Pertolongan Pertama Saat Bayi Jatuh

Pertolongan Pertama Saat Bayi Jatuh

Bayi jatuh memang sudah biasa, tetapi Bunda harus waspada. Berikut ini langkah pertolongan yang bisa dilakukan saat bayi jatuh

Perkembangan bayi hingga usia batita yang semakin pesat tentunya membuat orangtua merasa gembira walaupun terasa lebih merepotkan. Hal ini dikarenakan batita Bunda saat ini sudah mulai bereksplorasi ke mana-mana dengan kemampuan baru mereka yang sudah mulai bisa berguling-guling ataupun merambat di dinding dan pinggiran ranjang. Namun, hal tersebut juga menjadi masa-masa mengkhawatirkan karena bayi rentan jatuh.

Bayi Jatuh

Pertolongan pertama yang diberikan saat bayi jatuh

Pada masa ini pengawasan terhadap mereka juga harus lebih intens dibandingkan saat mereka baru lahir dengan kebiasaan tidur mereka yang cukup lama, di sisi lain Bunda juga harus menyelesaikan pekerjaan rumah yang masih menumpuk seperti memasak, menyapu, mengepel lantai, dsb.

Akhirnya dengan kesibukan Bunda ini, pengawasan terhadap batita menjadi agak kurang, dan saat Bunda lengah bisa saja bayi terjatuh dari ranjang. Tentunya hampir semua orangtua memiliki pengalaman bayi jatuh dari tempat tidur.

Untuk itu Bunda tidak perlu panik dan segera berikan pertolongan pertama dengan langkah-langkah berikut:

  1. Segera angkat bayi yang terjatuh, gendong dan tenangkan. Biasanya bayi jatuh akan menangis dan akan menghentikan tangisannya saat kita dekap dan timang-timang.
  2. Periksa kepala dan badannya, apakah ada luka atau benjol. Untuk benjol bisa dikompres dengan es. Bunda bisa juga mengoleskan minyak tawon atau oleskan thrombopob gel. Bila ada luka berdarah, tekan luka itu dengan kapas bersih selama 10 menit, kalau pendarahan tidak berhenti segera bawa ke dokter.
  3. Setelah bayi jatuh bisa tenang dan dipastikan tidak ada luka, berikan ASI (untuk yang memberikan ASI) atau botol (untuk yang memberikan susu formula). Umumnya setelah minum ASI atau susu bayi akan tertidur.
  4. Yang harus diwaspadai bila bayi jatuh sampai pingsan atau tidur dan susah dibangunkan, muntah, kejang pada wajah atau anggota gerak. Segera bawa ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang cepat dan tepat.
  5. Untuk pencegahan terjadinya bayi jatuh Anda bisa memasang bumper di ranjangnya atau gunakan ranjang yang tidak terlalu tinggi selama anak-anak masih dalam usia ini. Pasang juga kasur tipis di lantai untuk keamanan mereka.

Artikel terkait mengenai keamanan tidur bayi : Ranjang Bayi atau Tidur Bersama Orang Tua?

 

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

Penulis

Tyas

app info
get app banner