TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk / Daftar
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Tega, Seorang Ayah Berkali-Kali Cabuli Anak Kandungnya Sendiri

Bacaan 4 menit
Tega, Seorang Ayah Berkali-Kali Cabuli Anak Kandungnya Sendiri

Pilu, sang anak yang baru berusia 13 tahun pun barus merasakan trauma mendalam karena perilaku ayahnya sendiri.

Entah apa yang bersemayam dalam pikiran, membutakan mata hati laki-laki hingga tega menggauli anaknya sendiri. Di Bangka, seorang ayah berkali-kali cabuli anak kandung.

Sungguh di luar nalar dan akal sehat, betapa keji hal yang dilakukan ayah berinisial DS. Laki-laki berusia 29 tahun asal Bangka Tengah ini diduga telah mencabuli anaknya sendiri yang masih belia.

Kronologis Ayah Berkali-kali Cabuli Anak Kandung

Ayah Berkali-kali Cabuli Anak Kandung

Perlakuan bejat DS awalnya tak diketahui siapapun. Korban, sebut saja Bunga, mengaku tak kurang dari lima kali menerima perlakuan tak pantas dari ayahnya sendiri.

Sang Ayah, DS, meminta Bunga merahasiakan perbuatan tak senonoh yang ia lakukan tersebut dari siapapun. Modus yang dilakukan tersangka DS saat mencabuli anak kandungnya adalah dengan mengajak dan merayu korban untuk melakukan hubungan intim.

Pencabulan tersebut terakhir kali dilakukan tersangka DS pada hari Kamis (10/9/2020) lalu sekitar pukul 13.00 WIB di kamar kediaman mereka.

Lantaran tak tahan, akhirnya Bunga kabur dari rumah. Ia memilih tinggal sementara di rumah temannya.

Artikel Terkait : Akibat kecanduan pornografi, ayah tega cabuli putrinya yang berumur 14 tahun

Korban Bercerita pada Orang Lain

ayah berkali-kali cabuli anak kandung

Kepada ibu temannya, Bunga lantas menceritakan peristiwa pahit yang dialaminya. Merasa perbuatan sang ayah kelewat batas, ibu dari teman Bunga itu pun kemudian menyampaikan hal yang didengarnya kepada nenek Bunga sendiri.

Sang Nenek yang tidak terima cucunya diperlakukan sedemikian rupa akhirnya melaporkan DS ke kepolisian setempat atas dugaan pencabulan terhadap anak di bawah umur.

Artikel terkait: Kejam! Selama 14 tahun, seorang ayah tega mencabuli putri kandungnya

Tersangka Akhirnya Ditangkap Polisi

ayah berkali-kali cabuli anak kandung

Polisi akhirnya meringkus DS, tersangka kasus pencabulan anak di bawah umur. Sementara korban Bunga adalah pelajar perempuan berusia 13 tahun yang tak lain putri kandung tersangka.

“Pukul 09.30 WIB, telah dilakukan penangkapan terhadap tersangka atas perkara tindak pidana persetubuhan anak di bawah umur yang dilakukan oleh tersangka Saudara DS (29),” terang Kapolsek Koba AKP Deddy Nuary, pada Senin (21/9/2020) sebagaimana dilansir dari Bangkapos.com.

Deddy menjelaskan pengungkapan kasus tersebut berdasarkan laporan polisi nomor: LP/B-1312/IX/2020/SPKT/RES BATENG/SEK KOBA, Sabtu (19/9/2020) lalu.

Deddy juga menyampaikan, kasus ini bermula pada Sabtu (19/9/2020) sekitar pukul 09.00 WIB, nenek korban bersama cucunya itu datang ke Polsek Koba untuk melaporkan telah terjadinya persetubuhan anak di bawah umur yang dilakukan oleh ayah kandung korban.

Terbongkarnya aksi bejat sang ayah tersebut setelah nenek korban mendapat informasi terkait saat cucunya kabur dari rumah.

“Ibu teman korban kemudian menceritakan kepada nenek korban, dan dijelaskan oleh korban bahwa perbuatan tersebut di atas benar telah terjadi. Kemudian nenek korban melaporkan kejadian itu ke Polsek Koba guna proses lebih lanjut,” pungkas Deddy.

Artikel terkait: Ibu ini bikin video cabul dengan anak kandungnya demi dapat kenalan di internet

Cegah Kekerasan Seksual pada Anak

Tega, Seorang Ayah Berkali-Kali Cabuli Anak Kandungnya Sendiri

Kekerasan seksual pada anak di bawah umur semakin marak terjadi. Ada beberapa hal yang harus dilakukan orangtua untuk menghindarkan anak dari segala bentuk kejahatan seksual. Berikut ini yang perlu Parents lakukan:

  • Ajari si kecil tentang bagian-bagian tubuhnya yang privat dan tak boleh disentuh oleh orang lain. Kenalkan bahwa sentuhan pada bagian-bagian tubuh privat tersebut merupakan sebuah pelecehan seksual, misalnya meraba celana atau rok.
  • Membekali pengetahuan tentang bentuk-bentuk kekerasan seksual pada anak-anak saja tak cukup. Orangtua harus memberikan perhatian penuh pada mereka.
  • Bangun komunikasi dan jadilah teman diskusi yang baik bagi anak, jangan biarkan mereka merasa berjarak dengan orangtuanya sendiri. Sebab dalam banyak kasus pelecehan seksual, korban takut menceritakan hal yang dialaminya.
  • Ciptakan lingkungan yang sehat dan aman bagi si kecil.
  • Ajari anak untuk berani berkata ‘tidak’, terutama pada ajakan-ajakan yang bersifat negatif, meskipun ajakan tersebut berasal dari orang terdekat.
  • Orangtua tentu tidak mungkin 24 jam mendampingi anak. Maka, selain membekali anak dengan pengetahuan yang memadai untuk melindungi diri mereka sendiri, jangan luput mendoakan mereka agar senantiasa dilindungi dari marabahaya.

Jika anak terlanjur menjadi korban kekerasan seksual, jangan ragu untuk melaporkannya pada pihak berwajib. Bila perlu mintalah bantuan dan pendampingan dari lembaga perlindungan anak.

Semoga kisah ayah yang berkali-kali cabuli anak kandungnya sendiri tidak terjadi lagi ya, Parents. Anak-anak masih punya masa depan yang panjang yang harus mereka perjuangkan.

Baca juga:

Guru Ngaji Tega Cabuli Anak di Bawah Umur

Cerita mitra kami
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Titin Hatma

  • Halaman Depan
  • /
  • Berita Terkini
  • /
  • Tega, Seorang Ayah Berkali-Kali Cabuli Anak Kandungnya Sendiri
Bagikan:
  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

  • Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

    Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

  • Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

    Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

  • Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

    Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

  • Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

    Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti