Anak yang sedang aktif-aktifnya bergerak akan berisiko mengalami jatuh, terbentur, atau terpeleset. Termasuk mungkin si Kecil Parents pernah mengalami jatuh dari tangga atau kasur yang mengenai kepalanya. Nah, saat hal ini terjadi, Anda perlu waspada bahaya anak jatuh terutama saat mengenai kepala belakang.
Berikut ini penjelasan dan bagaimana pertolongan pertama yang perlu dilakukan. Gulir artikel ini sampai habis, ya!
Apa Bahaya Anak Jatuh Mengenai Kepala Belakang?
Risiko dan bahaya yang dialami anak ketika jatuh pada kepala belakang terbagi menjadi dua, yaitu eksternal (melibatkan kulit kepala) dan internal (melibatkan tengkorak, otak, atau pembuluh darah).
Kepala merupakan anggota tubuh yang sangat vital. Jika posisi terjatuh pada kepala belakang, kemudian membentur dengan keras tentu saja dapat berakibat fatal. Misalnya, seperti beberapa kondisi di bawah ini:
1. Gegar otak
Gegar otak adalah jenis cedera otak traumatis ringan.
Itu terjadi ketika pukulan ke kepala atau cedera lain menggerakkan kepala bolak-balik dengan banyak kekuatan.
Ini menyebabkan perubahan kimiawi di otak dan terkadang merusak sel-sel otak.
2. Memar
Terjadi ketika pukulan pada kepala melukai kulit dan jaringan lunak di bawahnya.
Darah dari pembuluh darah kecil bocor, menyebabkan tanda merah atau ungu di kulit.
Luka memar sering terjadi pada kulit kepala atau dahi.
Cedera kepala yang lebih serius dapat menyebabkan kontusio otak.
3. Fraktur (patah tulang) tengkorak
Kondisi di mana terjadinya patah tulang pada tulang kranial, atau juga dikenal sebagai tulang tengkorak.
Fraktur tengkorak juga dapat disertai dengan cedera pada otak, namun jarang terjadi.
Fraktur tengkorak tidak selalu mudah ditemukan. Namun, gejala yang dapat menunjukkannya meliputi:
- Pembengkakan dan nyeri tekan di sekitar area benturan.
- Memar pada wajah.
- Perdarahan dari lubang hidung (mimisan) atau telinga
4. Hematoma (perdarahan)
Hematoma merupakan kumpulan darah tidak normal di luar pembuluh darah.
Kondisi ini terjadi saat dinding pembuluh darah arteri, vena, atau kapiler mengalami kerusakan sehingga darah keluar menuju jaringan yang bukan tempatnya.
Ketika anak terjatuh pada kepala, erdarahan dapat terjadi pada dan di bawah kulit kepala dan di dalam atau di sekitar otak.
Apa yang Harus Dilakukan Jika si Kecil Jatuh Mengenai Kepala Belakang?
Jika anak jatuh mengenai kepala belakang, segera lakukan kompres dingin pada area yang memar dan pantau kondisinya selama 24 jam.
Beberapa perawatan lain yang perlu Parents lakukan di antaranya:
- Letakkan kompres es atau kompres dingin di area yang terluka selama 20 menit setiap 3-4 jam. Jika menggunakan es, selalu bungkus dengan handuk kecil atau kaus kaki karena es yang diletakkan langsung di kulit bisa melukai.
- Awasi anak dengan cermat selama 24 jam ke depan. Jika cedera terjadi sebelum waktu tidur (malam ataupun siang) dan anak segera tertidur sesudahnya, periksa beberapa kali saat mereka tidur. Hal ini untuk berjaga-jaga dia hilang kesadaran, bukan tidur yang normal.
- Jika pernapasan dan warna kulit anak normal, biarkan anak tidur. Tidak perlu membuat anak terjaga setelah cedera kepala.
- Percayalah pada naluri sebagai orang tua. Jika Parents merasa anak tampak tidak baik-baik saja, cobalah bangunkan dengan mendudukkannya pelan-pelan. Dia akan merasa terganggu, rewel dan berusaha untuk tidur kembali. Ini artinya dia baik-baik saja.
- Namun, jika saat dibangunkan masih tampak mengantuk dan tidak terjaga, cobalah untuk membangunkannya sepenuhnya. Jika dia masih tetap tidak bangun, ini artinya berbahaya. Segera bawa si Kecil ke dokter atau klinik terdekat.
Kapan Anak Harus Dibawa ke Dokter saat Kepala Terbentur?
Anak perlu segera dibawa ke dokter atau rumah sakit saat kepala terbentur apabila dia mengalami gejala berikut ini:
- Anak hilang kesadaran
- Anak Tidak berhenti menangis
- Mengeluh sakit kepala dan leher (anak kecil yang belum berbicara mungkin lebih rewel)
- Muntah lebih dari satu kali
- Tidak dapat dibangunkan dengan mudah
- Menjadi suka menangis dan sulit untuk dihibur
- Tidak dapat berjalan atau berbicara dengan normal
- Kebingungan
- Kejang
- Sakit kepala yang semakin parah.
Itu dia beberapa bahaya anak jatuh mengenai kepala belakang dan pertolongan pertama yang perlu Parents lakukan.
Semoga bermanfaat!
***
Baca Juga:
Rentan Dialami Perempuan, Ini 9 Cara untuk Cegah Osteoporosis
Mengenal Retardasi Mental, Dulu Dikenal Sebagai ‘Keterbelakangan Mental’
Anak jatuh dari tangga, Ussy Sulistiawaty beri peringatan pada orangtua
Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.