TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Menyedihkan! Bayi 4 Bulan Ini Meninggal Tercekik Bedongnya Sendiri

Bacaan 4 menit
Menyedihkan! Bayi 4 Bulan Ini Meninggal Tercekik Bedongnya Sendiri

Waspada potensi bahaya membedong bayi, berikut hal-hal yang Parents wajib ketahui!

Kasus kematian bayi tentunya menjadi salah satu informasi yang sangat memprihatinkan bahkan benci untuk dibaca. Namun, agar kejadian semacam ini tak perlu terulang lagi, kami perlu menuliskan mengenai risiko bahaya bedong bayi.

Tragedi yang terjadi Rabu, 10 Januari 2018. Menimpa seorang bayi perempuan berusia empat bulan di Kuala Lumpur, Malaysia. Ia kehabisan napas karena tercekik bedongnya sendiri.

Orangtua sang bayi menemukannya dalam keadaan pingsan pada pukul 07.30 waktu setempat dan segera membawa bayi tersebut ke rumah sakit terdekat. Selama 15 menit, tim medis berjuang keras untuk membuatnya tersadar, namun sayangnya usaha tersebut tidak berhasil.

Sang bayi rupanya tercekik karena bedongnya tanpa sengaja menutupi wajah sang bayi saat tidur malam.

Kami dari theAsianparent turut berduka dan mendoakan bayi perempuan yang malang ini. Semoga keluarga yang ditinggalkan menemukan kekuatan dalam melewati masa-masa yang sulit.

Potensi Bahaya bedong bayi

Penelitian yang diterbitkan di Pediatrics pentingnya mempertimbangkan usia bayi saat memutuskan akan membedongnya. Mereka menemukan risiko yang kecil tetapi signifikan yang menghubungkan antara SIDS dengan bahaya bedong bayi.

Meski demikian, peneliti masih menganggap bahwa bayi tidur dalam posisi telentang merupakan posisi tidur paling aman untuknya.

Bedong bayi adalah teknik membalut tubuh bayi, terutama bayi baru lahir, dengan menggunakan selimut atau kain bedong (lampin). Bagi sebagian masyarakat, teknik seperti ini dapat membuat bayi merasa nyaman, membantu agar bayi bisa tidur lebih nyenyak, hangat, dan terlindungi seperti saat berada di dalam rahim ibu atau sedang dipeluk erat.

Membedong adalah teknik yang diturunkan dari generasi ke generasi yaitu dengan membungkus bayi menggunakan selimut. Bayi baru lahir yang dibedong akan merasa hangat dan nyaman seperti berada di dalam rahim. Teknik membedong juga diketahui dapat membantu mengatasi kolik pada bayi.

Namun, Parents perlu memerhatikan bahwa bedong bayi tidak bisa dilakukan terus-menerus. Seiring pertumbuhannya, bayi akan belajar berguling dan bergerak.

Jika bayi terus dibedong, bahkan saat tidur malam, ini tentu saja akan meningkatkan risiko ia akan berguling-guling sementara tangan kakinya tidak bergerak bebas.

Dikutip dari laman Alodokter, ada beberapa risiko bedong bayi yang perlu Parents waspadai. Apa saja?

1. Kelainan bentuk panggul

Perlu diketahui, membedong agar kaki bayi tidak bengkok adalah cara yang keliru dan justru bayi berisiko mengalami masalah panggul. Jika bedong terlalu ketat dengan posisi kaki dirapatkan dan diluruskan, ada kemungkinan bayi berisiko lebih tinggi untuk mengalami displasia panggul.

2. Sindrom kematian mendadak pada bayi (SIDS)

Sudden infant death syndrome (SIDS) merupakan istilah yang digunakan untuk menggambarkan bayi yang berusia di bawah satu tahun dan terlihat sehat, tiba-tiba meninggal dunia tanpa diketahui penyebabnya. SIDS sering terjadi saat bayi sedang tidur.

Bayi berisiko mengalami SIDS apabila saat dibedong dia mengubah posisi menjadi menyamping atau telungkup. SIDS juga bisa terjadi bila bedong bayi terlalu longgar, sehingga kain berisiko bergeser dan menutupi mulut dan hidung bayi. Hal ini bisa membuat bayi sulit bernapas. Selain itu, bedong bayi yang terlalu ketat dapat membuat Si Kecil kepanasan dan meningkatkan risiko SIDS.

Hal yang Penting Diingat sebelum Membedong Bayi!

bahaya bedong bayi 1

Artikel terkait: Video Tutorial Cara Bedong Bayi yang Benar Untuk Menghindari Hip Dysplasia

  • Kebanyakan bayi berhenti dibedong pada usia 3 – 4 bulan.
  • Bayi memang terlahir dengan ‘refleks terkejut’ saat tidur yang hanya terjadi hingga ia berusia 4 – 5 bulan. Hati-hati untuk tidak membedongnya terlalu dini apalagi jika ia memiliki ‘refleks terkejut’ yang kuat.
  • Jika Parents melihat bayi Anda selalu berusaha membebaskan dirinya dari bedong, itu berarti Anda perlu mengganti jenis selimut/kain yang digunakan saat membedong. Bahkan, stop membedongnya jika ia sudah menunjukkan tanda-tanda tidak nyaman.
  • Jangan biarkan bayi dibedong terlalu lama karena akan mengganggu perkembangan motoriknya.
  • JANGAN PERNAH meletakkan bayi dalam posisi tengkurap baik saat dibedong maupun tidak dibedong.

Setelah mengetahui bahaya bedong bayi dan panduan yang aman dalam membedong bayi, kami berharap dapat membantu Parents membuat keputusan apakah akan membedong bayi Anda atau tidak.

Parents punya pendapat lain tentang bedong bayi? Silakan bagikan kisah Anda di kolom komentar.

*Artikel ini disadur dari tulisan di theAsianparent Singapura.

Baca juga:

Suster ini ingatkan para orangtua akan bahaya membedong bayi dengan kencang

Cerita mitra kami
Kulit Newborn Mudah Ruam? Bisa Jadi Ada yang Salah di Cara Mencuci Bajunya!
Kulit Newborn Mudah Ruam? Bisa Jadi Ada yang Salah di Cara Mencuci Bajunya!
20 Jenis Ruam Kulit pada Bayi, Penyebab dan Cara Mengatasi
20 Jenis Ruam Kulit pada Bayi, Penyebab dan Cara Mengatasi
Sembelit pada Bayi, Cegah & Jaga Pencernaannya dengan Makanan Ini
Sembelit pada Bayi, Cegah & Jaga Pencernaannya dengan Makanan Ini
Anak Nyaman Bergerak dengan Popok Inovasi Baru, MIUBaby Resmi Luncurkan Ukuran Jumbo di MB Fair 2025!
Anak Nyaman Bergerak dengan Popok Inovasi Baru, MIUBaby Resmi Luncurkan Ukuran Jumbo di MB Fair 2025!

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Giasinta Angguni

  • Halaman Depan
  • /
  • Bayi
  • /
  • Menyedihkan! Bayi 4 Bulan Ini Meninggal Tercekik Bedongnya Sendiri
Bagikan:
  • 570 Inspirasi Nama Bayi Laki-laki Jepang yang Jarang Digunakan

    570 Inspirasi Nama Bayi Laki-laki Jepang yang Jarang Digunakan

  • 480 Nama Anak Perempuan Inggris Cantik Huruf A Sampai Z!

    480 Nama Anak Perempuan Inggris Cantik Huruf A Sampai Z!

  • 1060 Nama Bayi Perempuan Islami Tercantik dan Artinya, Huruf A-Z!

    1060 Nama Bayi Perempuan Islami Tercantik dan Artinya, Huruf A-Z!

  • 570 Inspirasi Nama Bayi Laki-laki Jepang yang Jarang Digunakan

    570 Inspirasi Nama Bayi Laki-laki Jepang yang Jarang Digunakan

  • 480 Nama Anak Perempuan Inggris Cantik Huruf A Sampai Z!

    480 Nama Anak Perempuan Inggris Cantik Huruf A Sampai Z!

  • 1060 Nama Bayi Perempuan Islami Tercantik dan Artinya, Huruf A-Z!

    1060 Nama Bayi Perempuan Islami Tercantik dan Artinya, Huruf A-Z!

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti