TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Puasa Syawal Lebih Dulu sebelum Bayar Puasa Ramadan, Bolehkah? Ini Hukumnya!

Bacaan 4 menit
Puasa Syawal Lebih Dulu sebelum Bayar Puasa Ramadan, Bolehkah? Ini Hukumnya!

Terkadang kita dibuat bingung, apabila masih memiliki utang puasa ramadhan apakah boleh menjalankan puasa syawal?

Berpuasa di bulan syawal selama 6 hari adalah ibadah yang dapat menyempurnakan puasa ramadan. Namun, terkadang kita dibuat bingung, apabila masih memiliki utang puasa ramadan apakah boleh menjalankan puasa syawal? Tulisan di bawah ini akan mengulas hukum bayar utang puasa di bulan syawal. Simak penjelasannya berikut.

Hukum Bayar Utang Puasa di Bulan Syawal

Puasa Syawal Lebih Dulu sebelum Bayar Puasa Ramadan, Bolehkah? Ini Hukumnya!

Pernahkah Anda dilanda perasaan dilema ketika hendak menjalankan puasa di bulan syawal? Pasalnya, Anda ternyata masih memiliki utang puasa tetapi ingin menyempurnakan ramadan dengan menjalankan puasa syawal. Lalu, sebenarnya bagaimana hukumnya dalam Islam?

Ulama Ahli Fiqih asal Yogyakarta, Ustadz M. Shiddiq Al Jawi mengatakan, terdapat dua perbedaan pendapat mengenai hukum membayar utang puasa di bulan Syawal. Yang pertama adalah dari para jumhur ulama penganut mazhab Hanafi, Maliki dan Syafi’i. Mereka sepakat bahwa puasa syawal diperbolehkan meski masih memiliki utang puasa ramadan.

bayar utang puasa di bulan syawal

Ulama mazhab Hanafi membolehkan secara mutlak tanpa disertai kemakruhan, sementara ulama mazhab Maliki dan Syafi’i membolehkan tetapi makruh hukumnya.  

Sedangkan yang kedua, yakni para ulama penganut mazhab Hanbali, mengharamkan puasa sunnah di bulan Syawal sebelum umat muslim mengganti puasa wajib di bulan ramadan. 

“Pendapat yang lebih kuat adalah pendapat jumhur ulama yang membolehkan seseorang berpuasa sunnah enam hari di bulan Syawal sebelum meng-qadha puasa ramadannya,” kata Ustadz Shiddiq. 

Baca juga: Tata Cara dan Niat Ganti Puasa Ramadhan yang Ditinggalkan

Puasa Syawal Diperbolehkan karena Waktu Membayar Utang Puasa Ramadan Lebih Fleksibel

bayar utang puasa di bulan syawal

Sumber: iStockphoto

Pandangan yang membolehkan puasa syawal berasal dari hadits yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim. Dari Aisyah RA, ia berkata, “Saya pernah mempunyai kewajiban (qadha) puasa ramadan, dan saya tidak mampu mengqadha-nya kecuali di bulan Sya’ban.”

Hadits ini menurut para ulama, menunjukkan bahwa waktu untuk membayar utang puasa di bulan ramadan sangat longgar mulai dari bulan Syawal hingga bulan Syaban. Itulah sebabnya, tidak mengapa bila kita hendak menjalankan puasa Syawal meski belum membayar utang puasa ramadhan. 

Bahkan Aisyah RA, yang dikenal sangat rajin menjalankan ibadah sunnah juga membayar utang puasanya di bulan Syaban. Itu artinya, ia juga lebih dulu menjalankan puasa Syawal selama enam hari. 

Dikutip dari Telisik.id, Imam Ibnu Baththal juga sependapat dengan kelonggaran waktu mengganti puasa ramadhan. Ia pernah berkata, “Para ulama telah sepakat bahwa barangsiapa yang meng-qadha puasa ramadan yang ditinggalkannya di bulan Syaban sesudahnya, maka dia dapat disebut orang yang telah menunaikan kewajibannya berpuasa ramadan tanpa melalaikan kewajiban itu.” (Ibnu Baththal, Syarah Al Bukhari, Juz IV, hlm. 95)

Baca juga: 6 Pertanyaan Seputar Bayar Utang Puasa Ramadhan, Bolehkah Digabung dengan Puasa Lain?

Niat dan Tata Cara Puasa Sunnah selama 6 Hari di Bulan Syawal

bayar utang puasa di bulan syawal

Sumber: iStockphoto

Menjalankan puasa Syawal diyakini mampu menyempurnakan ibadah puasa ramadhan. Bahkan, puasa Syawal memiliki amalan layaknya berpuasa selama setahun penuh. Hal ini seperti yang pernah diucapkan oleh Nabi Muhammad SAW:

“Barangsiapa yang berpuasa ramadan, kemudian ia ikuti dengan berpuasa enam hari di bulan Syawal, maka ia akan mendapat pahala seperti puasa setahun penuh.” (HR Muslim)

Adapun niat puasa Syawal adalah sebagai berikut:

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ الشَّوَّالِ لِلهِ تَعَالَى‎

“Nawaitu shauma ghadin ‘an adâ’i sunnatis Syawwâli lillâhi ta‘âlâ.”

Artinya: “Aku berniat puasa sunah Syawal esok hari karena Allah SWT.”

Bacaan niat ini bisa dilafalkan malam hari sebelum menjalankan puasa Syawal.

Puasa Syawal Lebih Dulu sebelum Bayar Puasa Ramadan, Bolehkah? Ini Hukumnya!

Namun, bagi yang ingin menjalankan puasa Syawal di hari itu juga, bisa melafalkan niat puasa di pagi hari seperti berikut:

نَوَيْتُ صَوْمَ هَذَا اليَوْمِ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ الشَّوَّالِ لِلهِ تَعَالَى‎

“Nawaitu shauma hâdzal yaumi ‘an adâ’i sunnatis Syawwâli lillâhi ta‘âlâ.”

Artinya: “Aku berniat puasa sunah Syawal hari ini karena Allah SWT.”

Sementara itu, untuk tata cara menjalankan ibadah puasa Syawal adalah sebagai berikut:

  1. Puasa dijalankan selama 6 hari di bulan Syawal dan tidak harus dijalankan berurutan.
  2. Niat boleh dibaca setelah terbit fajar. Jadi, tidak harus pada malam hari seperti ibadah puasa ramadan.
  3. Boleh membatalkan puasa sewaktu-waktu.
  4. Bagi perempuan yang sudah menikah, perlu meminta izin kepada suami sebelum menunaikan puasa.
  5. Apabila mampu, usahakan untuk tetap membayar utang puasa ramadan terlebih dahulu.

Parents, itulah hukum mengenai bayar utang puasa di bulan Syawal. Semoga informasi di atas bermanfaat ya!

Baca juga:

Niat, Tata Cara, dan Keutamaan Melakukan Puasa Syawal Usai Ramadhan

Rukun dan Syarat Wajib Puasa Ramadan yang Wajib Diketahui agar Puasa Sah

Parents, Ini yang Perlu Diketahui tentang Niat dan Keutamaan Puasa Syaban

 

 

 

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Ruhaeni Intan

Diedit oleh:

Fitriyani

  • Halaman Depan
  • /
  • Ramadan MomTAP
  • /
  • Puasa Syawal Lebih Dulu sebelum Bayar Puasa Ramadan, Bolehkah? Ini Hukumnya!
Bagikan:
  • 6 Pertanyaan Seputar Bayar Utang Puasa Ramadan, Ini Jawabannya!

    6 Pertanyaan Seputar Bayar Utang Puasa Ramadan, Ini Jawabannya!

  • Bacaan Ayat Kursi Lengkap, Arti, dan Keutamaan Mengamalkannya

    Bacaan Ayat Kursi Lengkap, Arti, dan Keutamaan Mengamalkannya

  • Niat, Tata Cara, dan Doa Buka Puasa Ganti Ramadan, Wajib Tahu!

    Niat, Tata Cara, dan Doa Buka Puasa Ganti Ramadan, Wajib Tahu!

  • 6 Pertanyaan Seputar Bayar Utang Puasa Ramadan, Ini Jawabannya!

    6 Pertanyaan Seputar Bayar Utang Puasa Ramadan, Ini Jawabannya!

  • Bacaan Ayat Kursi Lengkap, Arti, dan Keutamaan Mengamalkannya

    Bacaan Ayat Kursi Lengkap, Arti, dan Keutamaan Mengamalkannya

  • Niat, Tata Cara, dan Doa Buka Puasa Ganti Ramadan, Wajib Tahu!

    Niat, Tata Cara, dan Doa Buka Puasa Ganti Ramadan, Wajib Tahu!

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti