TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Cara Menghindari Kehamilan di Luar Rahim yang Wajib Diketahui Ibu

Bacaan 4 menit
Cara Menghindari Kehamilan di Luar Rahim yang Wajib Diketahui Ibu

Kehamilan ektopik terjadi saat embrio menempel di luar dinding rahim. Hindari hamil di luar rahim yang berbahaya ini dengan cara-cara berikut.

Kehamilan ektopik atau embrio yang tidak menempel pada dinding rahim bisa terjadi pada siapa saja. Kondisi ini bisa sangat berbahaya sehingga Bunda harus hindari hamil di luar rahim atau di luar kandungan.

Kehamilan di luar rahim disebut juga sebagai kehamilan ektopik atau tubal pregnancy, karena pada kebanyakan kasus embrio menempel di tuba falopi.

Embrio yang menempel di luar dinding rahim tidak akan bisa bertumbuh kembang dengan sempurna.

Artikel terkait: Mengapa tespek tidak akurat? Ketahui 7 penyebabnya berikut ini

Laman Wikihow menyebut cara menghindari terjadinya kehamilan di luar rahim atau di luar kandungan berikut ini.

Cara Hindari Hamil di Luar Rahim

1. Hindari Risiko Terkena IMS

Hindari hamil di luar rahim dengan 4 cara yang Bunda wajib tahu

Penyakit infeksi menular seksual (IMS) seperti gonorrhea atau chlamydia bisa meningkatkan risiko seorang wanita mengalami kehamilan di luar rahim.

Dengan menurunkan risiko terkena IMS, Bunda juga bisa mengurangi risiko mengalami kehamilan ektopik.

  • Ayah dan Bunda harus setia pada satu pasangan supaya tidak terpapar virus dari orang lain.
  • Selalu gunakan kondom saat berhubungan seksual untuk mengurangi terkena virus IMS

2. Cepat Mendapatkan Perawatan Jika Mengalami Infeksi

Hindari hamil di luar rahim dengan 4 cara yang Bunda wajib tahu

Jika Bunda sudah terlanjut terkena penyakit IMS, segeralah mendapat penanganan dari dokter hingga sembuh.

Lebih cepat mendapatkan perawatan, maka kerusakan organ reproduksi bisa dihindari, risiko mengalami kehamilan di luar rahim pun menjadi lebih rendah.

Gejala IMS biasanya sakit perut, kencing yang sakit, bahkan rasa sakit saat melakukan hubungan seksual.

Beberapa penyakit IMS tidak menunjukkan gejala apapun, karena itu jika Anda aktif secara seksual dan sering berganti pasangan, sebaiknya melakukan tes secara rutin.

Artikel terkait: Kenali dan waspadai 9 penyakit infeksi menular seksual ini

3. Berhenti Merokok

Hindari hamil di luar rahim dengan 4 cara yang Bunda wajib tahu

Merokok bisa meningkatkan risiko Bunda mengalami kehamilan di luar rahim.

Berhentilah merokok jika Parents sedang merencanakan untuk memiliki anak.

Semakin sering merokok, maka risiko mengalami kehamilan ektopik semakin besar.

Jika susah berhenti merokok, setidaknya kurangi jumlah rokok yang Anda isap setiap hari.

4. Pahami Faktor Risiko Lainnya

Hindari hamil di luar rahim dengan 4 cara yang Bunda wajib tahu

Ada banyak faktor yang bisa menyebabkan seorang wanita mengalami kehamilan ektopik.

Kenali faktor risiko berikut ini dan segera hubungi dokter jika Bunda mengalami tanda-tanda kehamilan.

Kenali faktor risikonya berikut ini.

  • Pernah mengalami kehamilan ektopik sebelumnya
  • Ibu yang hamil meski sudah memasang KB IUD
  • Struktur tuba falopi yang tidak normal
  • Ibu yang mengalami masalah kesuburan, dan mendapat perawatan untuk hamil

Mengurangi Risiko Komplikasi Akibat Kehamilan di Luar Rahim

1. Mendapatkan Perawatan

Hindari hamil di luar rahim dengan 4 cara yang Bunda wajib tahu

Bila Bunda mengalami gejala kehamilan ektopik, segeralah menghubungi dokter, agar bisa mendapatkan perawatan secepatnya.

Untuk menghindari terjadinya hal serupa di kemudian hari. Berikut ini adalah gejalanya:

  • Haid terlambat, sakit di punggung bagian bawah dan juga bagian panggul. Kram, serta perdarahan vagina yang tidak normal
  • Sakit perut yang parah, sakit bahu, tekanan darah rendah, pingsan, tekanan di rektum. Semua ini adalah gejala yang terjadi jika Anda mengalami kehamilan ektopik yang pecah di dalam. Kondisi ini harus segera dirawat
  • Gejala kehamilan ektopik sama dengan kehamilan biasa, karena selain menggunakan tespek, sebaiknya Anda juga memeriksakan diri ke dokter. Untuk memastikan tidak terjadi kehamilan ektopik.

2. Menjalani Pengobatan tanpa Operasi

Hindari hamil di luar rahim dengan 4 cara yang Bunda wajib tahu

Kehamilan ektopik bisa ditangani dengan obat-obatan atau operasi.

Akan tetapi, operasi memiliki risiko tinggi merusak tuba falopi yang bisa meningkatkan risiko kehamilan ektopik selanjutnya.

Jika kondisi embrio di luar rahim belum terlalu parah, Anda bisa menjalani pengobatan tanpa operasi.

Cerita mitra kami
6 Cara Meredakan Mual saat Hamil yang Bisa Dicoba Ibu di Rumah
6 Cara Meredakan Mual saat Hamil yang Bisa Dicoba Ibu di Rumah
Skincare Aman untuk Ibu Hamil, Pastikan Tidak Mengandung 4 Bahan Berbahaya Ini!
Skincare Aman untuk Ibu Hamil, Pastikan Tidak Mengandung 4 Bahan Berbahaya Ini!
Ini Skin Care Aman untuk Ibu Hamil, Kulit Wajah Tetap Sehat
Ini Skin Care Aman untuk Ibu Hamil, Kulit Wajah Tetap Sehat
Berikut 4 Mitos Ibu Hamil Seputar Jenis Kelamin Bayi, Mana yang Benar ya?
Berikut 4 Mitos Ibu Hamil Seputar Jenis Kelamin Bayi, Mana yang Benar ya?

Obat yang digunakan biasanya adalah methoterxtate, yang digunakan untuk mencegah pertumbuhkan sel.

Obat ini digunakan ketika kehamilan ektopik dideteksi sejak dini. Pengobatan dilakukan dengan tes darah secara rutin, karenanya harus siap bolak balik ke dokter.

Pengobatan ini sebaiknya diikuti dengan menggunakan KB, untuk mencegah kehamilan. Karena methotrextate bisa berbahaya pada janin.

Obat ini juga memiliki efek samping seperti mual, diare dan masalah pencernaan.

Jika kondisi kehamilan ektopik Anda sudah parah, satu-satunya jalan adalah dengan operasi.

Konsultasikan dengan dokter pilihan pengobatan apa yang sebaiknya Anda jalani.

3. Memeriksakan Diri ke Dokter Jika Mengalami Gejala Kehamilan di Luar Rahim

Hindari hamil di luar rahim dengan 4 cara yang Bunda wajib tahu

Jika Anda mengalami sakit di perut bagain bawah yang sangat parah, namun tidak berkurang meski sudah menjalani perawatan, katakan pada dokter.

Ini bisa menjadi salah satu tanda infeksi, dan menimbulkan risiko kehamilan ektopik lagi jika tidak ditangani dengan baik.

4. Usahakan Kehamilan Berikutnya Diawasi oleh Dokter

Hindari hamil di luar rahim dengan 4 cara yang Bunda wajib tahu

Bila Anda pernah mengalami kehamilan di luar rahim sebelumnya, konsultasikan dengan dokter saat merasakan tanda-tanda kehamilan. Agar bisa diperiksa apakah kehamilannya normal atau tidak.

Banyak ibu yang bisa hamil dan melahirkan secara normal setelah mengalami kehamilan ektopik. Jadi jangan putus harapan.

Semoga artikel ini bermanfaat ya, Bunda.

Baca juga:

Kehamilan Ektopik Bisa Sebabkan Kematian, Ketahui Penyebab, Gejala, hingga Peluang Hamil Setelah Mengalaminya

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

ddc-calendar
Bersiaplah untuk kelahiran bayi dengan menambahkan HPL Anda
ATAU
Hitung tanggal HPL
img
Penulis

Fitriyani

  • Halaman Depan
  • /
  • Tips Kehamilan
  • /
  • Cara Menghindari Kehamilan di Luar Rahim yang Wajib Diketahui Ibu
Bagikan:
  • Cara Menggunakan dan Membaca Tespek yang Benar agar Hasil Akurat

    Cara Menggunakan dan Membaca Tespek yang Benar agar Hasil Akurat

  • Apakah Sprite Bisa Mencegah Kehamilan? Inilah Faktanya!

    Apakah Sprite Bisa Mencegah Kehamilan? Inilah Faktanya!

  • Apakah Orang Hamil Bisa Haid? Ini Fakta dan Penyebab yang Perlu Diwaspadai

    Apakah Orang Hamil Bisa Haid? Ini Fakta dan Penyebab yang Perlu Diwaspadai

  • Cara Menggunakan dan Membaca Tespek yang Benar agar Hasil Akurat

    Cara Menggunakan dan Membaca Tespek yang Benar agar Hasil Akurat

  • Apakah Sprite Bisa Mencegah Kehamilan? Inilah Faktanya!

    Apakah Sprite Bisa Mencegah Kehamilan? Inilah Faktanya!

  • Apakah Orang Hamil Bisa Haid? Ini Fakta dan Penyebab yang Perlu Diwaspadai

    Apakah Orang Hamil Bisa Haid? Ini Fakta dan Penyebab yang Perlu Diwaspadai

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti