TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Waspadai Risiko Penyakit Serius Bila Suka Tidur Terlentang

Bacaan 4 menit
Waspadai Risiko Penyakit Serius Bila Suka Tidur Terlentang

Parents, tahu tidak bahaya yang mengintai ketika kita tidur dengan posisi telentang? Mulai dari yang berkaitan dengan pernapasan hingga pecernaan.

Tidur adalah aktivitas rutin yang dilakukan manusia untuk beristirahat dan mengisi ulang energi yang terkuras sepanjang hari. Sayangnya sebagian besar orang tidak memperhatikan posisi tidurnya. Padahal posisi tidur juga bisa mempengaruhi kesehatan, lho. Di artikel ini kita akan membahas apa saja bahaya tidur telentang bagi kesehatan. 

Posisi tidur telentang dengan punggung datar dan tangan di sisi kiri dan kanan dapat berbahaya bagi kesehatan. Tidur dalam posisi terlentang dapat memicu gangguan pada organ-organ penting seperti organ pernafasan dan organ pencernaan. Bahkan dapat menyebabkan kematian secara mendadak. Kenapa bisa begitu?

Berikut ini penjelasan selengkapnya.

3. Bahaya tidur telentang yang perlu diwaspadai

1. Bahaya tidur telentang terkait penyakit pernapasan

 

tidur setelah makan

Ketika tidur telentang, saluran pernapasan akan terhambat sehingga tidak bisa menghirup oksigen dengan baik. Jika ini berlangsung dalam waktu yang lama, tubuh tidak dapat mendapatkan asupan oksigen yang cukup. Kemungkinan yang paling fatal dapat berakibat kematian mendadak.

Selain itu, tidur terlentang menyebabkan lendir dalam hidung tidak dapat menyaring udara yang masuk dengan baik. Padahal udara yang masuk melalui hidung harus difilter terlebih dahulu oleh lendir hidung sehingga terbebas dari kuman penyakit.

Jika tidak disaring dengan baik, udara yang masuk bisa membawa kuman sehingga dapat menyebabkan seseorang mudah terserang penyakit.

Artikel terkait: 3 Posisi tidur ibu hamil muda terbaik yang aman dan nyaman bagi Bumil

2. Mendengkur dan Obstructive sleep apnea (OSA)

tidur ngorok tidur mendengkur

Obstructive sleep apnea (OSA) adalah gangguan tidur yang berpotensi serius. Hal ini menyebabkan pernapasan berhenti sesaat selama tidur. Apnea atau henti napas merupakan suatu kondisi terhentinya proses pernafasan dalam waktu singkat (beberapa detik hingga satu atau dua menit) tetapi dapat juga terjadi dalam jangka waktu yang lebih panjang.

OSA adalah jenis apnea ini terjadi ketika otot-otot tenggorokan Anda sebentar-sebentar rileks dan menghalangi jalan napas Anda selama tidur. Tanda OSA yang paling mudah dikenali adalah mendengkur.

Mendengkur dapat mengganggu tidur dan menyebabkan gangguan pada arteri karotis, yang memasok darah ke otak, wajah, dan leher. Meski demikian, tidak semua orang yang mendengkur mengalami OSA.

Artikel terkait: Jangan anggap remeh, sleep apnea bisa mempengaruhi kecerdasan anak

Waspadai Risiko Penyakit Serius Bila Suka Tidur Terlentang

Otot belakang tenggorokan menjadi terlalu rileks

Posisi tidur telentang menyebabkan otot-otot di belakang tenggorokan terlalu rileks. Otot-otot ini mendukung struktur termasuk bagian belakang atap mulut Anda (langit-langit lunak), potongan jaringan segitiga yang menggantung dari langit-langit lunak (uvula), amandel dan lidah. 

Ketika otot-otot ini terlalu rileks,  ia tidak dapat mendukung pernapasan dengan normal. Jalan napas akan menyempit atau menutup saat Anda bernapas dan pernapasan mungkin tidak memadai selama 10 detik atau lebih lama. Ini dapat menurunkan tingkat oksigen dalam darah dan menyebabkan penumpukan karbon dioksida.

Artikel terkait: Inilah alasan posisi tidur tengkurap berbahaya untuk bayi

3. Bahaya tidur telentang terkait Gastro Esophagael Reflux Disease (GERD)

bahaya tidur telentang - feat

Pada orang yang memiliki riwayat asam lambung tinggi dianjurkan untuk menghindari tidur telentang karena berbahaya. Posisi telentang lurus bisa memicu asam lambung naik ke kerongkongan atau yang disebut sebagai GERD.

Asam lambung yang naik ke kerongkongan atau berbalik arah (reflux) dan menyebabkan sensasi panas atau terbakar pada dada dan leher. Jika asam lambung ini terus naik sampai mencapai ujung kerongkongan dapat menyebabkan regurgitasi atau sensasi pahit di mulut.

Bahaya tidur telentang yang terkait dengan GERD dijelaskan oleh Dr. dr. Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH, MMB, FINASIM, FACP, pakar kesehatan di bidang gastroenterology, sebagai berikut;

Posisi tidur telentang bisa membuat gaya gravitasi bumi mengarahkan asam lambung berbalik ke kerongkongan kita. Hal ini disebabkan oleh bentuk lambung yang mirip dengan kantung.

Saat kita tidur telentang, apalagi tanpa bantal, maka posisi lambung ini bisa jadi lebih tinggi dari kerongkongan kita sehingga asam lambung akan mengalir balik ke kerongkongan dan memicu masalah kesehatan ini.

Waspadai Risiko Penyakit Serius Bila Suka Tidur Terlentang

Tindakan pencegahan

Untuk mencegah masalah tidur terkait GERD, sebaiknya gunakan bantal yang agak tinggi supaya posisi tenggorokan tetap lebih tinggi dari lambung. Selain itu, dr. Ari menyarankan agar kita tidak makan dalam waktu yang sangat berdekatan dengan tidur.

Setidaknya makan paling lambat dua jam sebelum tidur. Terutama jika kita terbiasa tidur telentang dan cenderung malas memakai bantal. Saran lain dari dr. Ari supaya kita makan pelan-pelan guna menyediakan waktu bagi lambung untuk melakukan dilatasi dan mencegah berbalik arahnya asam lambung.

***
Itulah informasi terkait bahaya tidur telentang. Semoga bermanfaat.

Cerita mitra kami
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital
Butuh Penanganan Cepat Saat Anak Terus Muntah dan Lemas? Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital Jakarta Selatan
Butuh Penanganan Cepat Saat Anak Terus Muntah dan Lemas? Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital Jakarta Selatan
Sumber: doktersehat, mayoclinic

Baca juga:

id.theasianparent.com/posisi-tidur-yang-salah

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Yuniati Rohmah

Diedit oleh:

Fitriyani

  • Halaman Depan
  • /
  • Penyakit
  • /
  • Waspadai Risiko Penyakit Serius Bila Suka Tidur Terlentang
Bagikan:
  • 7 Penyebab Pria Ereksi, Tak Melulu karena Rangsangan Seksual

    7 Penyebab Pria Ereksi, Tak Melulu karena Rangsangan Seksual

  • 10 Jenis Keputihan Normal dan Tidak Normal pada Wanita

    10 Jenis Keputihan Normal dan Tidak Normal pada Wanita

  • Bolehkah Ibu Hamil dan Ibu Menyusui Mendonorkan Darah? Ini Syarat Wajibnya!

    Bolehkah Ibu Hamil dan Ibu Menyusui Mendonorkan Darah? Ini Syarat Wajibnya!

  • 7 Penyebab Pria Ereksi, Tak Melulu karena Rangsangan Seksual

    7 Penyebab Pria Ereksi, Tak Melulu karena Rangsangan Seksual

  • 10 Jenis Keputihan Normal dan Tidak Normal pada Wanita

    10 Jenis Keputihan Normal dan Tidak Normal pada Wanita

  • Bolehkah Ibu Hamil dan Ibu Menyusui Mendonorkan Darah? Ini Syarat Wajibnya!

    Bolehkah Ibu Hamil dan Ibu Menyusui Mendonorkan Darah? Ini Syarat Wajibnya!

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti