Ocehan bayi bisa tentukan kemampuannya membaca di masa depan

lead image

Menggemaskan memang saat mendengarkan bayi ngobrol dan mengoceh dengan bahasanya. Ternyata, ini bisa mengidentifikasi kemampuan ia membaca lho!

Menggemaskan ya Bun, saat mendengar bayi ngobrol atau mengoceh. Ternyata sebuah studi menunjukkan bahwa semakin banyak ocehan menggemaskan dari bayi ini, ia akan lebih cepat bisa membaca saat tumbuh dewasa.

Bayi ngobrol tanda ia pintar membaca?

Sekitar 2 bulan setelah kelahiran, bayi mulai bereksperimen dengan membuat bunyi vocal aneh namun menggemaskan.

Penelitian terbaru menunjukkan bahwa anak-anak yang paling riang dan ‘ceriwis’ dalam mengoceh, lebih mungkin memiliki kecenderungan pandai dalam membaca.

Para ilmuwan dari Florida State University menganggap kaitan yang mereka temukan dapat membantu para dokter mendeteksi tingkat kemampuan membaca seorang anak sejak usia bayi.

Para peneliti menemukan bahwa anak-anak dengan ocehan yang lebih kompleks saat bayi, atau bayi ngobrol lebih banyak, akan lebih baik ketika mengidentifikasi huruf tertentu pada saat mereka latihan membaca nanti.

Para peneliti menyelidiki apakah menilai kemampuan bahasa lebih awal, dengan mengukur kompleksitas bicara pada masa bayi, dapat memprediksi kesulitan membaca di kemudian hari. Mereka melacak sembilan bayi dari keluarga di Amerika berbahasa Inggris antara usia 9 dan 30 bulan. Setiap celoteh bayi direkam ketika mereka berinteraksi dengan orang di sekelilingnya.

Para peneliti melihat secara khusus rasio konsonan-vokal (CV), suatu ukuran kompleksitas vokal yang terbukti.

Mereka kemudian bertemu lagi dengan anak-anak tersebut ketika mereka berusia enam tahun untuk memeriksa kemampuan mereka untuk mengidentifikasi huruf, untuk mengetahui tentang adanya gangguan membaca di kemudian hari.

Tim menemukan bahwa mereka yang memiliki kata-kata rumit atau ocehan yang lebih kompleks saat bayi, akan lebih baik ketika mengidentifikasi huruf-huruf atau bacaan tertentu dalam tes membaca saat ia beranjak besar.

Meskipun ukuran sampel terbilang relatif kecil dan kesembilan anak berkembang secara normal, para peneliti mengatakan bahwa temuan mereka mungkin menunjukkan hubungan antara ocehan awal dan keterampilan membaca.

Mereka menyarankan bahwa di masa depan, makin kompleks bahasa bayi mengoceh mungkin bisa berguna sebagai indikator ada tidaknya gangguan membaca, lebih dini pada anak-anak. Hal ini akan memungkinkan orangtua dan tim profesional untuk mengidentifikasi dan menangani anak-anak lebih dini dalam risiko kesulitan membaca.

Artikel terkait: Penelitian: Bayi senang mendengarkan bayi lain berbicara. Mengapa?

Penulis studi tersebut, Dr. Kelly Farquharson dari Florida State University mengatakan, “Makalah ini memberikan data yang menarik untuk mendukung hubungan awal dan kuat antara ocehan bayi dan keterampilannya mengenali huruf pada masa depan. Hal ini membantu kami mengidentifikasi ketidakmampuan membaca lebih cepat dan lebih dini.”  

 

Nah, coba perhatikan bagaimana cara bayi Anda ngobrol, Bun?

 

 

Referensi: Daily Mail
Baca juga: 

Anak Perempuan Lebih Cepat Bicara Daripada Anak Laki-laki, Ini Penjelasannya

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Adroid.