TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan Produk
  • Kehamilan
  • Anak
  • Event
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • EventEvent
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Suster ini ingatkan para orangtua akan bahaya membedong bayi dengan kencang

Bacaan 4 menit
Suster ini ingatkan para orangtua akan bahaya membedong bayi dengan kencang

Membedong bayi tidak boleh terlalu kencang. Simak apa saja bahaya membedong bayi dengan cara yang tidak tepat ini.

Parents, sudah tahu belum, berbagai macam publikasi penelitian telah menerangkan akan bahaya membedong bayi dengan cara yang tidak tepat.

Bahaya membedong bayi

bahaya membedong bayi 2

Salah satu bahaya membedong bayi, diantaranya dapat menyebabkan hip dysplasia (kondisi kaki tidak simetris pada bayi), meningkatkan risiko Sudden Infant Death Syndrom (SIDS) atau kematian mendadak pada bayi, hingga menghambat perkembangan motorik bayi.

Walaupun bayi butuh dibedong dalam kondisi tertentu untuk menjaga suhu tubuhnya, tapi cara bedong yang salah justru dapat membahayakan bayi. Simak apa kata seorang suster dan pengajar ini;

Dari hasil pengamatan saya, bayi itu lebih bahagia kalau bedong dan sarung tangannya dilepas. Mereka lebih bebas dan merdeka, maka kerjaan saya sepagi ini ngebisikin ibu supaya bedong bayinya dilonggarkan saja. Teringat dengan kejadian ketika dinas malam di IGD kemaren, datang seorang perempuan dengan bayi yang belum berusia 2 hari, bayi dibedong dengan cukup rapi. Mengeluh bayinya bernafas merintih dan berbunyi. Bahaya membedong bayi. Ketika kita lepas kain bedongnya, tangan bayinya langsung terangkat dan menunjukan tanda kejang (jari-jarinya kaku dan kejang). Orang tua si bayi tidak tahu kalau bayinya sudah kejang karna tertutup kain bedong yang rapat. Sungguh kasihan. Rasional sekali jika pembedongan bayi tidak lagi disarankan. Ketika di dalam rahim ibu, janin sudah mendapatkan kemerdekaannya, untuk menendang, meninju, berputar, salto, suka-suka dia. Ketika lahir, eh malah dikekang dengan kain. Kalau ingin menjaga suhu tubuh bayi, bisa menggunakan baju yang lebih hangat atau selimut. Menurut saya keluarga yg kekeuh bayinya dibedong rapat cuma khawatir tidak bisa menggendong bayi karna takut tulangnya masih lunak, jadi butuh ditopang dengan bedong. Ya belajar atuh. Ada lagi yang ingin agar kaki bayinya lurus. Beuh, Ballard score justru menunjukan bayi matang normal itu sikap kakinya seperti kodok. Sedangkan penggunaan sarung tangan konon kabarnya akan menghambat stimulus syaraf bayi untuk mengenal tekstur dan pelekatan dengan kulit ibu (karna lagi2 yang dia raba cuma tekstur kain). Sebaiknya kulit tangan bayi skin to skin dengan kulit ibu, terutama ketika menyusui. Perkara bayi suka menggaruk-garuk wajahnya, itu sudah kerjaan dia sejak di rahim sih *bawaan orok. Ya biarin aja, gak usah dihalangi juga. Kebayang ga sih bayi hidungnya gatal tapi tangannya diborgol pakai bedong ga bisa ngedusel2 atau garuk hidungnya sendiri? Gak sejahtera banget tuh bayi. Jaga aja kukunya supaya tidak terlalu tajam, plus jikalau ada luka garukan biasanya pada bayi lebih cepat pulih, kulitnya masih akan cepat berganti.
.
#BayiJamanNow.
.
#catatan dinas hari pertama di Ruang Rawat Postpartum.
-Penggunaan foto bayi sudah dimintai izin kepada Mamahnya.

Artikel terkait: Banyak pro kontra soal membedong bayi, Tya Ariestya tetap melakukannya

Cara membedong bayi yang benar

bahaya membedong bayi 1

Ada beberapa cara yang dapat Anda lakukan untuk membedong bayi dengan benar. Cara pertama disebut dengan diamond.

Pada cara ini, kain bedong dibentangkan secara diagonal dan bagian ujung tempat kepala bayi ditekuk agar tidak membentuk sudut lancip. Kemudian letakkan bayi di atasnya dan turunkan lengan kirinya.

Lalu kain sebelah kiri tarik ke sisi bagian kanan dan lipat sedikit agar terkunci. Lengan kanannya turunkan lalu kain sebelah kanan tarik ke kiri dan sematkan di punggungnya. Kain bagian kaki rapatkan dan putar putar dan tekuk ke atas.

bahaya membedong bayi

Cara bedong bayi yang benar kedua disebut square. Bentangkan kain kotak secara horizontal, lalu letakkan bayi di atasnya. Lakukan seperti pada cara pertama sampai dengan menurunkan lengan kanan dan kain kanan disematkan di bagian punggung. Kemudian kain bagian bawah ditekuk ke atas dan sematkan kain yang sisa di kiri kanan ke punggungnya.

Cara ketiga disebut dengan sleepsack swaddle. Bentangkan kain secara horizontal kemudian tekuk kain bagian bawah ke dada. Kemudian turunkan lengan kirinya dan tarik kain ke sisi kanan, sematkan ke punggung. Ulangi cara tersebut untuk sisi bagian kanan. Pastikan kakinya dapat bergerak dengan leluasa.

Menggendong bayi merupakan cara mendekatkan sang bayi dengan orang tuanya. Cara ini dianggap efektif untuk mendekatkan kedekatan emosional, tetapi penting untuk mengetahui cara yang tepat.

Hal ini digunakan untuk menghindarkan bayi dari hip dysplasia yang dapat menghambat proses perkembangan tubuhnya. Jadi, hati-hati ya Parents!

Baca juga

Video Tutorial Cara Bedong Bayi yang Benar Untuk Menghindari Hip Dysplasia

Cerita mitra kami
Cara Praktis Menjaga Kebersihan ASIP dan Peralatan MPASI Si Kecil
Cara Praktis Menjaga Kebersihan ASIP dan Peralatan MPASI Si Kecil
Sterilisasi Botol Bayi yang Benar: Kenapa Uap Lebih Efektif dan Kenali Philips Avent Sterilizer Series
Sterilisasi Botol Bayi yang Benar: Kenapa Uap Lebih Efektif dan Kenali Philips Avent Sterilizer Series
Etika Menjenguk Newborn: Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Bertemu Bayi Baru Lahir, Plus Inspirasi Hadiahnya!
Etika Menjenguk Newborn: Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Bertemu Bayi Baru Lahir, Plus Inspirasi Hadiahnya!
Cara Cerdas Cegah Iritasi Kulit Bayi dengan Popok Pintar, Hadir dalam Kemasan Starter!
Cara Cerdas Cegah Iritasi Kulit Bayi dengan Popok Pintar, Hadir dalam Kemasan Starter!

 

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Putri Fitria

  • Halaman Depan
  • /
  • Bayi
  • /
  • Suster ini ingatkan para orangtua akan bahaya membedong bayi dengan kencang
Bagikan:
  • 110 Nama Bayi Perempuan Huruf K Modern dengan Arti yang Indah

    110 Nama Bayi Perempuan Huruf K Modern dengan Arti yang Indah

  • Cara Praktis Menjaga Kebersihan ASIP dan Peralatan MPASI Si Kecil
    Cerita mitra kami

    Cara Praktis Menjaga Kebersihan ASIP dan Peralatan MPASI Si Kecil

  • Sterilisasi Botol Bayi yang Benar: Kenapa Uap Lebih Efektif dan Kenali Philips Avent Sterilizer Series
    Cerita mitra kami

    Sterilisasi Botol Bayi yang Benar: Kenapa Uap Lebih Efektif dan Kenali Philips Avent Sterilizer Series

  • 110 Nama Bayi Perempuan Huruf K Modern dengan Arti yang Indah

    110 Nama Bayi Perempuan Huruf K Modern dengan Arti yang Indah

  • Cara Praktis Menjaga Kebersihan ASIP dan Peralatan MPASI Si Kecil
    Cerita mitra kami

    Cara Praktis Menjaga Kebersihan ASIP dan Peralatan MPASI Si Kecil

  • Sterilisasi Botol Bayi yang Benar: Kenapa Uap Lebih Efektif dan Kenali Philips Avent Sterilizer Series
    Cerita mitra kami

    Sterilisasi Botol Bayi yang Benar: Kenapa Uap Lebih Efektif dan Kenali Philips Avent Sterilizer Series

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam
India flag
India

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceLittle ReiTAP Awards

Layanan Pengaduan Konsumen

PT Tickled Audience Platform (theAsianparent Indonesia)

Kontak Kami Butuh bantuan? Klik.

Email kami: [email protected]

Hubungi kami: +62 21 50986309

Direktorat Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga

Kementerian Perdagangan Republik Indonesia

WhatsApp: +62 853 1111 1010

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Info Iklan
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti