!

lead image

Mengajari anak cebok yang baik, sebisa mungkin dilakukan sejak dini. Ini yang perlu dilakukan agar anak terbiasa menjaga kebersihan area genitalnya

Menjaga kebersihan daerah kemaluan sangatlah penting, karena bagian tersebut sangat mudah menjadi sarang penyakit jika tidak dibersihkan dengan baik. Karenanya, mengajari anak cebok dengan benar haruslah menjadi prioritas orangtua dalam menerapkan prinsip kebersihan diri.

Mengapa perlu mengajari anak cebok?

Selain mencuci tangan dan menggosok gigi, orangtua juga harus mengajari anak cebok sampai bersih. Tujuannya agar area genital mereka tidak menjadi sarang kuman dan penyakit.

Bagian kemaluan anak sangat rentan menjadi tempat kuman dan bakteri berkembang biak. Terutama jika dia tidak bisa cebok dengan benar setelah buang air besar atau buang air kecil. Sebab itu, mengajari anak cebok dengan baik haruslah dilakukan sedini mungkin.

Mengajari anak cebok bisa dilakukan sejak dia berusia 6 tahun, di usia ini area genitalnya mulai berkembang. Semakin besar, anak akan mulai merasa malu untuk berdiskusi tentang area genitalnya pada orangtua.

Tetapi jika telah dibiasakan sejak dini, anak akan lebih mudah bertanya pada orangtua tentang cara menjaga kebersihan area genital mereka.

Cara mengajari anak laki-laki untuk cebok yang benar

mengajari anak cebok 3 Bingung mengajari anak cebok? Ikuti tips berikut ini!

  • Ujung penis. Area di dalam kulit kulup harus sering dibersihkan karena sisa air kencing yang menempel bisa menjadi sarang kuman. Tapi ingat, jangan menarik kulup secara paksa. Lakukan dengan perlahan.
  • Ajari anak untuk tidak menggunakan sabun ketika mencuci kulup. Area tersebut mudah kena iritasi, jadi cukup gunakan air bersih.
  • Bila terdapat sesuatu berwarna putih di dalam kulup, itu adalah smegma yang perlu dibersihkan ketika mandi.
  • Bila penis anak terasa gatal, bisa jadi kena kurap yang biasa terjadi ketika cuaca panas. Hindari memakai celana dalam yang ketat. Usahakan memberikan pakaian longgar dengan sirkulasi udara yang baik.
  • Bila area genital anak terlihat kemerahan, melepuh disertai rasa gatal, saatnya membawa dia ke dokter
  • Ajari anak untuk selalu membersihkan penisnya ketika mandi

Artikel terkait: Panduan lengkap cara membersihkan penis bayi laki-laki

Cara mengajari anak perempuan cebok yang baik 

mengajari anak cebok 1 Bingung mengajari anak cebok? Ikuti tips berikut ini!

  • Bagian dalam vagina memiliki kemampuan untuk membersihkan sendiri. Sehingga Anda hanya perlu mengajari anak untuk mencuci bagian luar vaginanya saja dengan air bersih.
  • Ajari anak untuk tidak sembarangan memasukkan benda asing ke dalam vagina, karena bisa merusak jaringan kulit di dalam vagina.
  • Ajari putri kecil Anda untuk selalu mencuci vagina setelah buang air supaya tidak ada kuman yang berkembang biak.
  • Mencuci dari bagian depan ke belakang adalah prinsip yang juga harus diajarkan. Cara ini untuk mencegah kuman dari dubur masuk ke dalam vagina.
  • Diskusikan tentang menstruasi pada anak Anda, dan cara menjaga kebersihan vagina selama haid.
  • Bila dia sudah haid, ajarkan cara yang benar memakai pembalut dan menggantinya sesering mungkin.

Artikel terkait: Cara jitu menjawab 9 pertanyaan anak tentang haid

Tanamkan pada anak agar rajin menjaga kebersihan diri

Menjaga kebersihan seluruh anggota badan adalah hal penting yang harus diajarkan kepada anak. Kebersihan badan erat kaitannya dengan kesehatan tubuh. Jadi mandi rutin dan rajin menggosok gigi adalah hal yang tidak boleh dilewatkan.

Pastikan anak mengerti pentingnya menjaga kebersihan seluruh badan, terutama area kemaluan. Bila diajarkan sejak kecil, tentunya akan melekat pada anak-anak hingga dewasa. Gaya hidup yang bersih akan membuat anak jarang sakit

Semoga bermanfaat.

 

Sumber: World of Moms

Baca juga:

6 Tips Agar Toilet Training Lancar dan Sukses