TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Ramadan MomTAP
  • Event
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Ramadan MomTAPRamadan MomTAP
  • EventEvent
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Tragis! Sang Ibu Diracuni oleh Suaminya, Bayi ini Meninggal setelah Menyusui

Bacaan 4 menit
Tragis! Sang Ibu Diracuni oleh Suaminya, Bayi ini Meninggal setelah Menyusui

Seorang bayi meninggal usai menyusu setelah sang ayah memberi racun tikus pada sepotong daging yang disantap ibu dari bayi tersebut.

Seorang lelaki tega meracuni istrinya lantaran terbakar api cemburu. Akibatnya sangat fatal, tak cuma si istri yang meregang nyawa karena keracunan, tetapi juga sang bayi meninggal setelah menyusu.

Tersangka diduga melakukan kejahatan tersebut karena istrinya telah meminta untuk bercerai. Di saat yang sama, ia mendapati korban telah memulai hubungan baru dengan lelaki lain.

Meracuni Istri karena Cemburu, Berakhir Bayi Meninggal Setelah Menyusu

bayi meninggal setelah menyusu

Melansir Mirror, seorang ayah diduga membunuh istri sekaligus bayinya yang berusia tiga bulan setelah memberikan racun tikus kepada istrinya yang masih dalam masa menyusui.

Luiz Edivaldo de Souza dituduh membunuh Josiele Lopes yang berusia 36 tahun dan putra mereka yang berusia tiga bulan di  Brasil Rio dos Cedros pada September tahun lalu.

Mayat Lopes dan bayi laki-lakinya ditemukan oleh polisi pada 23 September tahun lalu, setelah dinyatakan hilang sejak tanggal 15 bulan yang sama.

Saat hilangnya korban, tersangka mengirim pesan kepada kerabat Lopes dengan menyamar sebagai istrinya itu. Dalam pesan tersebut, ia mengaku telah pindah ke daerah Rio Grande do Sul.

bayi meninggal setelah menyusu

Namun pihak keluarga kemudian kehilangan kontak saat nomor tersebut berusaha dihubungi kembali. Rupanya tersangka telah memblokir kontak mereka.

Polisi mulai menyelidiki kasus tersebut setelah anak tertua Lopes yang berusia 17 tahun membuat laporan. Remaja tersebut curiga bahwa yang mengirimkan pesan bukanlah ibunya.

Artikel terkait: Tragis, Anak Driver Ojol Ini Tewas Usai Santap Takjil dari Perempuan Misterius

Bayi Meninggal Setelah Menyusu, Ayahnya Mengaku Tak Sengaja

Pihak kepolisian menyimpulkan bahwa lelaki tersebut telah membubuhi sepotong daging yang disantap istrinya dengan racun tikus. Setelah makan, Lopes menyusui bayi laki-lakinya dengan ASI yang telah terkontaminasi racun tersebut.

bayi meninggal setelah menyusu

Perempuan berusia 36 tahun itu kemudian mulai merasa sakit dan meminta sang suami untuk membawanya ke rumah sakit.

Akan tetapi bukannya mengantarkan ke rumah sakit, tersangka diduga malah membawa istri dan anaknya ke daerah sekitar hutan di Rio dos Cedros, sekitar 118 kilometer (73 mil) dari rumah mereka di Itapema. Di sana dia menguburkan keduanya, yang saat itu sudah tak bernyawa.

Tersangka mengatakan kepada polisi bahwa dia meracuni istrinya dengan sepotong daging. Tetapi dia tidak mengantisipasi bahwa racun tersebut kemudian akan ditransfer ke bayi melalui ASI ketika sang istri menyusui bayinya segera setelah makan daging beracun. Saat diinterogasi, tersangka terus menekankan bahwa dirinya tak sengaja membunuh bayinya.

Tragis! Sang Ibu Diracuni oleh Suaminya, Bayi ini Meninggal setelah Menyusui

Kedua jenazah korban ditemukan di hutan di Rio dos Cedros, Santa Catarina, Brasil, pada 22 September. Tersangka mengaku tak menduga bahwa anaknya yang masih bayi juga ikut teracuni oleh makanan yang dia berikan kepada sang istri.

Kepolisian setempat masih terus mendalami kasus ini karena tersangka memberikan keterangan yang membingungkan.

Keracunan pada Busui yang Perlu Diwaspadai

Parents, sebagian besar kondisi yang dialami busui akan memengaruhi produksi dan kualitas ASI-nya. Termasuk kondisi keracunan yang dialami ibu.

Secara garis besar ada dua bentuk keracunan, yaitu dari keracunan makanan dan keracunan zat kimia berbahaya. Kedua bentuk keracunan tersebut dapat memberi dampak yang berbeda pada ASI.

bayi meninggal setelah menyusu

Keracunan makanan disebabkan konsumsi makanan yang terkontaminasi mikroorganisme berbahaya. Misalnya bakteri E.Coli. Salmonella, Listeria, dan lain sebagainya. Hal ini menimbulkan gejala keracunan.

Kondisi keracunan ini biasanya terjadi saat mengonsumsi makanan basi, makanan mentah atau kurang matang. Beberapa gejala keracunan makanan yang bisa dialami busui saat tak sengaja menyantap makanan yang terkontaminasi, antara lain mual, muntah, sakit perut, diare, demam, dehidrasi, pusing, lemas, hingga kelemahan otot.

Artikel terkait: Anak tewas keracunan Karbon Monoksida dari kulkas yang bocor

Keracunan Makanan vs Zat Berbahaya, Bagaimana Pengaruhnya pada ASI?

Melansir laman Klikdokter, dr. Devia Irine Putri mengatakan bahwa ibu menyusui masih boleh memberikan ASI kepada bayi ketika kondisinya masih memungkinkan. Atau dengan kata lain, gejala yang dialami tergolong ringan.

Tragis! Sang Ibu Diracuni oleh Suaminya, Bayi ini Meninggal setelah Menyusui

Pada dasarnya, keracunan makanan pada ibu menyusui tidak akan memberi efek negatif kepada bayi. Si kecil tidak akan ikut keracunan saat meminum ASI dari ibu yang sedang keracunan makanan karena mikroorganisme ini hanya berada di saluran pencernaan.

Lain ceritanya jika yang Anda alami bukanlah keracunan makanan melainkan keracunan zat kimia berbahaya. Pasalnya, efek toksik keracunan jenis ini bisa sampai dalam aliran darah sehingga jelas akan mempengaruhi ASI secara langsung.

****

Cerita mitra kami
Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik

Semoga kasus bayi meninggal setelah menyusu tak terulang lagi, ya, Parents.

Baca juga:

Waspada 13 gejala bayi keracunan ASI basi, jangan disepelekan Bunda!

7 Tips Penting Untuk Mencegah Anak Keracunan Makanan

Hati-hati! Kebanyakan Minum Air Putih Bisa Sebabkan Keracunan

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Titin Hatma

  • Halaman Depan
  • /
  • Berita Terkini
  • /
  • Tragis! Sang Ibu Diracuni oleh Suaminya, Bayi ini Meninggal setelah Menyusui
Bagikan:
  • Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
    Cerita mitra kami

    Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!

  • Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
    Cerita mitra kami

    Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”

  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

  • Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
    Cerita mitra kami

    Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!

  • Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
    Cerita mitra kami

    Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”

  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti