TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Batik Betawi, Sejarah, Makna dan Filosofisnya bagi Orang Asli di Jakarta

Bacaan 5 menit
Batik Betawi, Sejarah, Makna dan Filosofisnya bagi Orang Asli di Jakarta

Yuk, belajar mengenal asal usul Batik Betawi, salah satu kerajinan tradisional khas Jakarta, juga makna dari warna dan ragam motifnya!

Sebagai warga negara Indonesia kita patut berbangga hati karena Batik Batawi berhasil dinobatkan UNESCO sebagai salah satu warisan dunia. Keberhasilan ini bukan tanpa alasan. Itu karena corak dan warna pada batik asal Jakarta ini sungguh mewakili karakter budaya Betawi secara khusus, dan identitas Kota Jakarta secara umum.  

Yuk, belajar mengenai asal-usul kerajinan tradisional khas Jakarta ini serta makna dari warna dan ragam motifnya!

Asal-usul Terciptanya Batik Betawi

Tiap kain tradisional memiliki makna filosofisnya sendiri yang tertuang dalam warna dan coraknya, begitu juga dengan kain batik asal Betawi.

batik betawi

Motif Batik Betawi Ondel-ondel (Image: Lifestyle Okezone)

Batik Betawi mulai dikerjakan di abad ke-19 di Batavia. Entah siapa yang pertama kali menciptakannya, tapi rumah mode Met Zellar dan Van Zuylen yang waktu itu menjadi satu penghasil batik paling popular di kalangan masyarakat kelas atas Batavia, keturunan Belanda, China dan pribumi elit.

Melansir Museum Nusantara, pusat produksi batik di masa itu ada di wilayah Tanah Abang, mulai dari Karet Tengsin, Kebayoran hingga Tebet.

Waktu itu pengusahanya didominasi oleh orang-orang keturunan Tionghoa. Seiring berjalannya waktu, pengrajin batik di Jakarta semakin banyak, hingga masuk ke perkampungan-perkampungan Betawi. Salah satu wilayah yang masih eksis memproduksi Batik khas Betawi adalah Kampung Batik Betawi Terogong, Jakarta.

Artikel Terkait: Kain Ulos, Si Penghangat Tubuh yang Menjadi Benda Sakral dalam Adat

Kampung Pengrajin Batik Betawi di Jakarta

batik betawi

Image: YuKepo.com

Hingga awal tahun 1960an, Terogong hanyalah kampung biasa. Namun setelah itu, wilayah ini berevolusi menjadi kampung batik. Meski beberapa saat kepopulerannya sempat meredup, tapi di tahun 2012 aktivitas membatik di kampung mulai digiatkan kembali oleh masyarakat setempat.

Motif batik yang diciptakan masyarakat Terogong ada sekitar 40 corak. Semuanya terbagi atas tiga kelompok, yaitu ikon Kota Jakarta, flora, dan fauna.

Dibandingkan kampung batik yang ada di Jakarta, Batik Betawi Terogong terbilang unik dan nyentrik, karena mereka menggunakan motif benda yang sudah langka ditemukan sehari-hari di Kota Jakarta.  Misalnya saja topeng, ontel, kembang api, pengantin Betawi, burung gelatik, hingga mengkudu dan ceremai, dua jenis buah yang sudah sangat langka.

Hingga kini produksi kain Batik Betawi Terogong masih dilakukan secara konvensional dan jumlah produksinya setiap bulan bisa mencapai 100-200 potong. Coba saja berkunjung ke sini untuk melihat secara langsung proses pembuatannya.

Artikel Terkaitnya: Menilik 5 Fakta Songket, Kain Khas Palembang Berharga Fantastis

Ciri Khas dan Makna yang Terkandung pada Kerajinan Batik

batik betawi

Image: Adhiantirina.com

Awalnya, motif yang digunakan pada batik khas Betawi persis seperti batik dari pesisir utara Pulau Jawa, yaitu pesisiran. Tapi kemudian, mulai berkembang dengan dipengaruhi kebudayaan Tionghoa dan Timur Tengah.

Batik khas Betawi banyak menggunakan warna dasar cerah. Corak pada motifnya juga banyak menggambarkan budaya Betawi, seperti misalnya Ondel-ondel, tarian Jail-jali, Sungai Ciliwung, Tanjidor hingga Peta Ceila.

Setiap warna, corak dan motif batik tersebut memiliki makna yang berbeda dan dalam yang menggambarkan nilai-nilai kehidupan masyarakat Betawi, serta harapan mereka akan keseimbangan alam semesta dan kehidupan yang sejahtera di dunia.

Secara umum, batik banyak digunakan sebagai busana resmi. Misalnya, seragam atau acara formal di kantor atau sekolah, pernikahan, khitanan, acara kebudayaan, dan sebagainya.

Artikel Terkait: Fakta Menarik Kain Sasirangan Khas Banjar, Asal Usul hingga Arti Warnanya

Motif Batik Khas Betawi

Batik Betawi, Sejarah, Makna dan Filosofisnya bagi Orang Asli di Jakarta

Motif Penganten Betawi (Image: Museum Nusantara)

Pada umumnya motif Batik Betawi lumayan banyak. Namun ada sekitar 10 motif batik asli Jakarta yang sangat popular. Di antaranya adalah:

  1. Pencakar Langit. Ini motif bergambar maskot Kota Jakarta, yaitu ondel-ondel, yang berdiri kokoh di antara bangunan pencakar langit gambaran dari kota yang maju akan teknologi dan komunikasi.
  2. Jali-jali. Motif untuk mengenang pohon yang banyak tumbuh di Kota Jakarta, yaitu jali-jali. Tumbuhan ini sering dijadikan bahan mainan untuk membuat kalung dan gelang oleh anak-anak di masa lampau.
  3. Burung Hong. Burung Hong merupakan lambang dari kebahagiaan. Motif yang didominasi warna merah dan kuning ini dipengaruhi oleh budaya Tiongkok dan Arab.
  4. Peganten Betawi. Pakaian pengantin laki-laki dan perempuan asli Betawi merupakan percampuran dari budaya Tiongkok dan Arab.
  5. Nama ini terinspirasi dari Gunung Salak yang dipercaya memiliki kekuatan dalam menjaga Batavia.
  6. Motif Nusa Kelapa. Motif yang menggambarkan situasi Jakarta di masa lampau, yaitu sebuah kota yang asri, teduh, dan segar.
  7. Motif Rasamala. Berasal dari pohon rasamala, salah satu pohon yang dianggap sakral oleh masyarakat Batavia.
  8. Penari Ngaronjeng. Motif digambarkan seorang wanita mengenakan pakaian yang sangat bagus sambil menarikan tari Ngaronjeng.
  9. Kain Bertumpal atau Pucuk Rebung. Bentuk motifnya berupa jajaran segitiga yang saling berhadapan atau berlawanan dan didominasi warna merah dan kuning dengan warna dasar kain hitam atau biru.
  10. Loreng Ondel-ondel. Figur ondel-ondel digambarkan sepasang, laki-laki dan perempuan berpakaian lengkap serta dilengkapi dengan kembang kelape.

Artikel Terkait: Bangga! Dior Gunakan Kain Endek Bali untuk Koleksi Fashion Teranyar

Arti Warna pada Kain Batik Khas Jakarta

Batik Betawi, Sejarah, Makna dan Filosofisnya bagi Orang Asli di Jakarta

Image: Republika

Batik khas Jakarta cenderung didominasi warna cerah seperti merah dan kuning, hijau, oranye, putih, dan ada juga biru dan hitam. Tiap warna mewakili makna yang berbeda dari karakter masyarakat Betawi. Yaitu:

Cerita mitra kami
Jaga Anak Tetap Sehat Saat Belajar di Rumah, Pastikan Nutrisi Ini Terpenuhi
Jaga Anak Tetap Sehat Saat Belajar di Rumah, Pastikan Nutrisi Ini Terpenuhi
Stimulasi Tepat untuk Mengembangkan Kreativitas Anak di Usia Toddler dan Prasekolah
Stimulasi Tepat untuk Mengembangkan Kreativitas Anak di Usia Toddler dan Prasekolah
Ajarkan Si Kecil Kebiasaan Hidup Bersih untuk Mencegah Penyebaran Virus
Ajarkan Si Kecil Kebiasaan Hidup Bersih untuk Mencegah Penyebaran Virus
Bunda, Yuk Bantu Cegah Alergi Si Kecil dengan Optimalkan Nutrisinya
Bunda, Yuk Bantu Cegah Alergi Si Kecil dengan Optimalkan Nutrisinya
  • Merah: Kemauan yang besar untuk belajar, bersifat dinamis dan berani.
  • Kuning: Bermakna hangat, cerdik, dan sangat berbakat dalam bisnis.
  • Biru: Karakter yang suka mempertahankan kebiasan, aturan, dan tradisi yang berlaku.
  • Hijau: Menggambarkan harmoni dan kebersamaan.
  • Putih: Artinya suci dan religius.
  • Hitam: Pertanda suka berpetualang, memiliki imajinasi yang tinggi, dan misterius.

Yuk, mulai sekarang budayakan mengenakan batik termasuk batik betawi dalam berbagai aktivitas Anda untuk mempertahankan keberadaannya.

Baca juga artikel menarik lainnya:

4 Fakta Menarik Serta Jenis-Jenis Kain Tenun Suku Dayak yang Indah

Filosofi Pembuatan Kain Tenun Lombok, Syarat Perempuan Sasak Boleh Menikah

Kain Ulap Doyo, Kain Tradisional Suku Dayak Benuaq yang Terbuat dari Daun

 

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Ester Sondang

Diedit oleh:

Fitriyani

  • Halaman Depan
  • /
  • Kebudayaan
  • /
  • Batik Betawi, Sejarah, Makna dan Filosofisnya bagi Orang Asli di Jakarta
Bagikan:
  • 6 Jenis Pakaian Adat dari Provinsi Kalimantan Barat yang Indah Menawan

    6 Jenis Pakaian Adat dari Provinsi Kalimantan Barat yang Indah Menawan

  • 30 Rempah Indonesia Beserta Kegunaannya untuk Masakan dan Obat

    30 Rempah Indonesia Beserta Kegunaannya untuk Masakan dan Obat

  • Kalender Jawa Januari 2026: Tanggal Weton, Hijriah, Masehi

    Kalender Jawa Januari 2026: Tanggal Weton, Hijriah, Masehi

  • 6 Jenis Pakaian Adat dari Provinsi Kalimantan Barat yang Indah Menawan

    6 Jenis Pakaian Adat dari Provinsi Kalimantan Barat yang Indah Menawan

  • 30 Rempah Indonesia Beserta Kegunaannya untuk Masakan dan Obat

    30 Rempah Indonesia Beserta Kegunaannya untuk Masakan dan Obat

  • Kalender Jawa Januari 2026: Tanggal Weton, Hijriah, Masehi

    Kalender Jawa Januari 2026: Tanggal Weton, Hijriah, Masehi

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti